Refleksi:Kembali ke  masa keemasan ataukah menuju masa kesemasan. Kalau ke masa 
yang disebut keemasan adalah sistem masyarakat perbudakan. Apakah tidak cukup 
dengan TKI/TKW?

http://www.suarapembaruan.com/News/2007/05/29/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY 
Negara-negara Islam Didesak Kembalikan Masa Keemasan

 

 

AFP 

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) menerima bingkisan dari Perdana 
Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi (tengah), disaksikan oleh Perdana 
Menteri Kuwait Sheik Nasser 

Al-Mohamad Al-Ahmad Al Sabah (kanan) di sela-sela acara Forum Ekonomi Islam 
Dunia di Kuala Lumpur, Senin (28/5). 

[KUALA LUMPUR] Malaysia, Indonesia, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Pakistan 
mengajak negara-negara Islam lainnya untuk menciptakan Masa Keemasan (Golden 
Age) Islam dalam wujud situasi yang bebas dari kemiskinan, konflik, dan 
ekstremisme. 

Desakan itu mengemuka dalam Forum Ekonomi Islam Dunia (WIER) yang 
diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (28/5). Lima negara itu 
mengatakan, sebagian besar dari 1,6 miliar umat Muslim dunia merupakan warga 
miskin. Umat Muslim juga memiliki reputasi buruk akibat kesalahan persepsi 
sehingga dianggap sebagai penyokong terorisme. 

"Saat ini kita sedang berada di persimpangan jalan dalam sejarah sebagai ummah 
(masyarakat Muslim). Saat negara-negara Barat menikmati dominasi mereka, 
negara-negara Islam justru masih berada dalam sebutan Dunia Ketiga," ujar 
Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi. 

Negara-negara Islam harus segera melakukan sejumlah langkah, antara lain 
meningkatkan pendidikan. Dia mencontohkan, Malaysia menghabiskan delapan persen 
anggaran negara untuk pendidikan pada 2004. Sedangkan Uni Emirat Arab 
mengeluarkan dana sebesar US 10 miliar untuk berinvestasi dalam bidang 
pendidikan di seluruh negara-negara Arab. 

Di tempat yang sama, Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, 
negara-negara Islam dapat bekerja sama sebagai "kekuatan kolektif" untuk 
pembangunan. Apalagi, negara-negara Islam saat ini memasok 70 persen 
ketersediaan energi dunia dan 40 persen ekspor material lain. 

"Di dalam komunitas Islam, kita dapat meraih solidaritas di antara kita 
sendiri... Kita bisa kembali menikmati Masa Keemasan Islam," kata Yudhoyono. 
Dia yakin, negara-negara Islam bisa menghilangkan penghalang-penghalang untuk 
bisa meningkatkan bisnis dan turisme. [AP/O-1] 


Last modified: 29/5/07 

[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke