RIAU POS

      Berpikir Lain dari yang Biasa 
           
      06 Maret 2007 Pukul 09:00  

      Pemaparan Rektor Unri tentang Kebijakan Akademik Universitas Riau ke 
depan dalam Rapat Kerja Penyusunan Program 2008 di Kampus Ilmu Kelautan, Dumai 
7-9 Februari  lalu kelihatannya mengandung sebuah esensi yang oleh John C 
Maxwell disebut sebagai Thinking for a Change atau berfikir lain dari yang 
biasanya dengan teras pemikiran bertajuk Unri's Change Strategic Plan 
2006-2010. 

      Rencana strategik perubahan Unri ke depan ini, diapit oleh dua buah sayap 
(kalimat) -laksana sebuah pesawat terbang yang membawa bendera 
"Panam-Innovation Inc" di ekornya. 

      Sayap yang satu dikonstruksi dengan kerangka hasil pemikiran ilmiah 
(Scientific Vision) dan survei kehendak user (Market Signal), sedangkan yang 
satunya lagi diracik dari Pola Ilmiah Pokok Unri. 

      Dengan pesawat terbang itu, rektor yang meraih doktor dari Universiti 
Putra Malaya ini hendak mengajak sivitas akademika Unri untuk melihat kondisi 
Unri sekarang, terus bergerak dan menyelesaikan sebuah agenda perubahan menuju 
Universitas Riset 2020 yang telah dipancang pendahulunya. 

      "Syabbas, hebat, boleh tahan, luar biasa..!", dalam hati saya ketika 
mendapat kehormatan memandu paparan beliau yang bertepatan dengan ulang tahun 
pertama kepemimpinannya: 8 Februari 2006-8 Februari 2007.

      Lalu pikiran saya yang degil ini mulai hendak menguji integitas top 
leader Unri yang biasanya, "Lain yang dicakap, lain yang dibuat". Alhasil 
mencuatlah gagasan menaja Seminar Internasional seperti judul tulisan ini 
dengan menjemput pakar Transformational Academic Leadership Prof Dr Michael 
Fremerey dari Institute for Socio-cultural Studies, ISOS, University of Kassel, 
Germany. 

      Lima menit selepas gagasan itu mencuat, saya sampaikan mimpi itu kepada 
Ketua Badan Perencanaan dan Kerjasama dan Rektor Unri. Tiba-tiba saya tersentak 
dari tidur dengan mimpi indah, karena kata Pak Raktor, "Wah.Cantik tu, sila 
garap, kita back-up!". 

      Macam orang kemaruk, saya langsung kerja bikin konsep selama tiga jam, 
kemudian posting via email ke Jerman. Esoknya, pagi-pagi buta kembali saya 
dibuat terperanjat oleh balasan email dari Jerman yang dimulai dengan kalimat 
"That was real surprise!" (Ini betul-betul sebuah kejutan!).

      Singkat cerita, mimpi itu kelak menjadi kenyataan dengan berjayanya 
seminar yang ditaja melalui kerja sama Pusat Pengembangan Pendidikan Unri 
dengan ISOS University of Kassel yang dihadiri oleh 21 Pimpinan Perguruan di 
Riau dan Sumatera. 

      Alhamdulillah, hipotesis saya ditolak, jadi rupanya untuk kegiatan yang 
satu ini, Rektor kita masih memiliki integritas alias "suai cakap dengan 
perbuatan". Mudah-mudahan kekallah hendaknya dengan integritas macam itu bila 
betul-bentul hendakan membawa perubahan bagi universitas dengan penumpang 948 
orang dosen ini.

      Apa kata peserta tentang seminar ini? Mereka menilai pelaksanaan dan 
pelayanan panitia seminat sangat baik (18 persen), baik (64 persen), dan cukup 
baik (18 persen). Seminar ini katanya sangat bermanfaat (83 persen) dan 
bermanfaat (17 persen). Yang luar biasa hebat, seluruh peserta (100 persen) 
menilai bahwa narasumber yang diundang sangat kompeten. 

      Hasilnya apa? Inilah yang paling sering dihujat terutama oleh para 
pecundang yang mempertahankan status quo. Mereka umumnya lenyak dan henyak 
pulas di zona kenyamanan (comfortable zone) dalam sebuah organisasi. 

      Di institusi pendidikan, mereka itu umumnya para Academic Leader kelas 
menengah ke atas yang umumnya sudah terbiasa kenyang dengan aneka fasilitas, 
sehingga "malas nak berubah". 

      Bagaimana hendak membangun sebuah komitmen untuk suatu perubahan, bila 
menghadiri sebuah forum ilmiah berwawasan internasional yang gratis saja, 
enggan dengan alasan konyol tak dapat informasi. 

      Kita seharusnya malu dengan Pimpinan Universitas Malikussaleh, 
Lhokseumawe Banda Aceh, yang datang jauh-jauh dengan biaya sendiri dengan 
transportasi bus untuk mengais ilmua kepemimpinan akademik bagi mengubah masa 
depan peguruan tinggi mereka yang baru seumur jagung. 

      Hasil langsung bagi beserta seminar saat itu juga adalah paling tidak 
sebanyak 67 peserta yang umumnya dari luar Universitas Riau memperoleh 
pencerahan akademik bermutu tinggi tentang makna kepemimpin akademik bagi 
perguruan tinggi ke depan. "Sembilan puluh sembilan persen dari kegagalan 
berasal dari orang-orang yang terbiasa mencari-cari alasan. Kalau Anda tidak 
ingin melakukan sesuatu apapun alasannya sama saja (George W  Carver). 

      Hidup dari hari ke hari dengan pekerjaan rutin seperti biasa. Padahal 
orang bijak berkata, "Untuk meraih sesuatu yang luar biasa, maka Anda harus 
berfikir dan bertindak yang luar biasa!". 

      Saya suka dengan pandangan Eleanor Roosevelt, bahwa "Kalau Anda tidak 
lagi memberikan kontribusi, Anda mulai mati!"                          

      Bagaimana tindak lanjutnya? Unri memperoleh jatah untuk mengirimkan satu 
orang dosen yang berusia di bawah 50 tahun untuk mengikuti University Staff 
Development Programme (UNISTAFF International Training) tahun 2008 di Institute 
for Socio-cultural Studies (ISOS) University of Kassel, Germany yang dibiayai 
sepenuhnya oleh Deetscher Akademischer Austausch Dienst (DAAD) atau German 
Academic Exchange Service. 

      Selain itu, dua kandidat potensial berasal dari Universitas Andalas dan 
Universitas Jambi. Kesepakatan ini diambil bagi mengoptimalkan peran Alumni 
Indo-Unistaff melalui partnership dengan perguruan tinggi di Sumatera dan 
ASEAN.  

      Baiklah saya akhiri saja catatan ini dengan pandangan Sir Harvey Jones 
bahwa: "Organisasi hanya bisa berubah jika orang-orang di dalamnya dengan 
sepenuh hati menyadari bahwa perubahan memang harus terjadi. 

      Bila manusianya tidak mau berubah, maka upaya untuk mengubah sistem dan 
proses atau mengubah mekanisme respon terhadap perubahan, akan sia-sia". ***


      Dr Firdaus LN MSi, Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Universitas Riau 
dan Chairman of Organizing Committee for Unistaff Seminar 2007.  


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/hOt0.A/lOaOAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke