Refleksi: Ada-ada saja di bahagian bumi yang dinamakan  Indonesia. Di udara 
keselematan penumpang tidak terjamin. Di laut  penumpang dan muatan tidak 
menentu nasib. Di darat  tidak luput dari malapetaka yang silih berganti. 
Apakah ini peringatan atau  kutukan Illahi terhadap umatNya agar mengkoreksi 
diri, ataukah karena ketidakbecusan terhadap  kewajiban dalam menjalankan tugas.


http://www.suarapembaruan.com/News/2007/04/21/Utama/ut03.htm

SUARA PEMBARUAN DAILY 
Kereta Celaka Lagi, 10 Luka Berat

[BANDUNG] Kereta Api Serayu jurusan Pasar Senen (Jakarta) - Kroya terguling di 
Desa Sukamaju, Kecamatan Kersamana, Garut, Jawa Barat, Sabtu (21/4) pukul 03.25 
WIB. Dalam kecelakaan tersebut 10 orang luka parah dan 26 lainnya cedera 
ringan. 

Juru Bicara PT Kereta Api Daerah Operasi II Bandung Sukendar sewaktu dihubungi 
SP, Sabtu (21/4) pagi, mengungkapkan, kereta itu terguling akibat longsor. 
"Saat kereta lewat relnya bergerak," tuturnya. 

Sukendar yang berada di lokasi kejadian menjelaskan, dari enam rangkaian 
gerbong dan satu kereta makan yang dibawa oleh lokomotif KA Serayu, lima di 
antaranya keluar dari rel. Gerbong ketiga dan keenam miring dan masih menempel 
dekat rel, sedangkan rangkaian keempat dan kelima menggantung setelah terguling 
dari rel. Gerbong yang tergantung itu jatuh dari ketinggian sekitar 20 meter. 

Dia mengungkapkan, kereta ekonomi tersebut berangkat dari Jakarta, Jumat pukul 
21 WIB dengan mengangkut 600 penumpang, Jumat dan terguling di KM 223/5 atau di 
antara Stasiun Warung Bandrek dan Bumi Waluyo. 

Hingga berita ini diturunkan pada pukul 09.00 WIB, ada 10 orang luka berat dan 
26 orang lainnya cedera ringan. Para penumpang dievakuasi dengan menggunakan 
dua kereta di belakang lokomotif yang selamat dan tetap berada di atas rel. 

Lokasi kejadian berjarak sekitar 10 kilometer dari Puskesmas Limbangan, Garut. 

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Garut Ajun Komisaris Besar Polisi Eko Budi 
Sampurno mengatakan, para penumpang kereta yang selamat juga dievakuasi. 
Penumpang yang terluka dilarikan ke beberapa puskesmas, seperti Puskesmas 
Limbangan, Sukamerang, Malangbong, Cibatu dan Bumi Waluya. 

"Proses pengangkutan penumpang yang luka menggunakan sedikitnya lima mobil 
ambulan. Salah satu korban ada yang keguguran," ungkap Kapolres tanpa 
menyebutkan identitas korban. 

Menurut Kapolres, kereta itu sempat berhenti di Stasiun Cibatu, sekitar 15 
menit pada pukul 03.00 WIB dini hari. Kereta dengan masinis Ratno, asisten 
masinis Deden dan kondektur Somino itu memutuskan untuk kembali berjalan. Dia 
menambahkan, saat itu kondisi cuaca memang hujan deras. 


Sudah Antisipasi 

Terkait adanya longsor itu, Sukendar mengatakan, PT KA sudah melakukan 
antisipasi selama 24 jam. Kecelakaan itu, tuturnya, terjadi di luar titik rawan 
yang sudah diatasi. "Sekarang sudah ada alat berat untuk mengangkut kereta," 
jelasnya. 

Mengenai jumlah korban, Direktur Utama PT KA Ronny Wahyudi yang berada di 
lokasi bahkan menyebutkan 24 penumpang luka parah dan 10 orang cedera ringan. 

"Longsor terjadi di luar lima titik rawan longsor yang sudah dijaga petugas KA. 
Kami sudah mewaspadai sejak semalam karena cuaca ketika itu buruk, hujan sangat 
deras. Bahkan sudah ada peringatan BH (berhati-hati)," jelasnya. 

Peringatan BH itu menunjukkan, seluruh KA yang melintas di kawasan pegunungan 
itu, harus menurunkan kecepatan menjadi 5 km per jam. 

Kepala Humas PT KA Noor Hamidi menambahkan, biasanya di lintasan itu kecepatan 
KA 40-60 km per jam karena kawasan pegunungan. 

Sementara itu, peneliti LIPI bidang perkeretaapian Taufik Hidayat berpendapat, 
kecelakaan itu membuktikan Dephub gagal memberi pembinaan teknis kepada PT KA. 

"Mereka hanya sibuk mengutamakan pembangunan rel ganda Cirebon-Kroya dan KA 
Bandara, sementara regulasinya tidak ada yang dibuat," paparnya. [153/Y-4] 


Last modified: 21/4/07 

[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke