Hidup berada pada saat di jaman modern ini, segala sesuatu musti serba cepat, lalai sedikit saja memburu waktu, ada kemungkinan dimakan lawan maupun kawan. Tiap-tiap sekeping dari waktu adalah sekeping emas. Time is money. Dalam kesibukan jaman seperti ini, setiap orang perlu mengaso dengan cara pikinik ke gunung dan ke laut.
Ada juga orang yang mengaso dengan cara minum alkohol, seperti banyak promosi bar dengan menyajikan minuman alkohol harga murah seperti promosi "Happy Hour", TGIF, dll. Mencari istirahat dengan cara demikian adalah seperti orang haus meminum air laut, bertambah diminum, bertambah haus. Jiwa yang selalu gelisah, jiwa yang selalu cemas, serasa hari esok adalah merupakan beban jiwa yang tak kunjung usai. Jiwa kita bisa hancur lebur seperti kaca terhempas batu, karena kita tidak kuat menjawab tantangan kesibukan atas diri kita. Berdasarkan penelitian ilmiah, satu penyakit pada tubuh adalah timbul dari jiwa. Ada pula orang yang merasa sepi jiwanya, walaupun ramai dikelilingi orang. Bertambah maju dan bertambah sibuk dunia, bertambah penting juga kedudukan sembahyang bagi keseimbangan hidup kita. Dalam sembahyang itu kita melepaskan seluruh soal-soal kehidupan, soal hutang-piutang, soal laba-rugi, soal politik dan ekonomi, bahkan seluruh soal yang berhubungan dengan kebendaan. Lepaskan semuanya itu dan tujukan kepada "Yang Satu". Dimulai dengan wudhu, pertama membersihkan muka, karena disitu terletak mata, hidung, mulut, telinga, semua 'peralatan' yang akan digunakan dalam menghadapi orang lain. Kemudian membersihkan telapak tangan, alat untuk menjabat, memegang, meraba, setelah itu penyapuan kepala, tempat terletak otak, alat berfikir menghadapi kehidupan. Terakhir adalah membersihkan kaki yang akan membawa langkah kita ke depan. Dimulai dari sembahyang subuh, sebelum matahari terbit, sebelum melakukan segala aktifitas, sebelum meninggalkan rumah, jiwa kita telah diisi dahulu dengan 'kekuatan pancaran Ilahi'. Semuanya dilakukan mulai dari sejak mulai wudhu sampai selesai sembahyang, tidak akan memakan waktu lebih dari 10 menit. Kekuatan manusia itu terbatas. Setelah lelah bekerja, kita musti berhenti untuk mengistirahatkan badan, untuk makan dan minum. Putuskan semua yang berhubungan dengan kesibukan yang tadi, baik secara badaniah (makan dan minum) maupun batiniah (sembahyang). Ketika pikiran sudah dibulatkan, konsentrasi penuh, khusyuk, maka segala hal yang lain tidak teringat lagi. Kesibukan terhenti dalam jiwa kita, semua bunyi keributan disekeliling tidak terdengar lagi, sunyi hening menentramkan jiwa. Kita hanya bercakap dengan yang ESA:TUHAN. Dalam agama lain ada juga yang disebut meditasi, pikiran dibulatkan, dalam agama Islam seluruh tubuh sembahyang, seluruh tubuh bergerak menghadap Tuhan. Bukan hanya hati dan pikiran saja, bahkan seluruh badan juga bergerak menghadap Tuhan. Lima waktu sehari dengan waktu kurang dalam 10 menit tidak akan merintangi dalam perjuangan hidup. Sembahyang adalah istrahat jiwa sejenak, untuk menghadapi beban hidup yang terus menerus. "Beramallah untuk dunia kamu, seakan-akan kamu akan hidup selamanya. Dan beramallah untuk akhirat kamu, seakan-akan kamu akan meninggal besok". Ringkasnya adalah, kerja keras selalu dan ingat mati selalu. __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
