RADAR SORONG
Semen 21 Mei 2007
 

Dapat Rangking 30 belum Tentu Bodoh
**Dari Talk Show yang Menghadirkan Ustazah Neno Warisman


SETIAP Minggu 2500 situs porno bertambah di internet, hal ini disebabkan karena 
situs porno merupakan komoditi yang paling menggiurkan yang dapat menghasilkan 
jutaan rupiah,sama halnya dengan pengusaha Narkoba. Parahnya, yang menjadi 
sasaran dari beredarnya situs-situs porno dan Narkoba itu adalah anak-anak yang 
berusia dibawah 15 tahun. Hal ini sebagaimana diungkapkan Ustazah Neno Warisman 
dalam talk show yang digelar oleh Al-Izzah di Aula Samu Siret Sabtu (19/05).

Indonesia sendiri kata Neno Warisman sudah menjadi produsen yang tidak bisa 
ditutup,kenapa demikian ? Ia pun tidak tahu jawabnya, karena seperti halnya 
dengan kasus Munir yang sampai saat ini tidak diketahui siap pembunuhnya.

Karenanya sesuai dengan thema dari kegiatan talk show tersebut yakni "Pengaruh 
Pola Asuh Orang Tua, Media Dan Elektronik Terhadap Perilaku Dan Potensi Anak", 
dalam talk show tersebut Neno Warisman pun memberikan arahan bagaimana cara 
mendidik anak yang baik sehingga tidak terpengaruh terhadap media elektronik 
seperti dari TV dan internet yang berdampak negatif terhadap perkembangan si 
anak.

"Jadi dalam mendidik si anak bukan hanya sang ibu saja yang dituntut 
perannya,tapi juga bagi sang ayah. Hanya sayangnya sampai saat ini belum ada 
'Hari Ayah',"tandasnya.

Dalam talk show tersebut, Neno Warisman juga berpesan kepada para orang tua 
untuk menjauhi pola mendidik anak dengan kekerasan, seperti memarahi sang anak 
setiap hari, termasuk soal perkataan yang mengatakan anak setan. "Kalau 
misalnya anaknya dikatakan anak setan,lantas ibunya siapa dong,"ujar Neno 
seraya menyelipkan sedikit guyon membuat peserta pun pada tersenyum-senyum.

Selain itu Ia juga meminta kepada orang tua untuk merubah paradigma yang selalu 
menyebut anaknya bodoh apabila tidak mendapat rangking satu dan dua. Sebab 
menurutnya anak itu tidak ada yang bodoh, karena Allah SWT telah memberikan 
keunikan dan kelebihan yang berbeda-beda pada sang anak. Dan oang tua itu harus 
menerima anak dengan apa adanya "Anak yang mendapat rengking 30 itu belum tentu 
bodoh,tetapi menyimpan kelebihan yang belum muncul dari dirinya,"ujarnya.

Untuk menghindari agar anak tidak terjerumus ke hal -hal yang negatif, Neno 
Warisman pun memberikan tiga tips yakni mengenali diri anak, mengenali diri 
Ortu serta adanya komunikasi antara ibu dan anak atau anak dan ayah. Dalam 
melakukan komunikasi ini ada rumusnya yang dapat mengikuti cara berkomunikasi 
Rasullulah, yakni dengan bahasa tubuh yang menyenangkan,sehingga jangan sampai 
mendidik anak menjadi pria dewasa yang kekanak -kanakkan seperti yang terjadi 
di DPR RI.

Orang tua juga diminta untuk melakukan planning dan tidak menciptakan huru 
-hara, sehingga setiap hari tidak ada kalimat yang bernada marah atau omelan 
kepada anaknya. "Kita tidak boleh bimbing anak dengan marah karena Rasullulah 
itu tidak pernah marah,"pesannya.

Dan sebagai orang tua diminta untuk mempunyai misi agar bagaimana dapat 
mendidik anaknya untuk selamat sampai di akhirat. Dari apa yang disampaikan 
Ustazah Neno Warisman itu mendapat respon yang cukup banyak dari para undangan 
yang hadir.

Seperti Ketua Jalasenastri, Ny M Ricard yang menyampaikan keluhannya atas 
kendala yang dihadapi dalam mendidik anak. Bahwa karena monotton dalam 
membimbing kedua anaknya, sehingga hampir setiap hari anaknya diomeli pada saat 
bangun. Karenanya ia minta saran bagaimana mengatasinya.

Menjawab pertanyaan tersebut, Neno Warisman mengatakan perlunya menciptakan 
rumah yang aman dan nyaman, karena kalau orang tua yang cemberut tentu hatinya 
juga tidak nyaman. Jadi tugas dari orang tua adalah mempertajam emosi untuk 
tidak menunjukkan wajah yang cemberut.

Bahkan Uztazah Neno juga memberikan contoh kehidupan nyata dari orang yang kaya 
raya, tapi anaknya tidak betah di rumah. Kenapa demikian? karena ibunya banyak 
marah, sementara ayahnya yang pengusaha lebih banyak memberikan senyum kepada 
kliennya dari pada kepada anaknya.

Sementara itu dari pantauan Koran ini, talk show yang dipandu oleh EO Smart 
Beda Entrp diakhir dengan memberikan hadiah kepada para undangan yang 
mengajukan pertanyaan.

Sementara itu dihari kedua seminar berthema "Pengaruh Dan Strategi Kecerdasan 
Emosi, Spiritual Dan Intelektual terhadap Perkembangan Dan Potensi Anak" juga 
tidak kalah menariknya.

Dikesempatan itu, Neno Warisman menegaskan kalau semua agama itu tidak sama. 
Bahwa orang tua yang berbeda keyakinan hanya akan membingungkan si anak. Acara 
talk show dan seminar sehari dengan ketua panitia pelaksana, Ida Lusiana, SP 
dengan didampingi bendahara panitia Hj Rosmia Mataliti, SE berlangsung sukses

[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke