http://www.indomedia.com/bpost/112006/13/depan/utama9.htm

Brimob Kepung Maumere

Kupang, BPost
Di saat aparat kepolisian sibuk memburu 29 orang yang diduga terlibat dalam 
berbagai kasus kerusuhan di Poso, makam Dominggus da Silva hendak dibongkar. 
Pembongkaran makam terpidana mati kasus Poso ini dikhawatirkan menimbulkan 
kerusuhan baru. 

Untuk mengantisipasi itu, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mengerahkan ratusan 
anggota Brigade Mobil (Brimob) dipimpin Iptu Denis Laihituuntuk membantu aparat 
di Maumere, lokasi makam Dominggus yang telah dieksekusi bersama Tibo dan 
Marinus pada 22 September 2006 lalu itu.

Sebanyak 87 anggota Brigade Mobil (Brimob) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), 
Minggu (12/11) sekitar pukul 14.00 Wita dikirim ke Maumere, ibukota kabupaten 
Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ayah Dominggus, Anselmus da Silva, mengatakan pembongkaran makam ini dilakukan 
untuk keperluan otopsi. Pasalnya di tubuh Dominggus, terdapat empat luka yang 
diduga bekas peluru. Padahal, sesuai ketentuan eksekusi seharusnya hanya ada 
satu luka bekas peluru. 

Selain itu, keluarga juga menemukan indikasi terjadi penganiyaan terhadap 
Dominggus sebelum menjalani eksekusi. Rencananya, jika di jenasah terdapat 
bekas penganiayaan, maka bukti-bukti tersebut akan dilaporkan ke Mahkamah 
Internasional.

"Kami ingin memastikan dugaan apakah Dominggus dianiaya sebelum dibunuh," kata 
Anselmus kepada wartawan, Minggu (12/11).

Jaga Perbatasan

Tambahan tenaga Brimob juga terjadi di Poso. Personel Brimob dari Jakarta 
diperbantukan untuk menjaga ketat pintu keluar masuk perbatasan Kabupaten Poso 
dengan Kabupaten Parigi Moutong. Ini dilakukan dalam rangkaian perburuan 29 
orang yang diduga terlibat berbagai kasus kerusuhan di Poso. 

Di lokasi yang berjarak 60 kilometer arah utara Kota Poso ini, polisi melakukan 
razia terhadap seluruh kendaraan yang melintas baik dari dalam maupun luar 
kota. Kapolres Poso AKBP Rudy Sufahriyadi mengatakan, pihaknya hingga kini 
masih terus melakukan upaya penangkapan. Namun Rudy tidak bisa memastikan 
seluruh tersangka masih berada di wilayah Poso. 

Selain di wilayah perbatasan, polisi juga merazia jalan Transmamuju. Setiap 
kendaraan dan penumpang yang melintas di jalan yang menghubungkan Poso-Mamuju 
diperiksa intensif. Untuk mengidentifikasi tersangka, polisi membawa foto 29 
buronan tersebut. 


[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke