---------- forwarded message ----------
From: bicaraagama <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 24 Mei 2007 03:02
Subject: [debat_antar_agama] Muhamad buta huruf ??
To: [EMAIL PROTECTED]



 http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=276

Posted: Wed Aug 10, 2005 5:21 pm
 Post subject: Benarkah Muhamad Buta Huruf ?
 http://www.faithfr.dreamhosters.com/oped/SherKhan50806.htm

 The best selling author of the 7th century
 Penulis best seller abad ke 7
 oleh Sher Khan

 2005/05/06

 "Presiden negara kami TIDAK dapat menulis dan membaca - ia sama
sekali buta huruf. " Nah, bagaimana kedengarannya ? Apakah kita bangga
kalau kepala negara kita buta huruf ? Ternyata begitulah dengan
pengikut Islam. Ternyata standar mereka adalah: kebodohan patut
dibanggakan. Banyak apologis dan pengikut Islam menegaskan bahwa
Muhamad, godfather IslaMAFIA abad ke 7 itu adalah buta huruf. Dengan
begitu, mereka mencoba membuktikan bahwa ia "secara logis" tidak dapat
menulis buku seperti Quran, oleh karena itu buku itu hanya dapat
datang dari ATAS.

 Yang saya ingin lakukan sekarang adalah membuktikan bahwa Muhamad
TIDAK BUTA HURUF.

 Dasar kepercayaan buta huruf Muhamad berasal dari hadis dimana
 Aisha, cucu .... maksud saya isteri Muhamad mengatakan :

 "… Malaikat datang padanya dan memintanya untuk membaca. Nabi
menjawab "Saya tidak tahu bagaimana membaca". Nabi menambahkan,
"Malaikat memegang saya dan menekan saya begitu keras sampai saya
tidak tahan lagi. Ia kemudian membebaskan saya dan sekali lagi meminta
saya untuk membaca (b]Ikrar[/b]) dan saya jawab, 'Saya tidak tahu
bagaimana membaca………" (Sahih Bukhari, Volume 1, Book 1, Number 3.)

 Apakah Jibril, jongos Allah itu membawa Quran dengannya ? Apakah ia
memegang Quran dihadapan Muhamad ? Dua2nya jawabannya TIDAK !
 Wahyu Quran, atau hasil ngalor ngidul Muhamad, didapatkan pada waktu
berbeda2 tergantung dari situasi dan derajat keinginan, nafsu dan
kerakusan Muhamad.

 Menurut mimpi Muhamad, Jibril mengatakan 'Ikrar.' Muhamad bingung: ia
menyangka Jibril menawarinya kaviar Rusia "Ikra". Ketika ia sadar
bahwa kata Arab untuk Ikrar" berarti "membaca," ia tidak dapat melihat
adanya buku untuk dibaca.

 Lebih jelas lagi bisa dilihat pada akhir hadis diatas (Sahih Bukhari,
Volume 1, Book 1, Number 3) dimana Aisha mengatakan :
 "… Ia kemudian membebaskan saya dan kembali meminta saya untuk
membaca, namun sekali lagi saya menjawab "Saya tidak tahu bagaimana
membaca (atau, apa yang harus saya baca ?)."

 Pernyataan ini lebih masuk akal. Muhamad tidak yakin apa yang harus
dibacanya sehingga ia tanya 'Apa yang harus saya baca ?'

 Fakta bahwa selagi bayi, Muhamad dititipkan kepada wanita Bedouin
diterima kalangan muslim. Ternyata, keluarga Muhamad memiliki cukup
uang utnuk membayar wanita tersebut, kalau tidak bagaimana seorang
wanita Bedouin mampu mengangkat anak orang lain ? Dulu belum ada
sekolah privat atau Madrasah. Jadi bisa diasumsi bahwa Muhamad
diberikan kepada babysitter yang juga memberinya makan dan pendidikan.
Kenyataannya, ibu2 Arab Bedouin terkenal rajin mendidik anak2 mereka.
Mereka dianggap guru yang paling baik bagi anak2 kecil.

 Memang benar bahwa Muhamad kehilangan ayahnya sebelum lahir dan
ibunya pada umur 6 tahun. Tidak ada bukti sejarah tentang saudara2
tiri Muhamad, namun kita tahun bahwa bapaknya bernama Abdullah dan
memiliki lebih dari 1 isteri. Tidak jelas apakah ada sengketa harta
antara orang tuanya atau apakah pamannya Abu-Talib mendapatkan upah
sebagai bayaran menjaga si Muhamad. Setelah bekerja sebagai gembala
domba, pamannya membawanya ke Syria, ikut dengan karavan dagang.
Abu-Talib juga memiliki toko di Mekah (Ibn Qutaibah, Ma'arif) dimana
kemungkinan Muhamad ikut membantu di toko.

 Pada usia 25, Khadijah menunjuk Muhamad untuk mengantar pesanan
barang ke Syria. Apakah mungkin orang buta huruf diberi tanggung jawab
untuk menyusun accounts/tata buku dan mengerti perincian perdagangan
internasional ? Muhamad juga memiliki partner dagang di Mekah.
Partnernya ini, Sa'ib, melaporkan:

 "Kami saling tergantung; jika Muhamad memimpin karavan, pada saat
kembali ke Mekah ia tidak akan masuk rumah sebelum membereskan tata
buku dengan saya ; ………"

 Nah jelaslah bahwa Muhamad memiliki cukup pengetahuan tentang dagang
dan accounting. Pengetahuan macam ini tidak dimungkinkan bagi orang yg
tidak mampu membaca.

 Dijaman baheula, melancong berarti pengetahuan. Muhamad jelas
mendapat manfaat dari pelancongannya itu. Ia bertemu macam2 orang di
macam2 tempat dan diam2 mencatat apa yang ia lihat. Ketika Muhamad
pergi ke Goa Hira untuk semedi, apa yang sebenarnya ia lakukan adalah
mengorganisasikan segala informasi yang dikumpulkannya untuk membuat
strategi untuk "menerbitkan" Qurannya. Surah2 dininya tidak sukses,
namun ia terus meminjam surah2 dari Torah dan Injil. Pada
 akhirnya setelah mengulang2 kebohongan berkali2, ia berhasil.

 Mari kita cari bukti lagi. Dalam hadis ini (Sahih Muslim, Book 019,
Number 4401), al-Bara' b. 'Azib, salah satu anggota gang Muhamad
mengatakan :
 "Abu Talib menulis perjanjian antara Rasulullah (saw) dengan kaum
musyrik, pada Hari Hudaibiya. ……………..Mereka (kaum musyrik)
 mengatakan : Jangan menulis kata2 "Pembawa Pesan Allah." Kalau kita
yakin anda Pembawa Pesan Allah, kami tidak akan melawanmu".

 Nah ! Simaklah kata2 diatas ! Narasi itu dilanjutkan …..
 "Nabi (saw) mengatakan kepada Ali: "Hapus kata2 itu !" Ia, (Ali)
mengatakan: "Saya tidak akan menghapuskannya." Akhirnya
 Nabi (saw) menghapuskannya dengan tangannya sendiri………."

 Nah lagi ! Jika Muhamad tidak dapat membaca bagaimana ia tahu kata2
mana yang harus dihapuskan ?

 Namun terlepas dari kekurangan Muhamad, kita harus akui bahwa ia
penulis best seller segala jaman. Lupakanlah sukses Harry Potter,
Quran adalah buku terlaris segala jaman. Jika Muhamad lahir di tahun
ini, ia tidak perlu mencari nafkah dengan merampok atau membunuh.
Cukup dengan menulis buku. Ia memang tahu bagaimana menarik perhatian
orang dengan tulisannya.

 Lihatlah hadis berikut ini:
 "Diriwayahkan Amir ibn Shahr: …….Rasulullah (saw) MENULIS dokumen
bagi Dhu Marran……" (Sunan Abu-Dawud Book 19, Number 3021)

 Ini lagi saksi lain, Yazid ibn Abdullah, yan, meriwayahkan, "Kami
berada di Mirbad. Datanglah seorang dengan rambut terurai dan memegang
selembar kulit merah ditangannya. … ………………Kami kemudian bertanya:
Siapa menuliskan dokumen ini untuk mu ? Ia menjawab: Rasulullah
(saw)."
 (Sunan Abu-Dawud Book 19, Number 2993)

 Apakah kita perlu bukti2 lain bahwa Muhamad TIDAK buta huruf ?
 Satu lagi nih, biar anda puas:

 Ibn 'Abbas mengatakan , "Pada saat penyakit Rasul semakin parah, ia
mengatakan, 'Bawakan saya kertas (tulis) dan saya akan MENULIS
pernyataan sehingga kau tidak akan lengah.' (Bukhari 1.3.114)

 Terakhir saya menyampaikan teori ini kepada seorang saudara Muslim,
ia mengejar saya dengan pisau yang masih penuh dengan darah kerbau
yang baru disembelihnya. Padahal saya seharusnya mendapatkan gelar
sarjana terhormat dari sebuah Universitas Islam Saudi Arabia karena
berhasil membuktikan Muhamad sebagai orang terdidik. Sayangnya ini
tidak akan terjadi. Islam tumbuh oleh kebodohan dan para Budak Allah
lebih senang percaya bahwa Muhammad buta huruf.... //

Sang Pendeta dan Sang Nabi:

 http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=705

 1) orang `buta huruf' menurut Quran adalah seseorang yg tidak
memiliki kitab suci. Yahudi, keturunan Ishak, putera Ibrahim adalah
kaum Ahlul Kitab. Sementara Arab, keturunan Ishmael, putera Ibrahim
BELUM memiliki Alkitab. Inilah yg dimaksudkan dgn `buta huruf' di
jaman Arab pra-Islam.

http://www.danielpipes.org/comments/29290

 When Mohammed was dying, he asked to write something more so that his
followers will no go astray. However, he didn't managed to do that.
Therefore, his work in incomplete. We know not what he wanted to write
or confess.

 Tabari IX:174 "The Messenger's pain became so severe he said, `Give
me pen and paper so I may write a document for you so you will never
go astray after me.'"

 Tabari IX:175 "Bring me a tablet, or a plank of the shoulder blade
and an inkpot, so that I can write for you a document, after which you
will not go astray.' Some said, `The Messenger of Allah is out of his
mind.'"

with thanks to Cucu Jusuf Estes :

 Muhammad buta huruf, tapi bisa nyusun buku
 http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=4125

 DARI FORUM ISLAM :
 http://www.submission.org/mo-write.html
 http://www.submission.org/indonesia/apendik-28.html
 Muhammad Menulis Revelasi Allah Dengan Tangannya Sendiri

 Revelasi pertama adalah "Bacalah," dan dengan penyataan "Allah
mengajar dengan menggunakan kalam" (96:1-4), dan revelasi kedua adalah
"Kalam." Fungsi utama bagi kalam adalah untuk menulis.

 Kejahilan para cendekiawan Islam pada pertama dan kedua centeri
selepas Quran, mereka tidak memahami cabaran yang dikenakan untuk
mengadakan Quran seperti ini. Mereka tidak mempunyai idea tentang
komposis matematika didalam Quran, dan mereka tahu bahwa banyak
sasterawan yang terbesar telah membuat kerja kerja yang cemerlang
seumpama Quran. Sebenarnya, banyak lagi sasterawan yang terkemuka
mendakwa bahwa mereka ini boleh membuat kerja kerja sastera yang
sangat baik. Dakwaan yang terkemuka dari Taha Hussein, penulis Mesir
yang terkenal.

 Para cendekiawan Islam ini kemudian mendakwa bahwa Muhammad adalah
seorang yang tidak tahu menulis dan membaca! Dengan dakwaan yang
demikian mereka menyangka dapat membuktikan bahwa Quran adalah luar
biasa kesusasteraan -nya. Perkataan yang mereka pegang dengan
mengatakan yang Nabi adalah seorang "UMMY." Malangnya bagi para ulamak
mereka tidak sedar yang perkataan ini bermakna "yang tidak tahu kitab
terdahulu" ataupun seorang yang tidak mengikut sebarang kitab kitab
(Torah, Injil dan Quran) [lihat 2:78, 3:20 & 75, 62:2]; ianya bukanlah
bermakna "buta huruf."

 Nabi adalah seorang pedagang yang terkenal. "Para ulamak" yang
mengada adakan kebohongan dengan beranggapan Nabi itu buta huruf lupa
bahwa pada zaman Nabi tidak ada nombor nombor digunakan; huruf huruf
abjad telah digunakan sebagai nombor nombor. Sebagai seorang pedagang
yang berurusan dengan nombor nombor setiap hari, Nabi tentunya tahu
tentang abjad, dari satu sampai keseribu.

 Quran memberitahukan kita bahwa Muhammad yang menulis Quran - Dizaman
Muhammad telah dipetik sebagai berkata, "Ini adalah cerita cerita
dahulu kala yang telah dia tuliskan. Mereka telah mengajarnya siang
dan malam" (25:5). Kamu tentunya tidak dapat "mengajar"kepada seorang
yang buta huruf. Musuh musuh Nabi yang menuduhnya buta huruf
menyalahgunakan Ayat 29:48, yang mana sebenarnya menyatakan khususnya
tentang kitab kitab yang terdahulu.

 Pada 27th malam Ramadan 13 B.H (Sebelum Hijrah), Muhammad rohnya,
orang yang sebenar, bukan tubuhnya, telah dihantarkan dialam semesta
yang tertinggi sekali dan telah diberikan Quran kepadanya (2:97, 17:1,
44:3, 53:1-18, 97:1-5). Kemudiannya, malaikat Jibrail menolong
Muhammad untuk menyampaikan beberapa ayat ayat dalam Quran dari rohnya
hingga keperingatan beliau.

 Nabi menulis dan menghafal ayat ayat yang telah diturunkan kedalam
ingatannya. Setelah Nabi wafat, dia meninggalkan Quran yang telah
sempurna ditulis dengan tangannya sendiri mengikut aturan kronologikal
bagi revelasi, bersama sama dengan petunjuk yang telah ditentukan
seperti dimana sepatutnya tiap tiap ayat diletakkan. Petunjuk yang
mulia ini telah direkodkan oleh Nabi dengan mengatur -kan Quran
kesemuanya menjadi format terakhir yang telah dirancang untuk kitab
Allah yang Terakhir kepada dunia (75:17).

Sesama Muslim silahkan berantem ! Ada yg bilang Muhamad buta huruf,
ada juga yg bilang nggak tuh ! Bingung OY !




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke