http://www.indomedia.com/bpost/112006/13/depan/utama6.htm
1.584 Kasus Korupsi Telantar Bandar Lampung, BPost Pantas saja banyak kasus korupsi di negara ini yang tidak tuntas penanganannya. Betapa tidak, dari 16.000 kasus korupsi yang dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hanya sekitar 10 persennya yang layak diproses. Dan dari jumlah itu, hanya sekitar satu persen atau 16 kasus saja yang sedang diproses. Sisanya, 1.584 kasus belum tertangani. "Ini semua karena keterbatasan yang kita miliki. Namun yang pasti korupsi terbanyak dilakukan di lingkungan birokrasi atau pemerintahan. Tak ada jalan lain kecuali melakukan reformasi birokrasi," kata Anggota KPK Jakarta Abdullah Hehamahuwa pada acara talkshow Anti-Korupsi di Bandar Lampung, akhir pekan tadi. Korupsi di lembaga ini sangat mudah terjadi karena banyaknya pegawai yakni 3,7 juta PNS. Dari jumlah itu, banyak yang salah posisi. "Dimulai dari kondisi seperti itu, maka korupsi dengan mudah muncul," kata Abdullah. Ke depan, untuk bisa menekan angka korupsi dari sisi birokrasi pemerintahan, pemerintah harus membatasi jumlah PNS maksimal dua juta orang, tanpa perlu penambahan atau rekrutmen baru. Kalaupun ada rekrutmen, sebaiknya pemerintah mengangkat PNS yang masih honorer. Sosiolog dari Universitas Lampung, Handi Mulyaningsih menambahkan korupsi di Indonesia rata-rata merupakan korupsi yang sistemik. Peluang korupsi semacam itu muncul karena faktor manusia, budaya, keinginan, dan kesempatan. Faktor kesempatan dilihat dari adanya sistem patrimonial dan pola ekonomi yang dikembangkan dan diterapkan di Indonesia. Faktor kesempatan juga bisa dilihat dari adanya sistem pelaporan tugas atau surat perjalanan. "Biasanya sistem pelaporan perjalanan itu sangat kaku, sehingga ada pos-pos yang tidak mungkin tercatat dalam pelaporan dinas itu. Jadilah korupsi itu melalui kuitansi fiktif," katanya. Faktor lain yang turut menyebabkan terjadinya korupsi adalah faktor eksternal semisal adanya 'budaya' dari masyarakat yang dengan senang membayar jasa pelayanan birokrasi karena merasa telah dibantu. kcm [Non-text portions of this message have been removed] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
