http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail&id=8560

Selasa, 01 Mei 2007,

Kunker Pertama ke Palu, SBY Disambut Demo

 



PALU - Warga Kota Palu, Sulteng, tak menyambut hangat Presiden Susilo Bambang 
Yudhoyono ketika berkunjung ke sana kemarin. Berbagai elemen mahasiswa dan 
ormas yang bergabung dalam Forum Rakyat Sulawesi Tengah menyambut SBY dan 
rombongan dengan demo.

Namun, antisipasi aparat keamanan membuat ratusan warga tak berkutik. Aparat 
kepolisian dari Polda Sulteng memblokade massa menggunakan kawat berduri dan 
sebuah watercanon. Panjang blokade mencapai 300 meter yang menutup akses menuju 
lokasi acara presiden. Acara presiden pun berjalan lancar.

Saat memberikan sambutan pada pencanangan Program Nasional Pemberdayaan 
Masyarakat di Lapangan Vatulemo, Palu, SBY banyak menyoroti masalah keamanan di 
Sulteng. Dia menyatakan, kondisi Sulteng yang sudah membaik harus terus 
dipertahankan. 

"Ketenangan dan ketenteraman jangan sampai robek lagi dan merusak tatanan 
masyarakat yang sudah bersatu. Sebab, sesungguhnya konflik yang pernah terjadi 
tidak kita inginkan bersama," ujarnya. 

Saat berkunjung ke Sulteng, SBY didampingi Ibu Ani Yudhoyono dan 13 menteri. 
Hadir pula gubernur se-Sulawesi. 

Kunjungan ke Palu kemarin merupakan kunjungan kerja (kunker) pertama SBY sejak 
terpilih menjadi presiden pada 2004. "Ada sekitar tiga tahun saya tidak ke 
sini. Saya mohon maaf kepada masyarakat semua," ungkapnya. 

Sebenarnya, kata SBY, kunjungan kerja ke Sulteng tersebut bukan yang pertama. 
Sebab, ketika masih menjabat menteri, sudah empat atau lima kali dirinya 
mengunjungi Palu dan Poso. 

"Saya juga merindukan kondisi Sulteng yang sudah tenang dan terus membaik ini. 
Tolong dipertahankan jangan sampai robek kembali," tegas SBY yang hari ini akan 
mengunjungi Poso.

Saat SBY berdialog dengan warga, tiba-tiba aparat keamanan yang membuat pagar 
betis lokasi pertemuan dikejutkan ulah pemuda yang membawa tas ransel. Pemuda 
yang belum diketahui namanya itu langsung ditangkap aparat karena berusaha 
menerobos pagar betis aparat. Belakangan diketahui, pemuda yang tidak mau 
menyebutkan namanya tersebut mengalami gangguan jiwa. 

Hal itu dibenarkan Wakapolda Sulteng Kombes Pol I Nyoman Sindra dan Kapolres 
Palu AKBP Atrial yang menginterogasi langsung pemuda tersebut. "Pemuda itu 
kurang waras. Biar tidak mengganggu, sementara ditahan aparat," jelas Atrial. 
(uq/muz/dit/lib/jpnn


[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke