Polisi Syariah = Organisasi Preman Yang Baru Berdiri !!

Kalo mau diskusikan soal Polisi syariah, janganlah cuma membicarakan
korbannya saja yang ditangkap, tapi cobalah pikirkan darimana gajinya,
darimana seragamnya, dan Departement mana yang menanganinya???  Kalo
sudah tahu Jawabannya, barulah anda paham kenapa Polisi Syariah bisa
berzinah.  Pelanggar Syariah harus didenda, tapi kalo tak punya uang
tidak bisa bayar dendanya, mau dipenjara tidak ada penjaranya,
akhirnya barter saja numpang berzinah seizin pelanggar yang harusnya
didenda ini sebagai bayarannya.

Polisi Syariah hanyalah organisasi preman yang baru berdiri.  Nantinya
juga bisa memiliki sumber nafkahnya yang permanen dari masyarakat yang
diperasnya juga secara permanen.

> radityo djadjoeri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Berikut contoh kasus di Aceh yang menurut saya
> terlalu mengada-ada. Bagaimana pariwisata Indonesia
> akan bangkit kalau begini jadinya? Walau kejadiannya
> di Aceh, namun akan berdampak luas pada performa
> Indonesia secara keseluruhan. Belum lagi kejadian
> baru-baru ini tentang berita tertangkapnya polisi
> maksiat di Aceh yang kepergok sedang berbuat mesum.
> Bagaimana bisa mewakili Tuhan kalau akhirnya berbuat
> nyeleweng seperti itu?
>    
>-------------------------------------------------------
> Murizal Hamzah:
> Banda Aceh-Anda ingin piknik ke Pantai Lhok Nga,
> Aceh Besar? Mulai bulan depan, pasangan suami-istri
> wajib membawa buku nikah untuk menikmati deburan
> ombak di sana. Pasalnya, berdasarkan hasil
> musyawarah masyarakat Lhok Nga bersama organisasi
> masyarakat Islam, pemuda dan Muspika, pengunjung
> pantai wisata diminta memperlihatkan buku nikah. 
> 


Pemalsuan buku nikah akan meningkat dong ya???  Setiap pelacur
nantinya mempersiapkan buku nikah untuk pasangannya dengan foto
kosong.  Setiap langganan cukup bawa satu foto untuk ditempelkan
sementara cukup beberapa jam selama bersenggama saja.


> "Peraturan ini kami berlakukan untuk menjaga kawasan
> pantai dari berbagai maksiat. Jika tidak ada buku
> nikah, kami minta pasangan itu pulang saja," kata
> Fahruddin, Ketua Badan Anti Maksiat Provinsi
> Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), kepada SH, Selasa
> (27/3).
> 


Engga mungkin cuma disuruh pulang saja, wong hansip saja pasti minta
bayaran, apalagi polisi harus ada uang tilang ditempat.  Mana mungkin
polisi Syariah yang gajinya cuma dari derma masyarakat bisa tidak
minta uang???  Darimana dia makannya kalo bukan dari memeras
masyarakat ???

Mau mendirikan syariat Islam sih ngomongnya gampang, enggak dipikir
bahwa mendirikan Syariat Islam membutuhkan dana yang lebih besar dari
mendirikan pemerintah.  Dana untuk menggaji polisi Syariah saja kalo
setiap RT ada 2 polisi Syariah, berapa jumlahnya kalo diseluruh Aceh,
apalagi diseluruh Indonesia.  Darimana dananya untuk menggaji mereka???

System penggajiannya tidak jelas, kemudian biaya seragamnya juga harus
ada dananya karena setiap 6 bulan harus paling sedikit 2 seragam
diberikan kepada polisi syariah.  Polisi Syariah hanyalah menciptakan
preman2 baru, bukan pelindung masyarakat.

Ny. Muslim binti Muskitawati.








Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke