Bedasarkan perkataannyalah seseorang bisa dipercaya dan dihargai. Jika perkataan seseorang tidak bisa dipercaya, maka sama saja dengan orang buang angin alias kentut. Jika kata-kata yang keluar dari mulut Ketua DPR nilainya sama dengan kentut karena tidak bisa dipercaya, apalagi kata-kata yang keluar dari anggota-anggota DPR. Jadi kata-kata dari orang Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan macam Gayus Lumbuun ini nilainya juga sama dengan kentut.
Bung Sur, Quo Vadis PDIP? -------------------------------------- Pungkiri Status Komisaris di AdamAir Agung Laksono Bohong: Tak Bisa Disalahkan Laporan Wartawan Kompas Sutta Dharmasaputra JAKARTA, KOMPAS --Wakil Ketua Badan Kehormatan DPR Gayus Lumbuun dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan berpandangan, Ketua DPR Agung Laksono tidak bisa dipersalahkan kalaupun berbohong tentang statusnya sebagai Komisaris AdamAir. Kebohongan itu tidak menjadi masalah karena rangkap jabatan komisaris perusahaan swasta tidak dilarang dalam Tata Tertib dan Kode Etik DPR. Kebohongan baru bisa ada sanksinya bila terkait dengan tindakan yang dilarang, misalnya, merangkap menjadi komisaris BUMN tapi mengakuinya. "Sama seperti makan, lalu saya bilang belum makan karena lupa, itu tidak masalah. Bohong tidak apa-apa untuk yang tidak dilarang. Kalau berbohong yang dilanggar baru ada sanksi," tegas Gayus. Pandangan itu disampaikan Gayus menyusul adanya keputusan BK DPR pekan lalu yang menghentikan pemeriksaan Agung terkait pengaduan Kelompok Kerja Petisi 50, Komite Waspada Orde Baru, HMI MPO, Gerakan Pemuda Marhaen. Mereka menilai Agung telah membohongi publik karena saat Adam Air tenggelam Agung menyatakan pada pers sudah tidak lagi menjadi Komisaris Adam Air sejak menjadi angota DPR. Padahal, dari sejumlah bukti yang mereka miliki, berupa rekaman media elektronik dan cetak, Agung masih menjadi Komisaris Adam Air. Terkait dengan Safari Ramadhan Agung ke sejumlah daerah yang menggunakan fasilitas DPR dan menyertakan staf sekretariat jenderal, menurut Gayus juga tidak masalah meskipun safari dilakukan dalam kapasitas sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar. "Gak soal karena banyak partai juga melakukan," tandas Gayus lagi. Staf Setjen pun memang harus melayani Agung karena kedudukan Agung sebagai Ketua DPR dan juga Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu melekat. "Saya bukan membela Agung secara perorangan tapi memang esensi dari bukti-bukti yang disampaikan Petisi 50 ke BK tidak kuat," tambahnya. http://kompas.com/ver1/Nasional/0702/16/130811.htm Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
