Kebohongan Dihancurkan Dengan Diskusi Bukan Dengan Ban

> IrwanK juga <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Sebenarnya kalau si Mus ini mau mengakui bahwa
> dirinya selama ini bodoh dan
> suka ngibul ke milis), mungkin saya termasuk yang
> tidak setuju dia diban. Biarkan saja dia 
> mempertontonkan kebodohannya..
> 



Semua tulisan saya bisa dengan mudah dianalisa kebenarannya, bahkan
berita2 koran yang tidak benar, meskipun tidak ada rujukan dan
faktanya, bisa dibuktikan ketidak benarannya hanya melalui ketajaman
analisis seorang penulis yang memang ahli dibidangnya.  Sama halnya
seorang detektiv membongkar kejahatan tanpa perlu menyaksikannya,
cukup dengan daya ketajaman analisisnya.

Tulisan2 bohong tak perlu di ban karena pembaca akan mampu
membedakannya mana yang bohong dan mana yang benar.  Contohnya saja,
Rukun Islam pertama yang merupakan kewajiban umat Islam berbohong
untuk mengakui dirinya sebagai saksi tiadanya Tuhan dan hanya ada
Allah dan menjadi saksi bahwa Allah mengutus Muhammad, sudah jelas bohong.

Namun agama Islam tidak pernah di ban dimanapun juga meskipun jelas2
ajarannya mewajibkan umatnya berbohong.  Berbohong dalam Islam adalah
kewajiban, tentu selama kebohongan itu bertujuan dakwah mengembangkan
jumlah umat, dan untuk melindungi umatnya sendiri yang menteror umat
lainnya dari tindakan2 hukum yang berlaku.

Wajar kalo segelintir umat Islam yang membela terorisme Islam berusaha
menutupi kebenaran, berusaha melindungi kejahatan ajaran agamanya,
berusaha mempertahankan atau melestarikan ajaran2 biadab agamanya
dimasa lalu agar tetap dipraktekan dimasa sekarang demi mengejar
pahala yang dijanjikan Allahnya dalam AlQuran.

Orang yang jujur dan terbuka tidak takut untuk menghadapi kebohongan,
namun sebaliknya pembohong selalu ketakutan kepada orang yang membuka
kebohongannya.  Demikianlah, semua pembohong selalu berusaha
membungkam kejujuran, keterbukaan, dan kebenaran.  Mereka takut akan
kebenaran, takut kalo kebohongannya kalah, dan pahala-nya jadi mubazir.

Kesimpulannya jelas, orang yang jujur tak akan pernah mem-ban atau
membungkam kebohongan, tapi justru menguak kebohongan tsb dan dengan
adil mengembalikan masalahnya kepada para pembaca untuk memastikan
kebenarannya.  Menghancurkan kebohongan bukan dengan cara mem-ban,
melainkan dengan diskusi debat yang fair disaksikan sebanyak mungkin
manusia2 maupun pembacanya.  Hal inilah yang tidak diajarkan dalam
AlQuran.

Ny. Muslim binti Muskitawati.










Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke