Refleski: Katanya keputusan pengadilan terhadap pembom Bali dikukum mati. Apakah hukan tsb telah dilaksanakan? Kalau Belum apa alasannya? Ada yang tahu?
http://www.balipost.com/balipostcetak/2007/5/26/b1.htm DARI WARUNG GLOBAL Perlu Kerja Keras Jaga Keamanan Bali-- Kinerja Aparat masih Diragukan Masyarakat BALI yang aman, Bali yang nyaman itulah dambaan kita semua. Demikian juga mereka yang datang ke Bali untuk berwisata atau memilih menetap di Bali. Namun seringnya terjadi perampokan terhadap wisatawan membuat kita bertanya, apakah ini menandakan Bali sudah tidak aman? Kenapa hal ini terjadi? Adakah kemungkinan karena aparat polisi yang kurang gesit untuk mengatasinya? Atau karena faktor lainnya? Namun keamanan Bali bukanlah semata-mata tugas polisi tetapi sudah menjadi kewajiban buat kita sebagai masyarakat Bali. Semestinya bukan hanya malu tetapi polisi harus tetap bekerja keras untuk menegakkan keamanan yang sesungguhnya dalam hal penegakan hukum yang sebenar-benarnya. Sebab masyarakat selama ini masih ragu tentang kinerja aparat penegak hukum terhadap penegakan hukum yang diformatkan. Itulah salah satu opini dan saran yang muncul dalam acara Warung Global, Jumat (25/5) kemarin yang disiarkan Radio Global FM Bali. Berikut rangkumannya. --------------------------------- Pengasuh Asram Gandhi Puri BR Indra Udayana menjelaskan bahwa kita tidak bicara secara parsial tentang Bali tapi bagaimana kita melihat Bali secara holistik. Selama ini segala sesuatu tentang keamanan secara kasuistik dan sekarang marak kasus ketidakamanan tidak hanya berkaitan dengan terorisme dan bom tetapi juga kejahatan terhadap tamu-tamu yang ada di Bali. Ada hal-hal tertentu yang kita tidak perkirakan kenapa di Bali bisa terjadi kejahatan-kenyahatan seperti saat ini bahkan dari pihak kepolisian belum menemukan sasaran yang tepat siapa pelaku kejahatan tersebut. Bukan berarti memojokkan polisi tetapi mestinya polisi lebih tanggap tidak hanya pada kasus-kasus tertentu karena sebagai masyarakat awam melihat ada indikasi tertentu, ada apa ini? Sekarang yang perlu dilakukan, sebagaimana yang pernah dilakukan Kapoltabes Suarya atau Kapolda Arjana, yang sering mengundang LSM atau banjar-banjar, kelian-kelian atau tokoh masyarakat sekadar minum teh atau berdialog bersama. Sehingga, di situ kita melihat tantangan dan solusi apa yang mesti kita lakukan untuk mengantisipasi keamanan. Sekarang sangat jarang dilakukan pertemuan seperti itu, sehingga kita bisa memberikan pandangan-pandangan sesuai perspektif kita tentunya untuk keamanan kita bersama. Dari pihak kepolisian juga sepertinya bingung, mana yang harus diselesaikan. Memang kita akui keamanan bukan hanya tugas kepolisian tetapi dalam hal ini kita semua juga punya kewajiban menjaga. Juga hukum harus betul-betul ditegakkan. Pelaku jangan dibiarkan dilepas sehingga esoknya menjadi numan dan terulang kejadian yang sama. Guatama di Tampaksiring menilai, semestinya bukan hanya malu tetapi polisi harus tetap bekerja keras untuk menegakkan keamanan yang sesungguhnya dalam hal penegakan hukum yang sebenar-benarnya. Sebab masyarakat selama ini masih ragu tentang kinerja aparat penegak hukum terhadap penegakan hukum yang diformatkan. Karena beberapa kali kejadian lebih banyak dilakukan resedivis. Begitu lemahkah hukum Indonesia sehingga meningkatnya oknum-oknum penjahat. Sekarang bukan hanya polisi saja yang berperan tapi polisi harus memberdayakan masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dengan cara menegakkan hukum yang benar, jangan sampai ada kesan tebang pilih atau keberpihakan. Selaku masyarakat bagaimana caranya polisi sekarang menunjukkan jati dirinya ''bahwa inilah tugas polis sebagai penegak hukum'' sehingga masyarakat percaya dan serius menanggapi. Gede Biasa di Denpasar mengakui bahwa dalam batasan tertentu kita bergantung pada aparat keamanan yang memang ada di negara kita untuk menjaga keamanan dalam skup tertentu. Namun dalam arti luas bukan kita menggantungkan keamanan kita kepada aparat keamanan tetapi seluruh masyarakat atau seluruh warga negara bertanggung jawab baik di lingkungannya atau negara. Dalam skup Bali kejahatan akhir-akhir ini meningkat, tidak terlepas dari pada sistem yang diterapkan di mana keamanan itu sudah istilahnya berharga. Artinya setiap hotel atau vila memiliki satuan pengaman yang mereka cari sendiri, dan kurang bersinergi dengan masyarakat atau lingkungan setempat. Walek di Glogor berpendapat, malu kalau kita melanggar dan malu kalau polisi tidak bisa menangkap penjahat. Memang aparat dari tingkat jajaran atas sampai bawah mestinya memasyarakat, artinya terjun langsung bagaimana permasalah-permasalahan yang dihadapi masyarakat dan tindakan-tindakan apa yang harus dilakukan lewat kerja sama antara kepolisian dengan masyarakat. Kalau tidak dengan begitu bagaimana kepolisian bisa menangkap pelaku kejahatan yang terjadi di Bali. Perampokan memang agak susah, sementara yang nyata pelakunya kita lihat di depan mata, togel, tidak bisa ditangkap, bagaimana menangkap orang yang tidak kelihatan? Di sini juga Kapolda dan jajarannya dari atas sampai ke bawah harus menjalin kerja sama dengan bawahan. Kesannya selama ini kok menjauh? Jero Wijaya di Kintamani mengaku memang masalah ini sulit karena ada dua penyebab yakni urbanisasi dan imigrasi tidak teratur maka akan terjadi hal-hal tidak memperhatikan tetangga. Penduduk kota di Bali sudah kehilangan ciri khas Bali. Berbeda dengan di pegunungan seperti Kintamani, kalau ada pencuri maka tetangga akan bangkit untuk mengejar maling tersebut. Mengenai tindakan polisi kita dapat menilai dari beberapa kasus dan pengalaman, polisi dan Jaksa dan lain sebagainya memberantas kejahatan terlalu besar dan tendensius terhadap komersialisasi. Menurut Ireng di Bajra, keamanan, kenyamanan adalah suatu kebutuhan semua pihak. Semestinya semua institusi mempunyai program termasuk di dalamnya adalah mengenai keamanannya. Terkadang jika kita pantau, beliau-beliau dalam tugas keamanan merasa bangga bisa menangkap maling, padahal secara moral sebenarnya tidak ada maling atau tidak ada orang kemalingan. Itulah hasil positif dari petugas keamanan.ยท [Non-text portions of this message have been removed] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
