jadi alif ba ta itu seperti sebuah rekaman kebodohan ..
memang selalu diralat setiap kebodohannya ditunjukkan ..
tapi ibarat seonggok taik yang dibungkus kado yg rapi ..
setiap waktu memang kertas dan bungkus kadonya bisa diganti ..
tapi taik tetaplah taik .. hanya keajaiban seonggok taik bisa menjadi
brownies kukus ..
begitu juga dgn seri fiksi bikinan luxenberg ...
masihkah si pandir dan si dungu berharap akan keajaiban ?

some quotes:
pendapat wansbrough mengenai thesis dr. john burton, the collection of
the qur'an:

this remarkable work is the fruit of many years' study, much
discussion, and not a little tenacity. to my persistent efforts at
demolition, or at least modification of his thesis, dr. burton has
reacted by seeking even closer definition and more extensive
documentation. its final form is truly impressive.

Robert Hoyland : 
the historical memory of the Muslim community is more robust than some
have claimed.

John Burton:
What we have today in our hands is the Mushaf of Muhammad.

jadi tidak ada ruang lagi untuk memperdebatkan lagi keotentikan al
quran.. al quran itu solid, dan tidak diragukan lagi bahwa itu kalam
Ilahi..
bahwa quran jaman onta sama dengan jaman dimana orang dungu sudah bisa
ngepost email di kampung petar ...

--- In [email protected], "hadjar_wish" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
>     Pasar jalan karena dituruti, lancar kaji karena diulang. 
> 
>     ALIF. 
> 
>     Kita anggap saja dulu bahwa kedua versi al-Mushaf yang ada
>     ditangan kita (versi Kairo dan Magrib) otentik berisi wahyu
>     Allah - seperti dikatakan oleh orang sekeliling kita. 
> 
>     Dan kita baca ayat-ayatnya dengan memakai akal dan kejujuran
>     intelektuil. 
> 
>     Akan segera kelihatan bahwa isinya ternyata banyak dongeng,
>     dusta, omong kosong dan kibulan serta ajaran buas, biadab dan keji
>     lagi kejam serta suruhan dan larangan absurd.. 
> 
>     Saya yakin saya tidak perlu berpanjang lebar hingga titik ini,
>     karena kalau masih ada peserta mailing list ini yang masih belum
>     tahu semua ini, maka artinya orang itu tolol atau tidak punya
>     kejujuran intelektuil. 
> 
>     Lagi pula mereka bisa melihat contoh yang dibeberkan peserta
>     lain - juga saya - di mailing list proletar, istiqlal dll. 
> 
>     Dan dengan memakai google  bisa ditemukan dengan mudah websites
>     yang menunjukkan semuanya ini lebih lengkap - sepeti answering
>     islam dll. 
> 
>     BA. 
> 
>     Tapi apakah al-Mushaf itu memang berisi wahyu Allah? 
> 
>     Nggak ada bukti bahwa al-Mushaf itu memang berisi wahyu Allah. 
> 
>     Dengan menurutkan cerita orang Arab selama ini yang berkata
>     bahwa: 
> 
>     1.Al-Mushaf itu usmaniyah dan 
> 
>     2. 'Catatan aslinya' sudah dihancurkan atas perintah Usman 
> 
>     maka kita TIDAK bisa berkata bahwa al-Mushaf itu memang berisi
>     wahyu Allah. 
> 
>     Bagi yang belum paham: 
> 
>     1 kita tidak punya bukti bahwa al-Mushaf itu sesuai isinya
>     dengan "catatan asli'nya 
> 
>     2. kita tidak tahu apakah "catatan asli" itu memang berisi wahyu
>     Allah. 
> 
>     3. Kita tidak punya bukti bahwa "catatan asli" itu memang pernah
>     ada. 
> 
>     Dan jangan lupa - karena ini amat penting -:  Puin mengingatkan
>     kita bahwa TIDAK ada bukti arkeologis yang menunjukkan bahwa
>     al-Mushaf itu memang usmaniyah. 
> 
>     Semua ini hanyalah cerita orang Arab yang tidak disertai bukti. 
> 
>     TA. 
> 
>     Lalu sejak tahun 1972 kita punya al-Mushaf Yemen yang menunjukkan
>     bahwa: 
> 
>     1. Versi al-Mushaf itu banyak 
> 
>     2. Dan isinya suka diubah. 
> 
>     Kesimpulan dari semua ini adalah: 
> 
>     Al-Mushaf itu hanyalah semacam Tambo orang Bedui penduduk Hejaz
>     yang hidup disekitar abad ke VII atau VIII Masehi. 
> 
>     Dan tambo orang Bedui inilah yang dijadikan kitab suci oleh orang
>     Islam diseluruh dunia. 
> 
>     (update: bila tulisan reviosionis seperti Wansbrough, Crone,
>     Cook dll. confirmed - maka saya koreksi bagian terakhir tulisan
>     saya ini dan saya katakan bahwa al-Mushaf itu adalah tambo yang
>     ditulis di Arab utara diabad ke VIII atau IX Masehi dan bukan di
>     Makkah atau Madinah diabad ke VII Masehi).
> 
>     update Maret 2004: kayaknya tulisan Luxenberg (Die
>     syro-aramaisch Lesart des Koran..) membuka cakrawala baru lagi:
>     dia berkesimpulan bahwa al-Mushaf itu asal mulanya adalah
>     leksioner salah satu sekte Nasrani yang berusaha mengajak orang
>     Bedui yang politheis untuk masuk sekte Nasrani itu. 
> 
>     P.S. 
> 
>     Posting ini saya kirimkan dulunya ke berbagai mailing list,
>     antaranya, proletar dan adalah kesimpulan yang saya tarik
>     setelah bertahun-tahun  berdiskusi diberbagai mailing list yang
>     saya ikuti dan setelah saya ikuti perkembangan kajian yang
>     muttaakhir.
> 
> --- End forwarded message ---
>




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke