http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail&id=9145

Sabtu, 25 Agt 2007,



Bocah 9 Tahun Asal Indonesia, Jadi Mahasiswa di Hongkong 


HONGKONG - Bocah Indonesia March Boedihardjo mencatatkan diri sebagai mahasiswa 
termuda di Universitas Baptist Hongkong (HKBU). Pihak universitas harus 
berdiskusi antardepartemen dan juga dengan orang tuanya, sebelum memutuskan 
menerima bocah sembilan tahun itu menempuh pendidikan di sana. "Hasil tes tulis 
dan wawancara sangat baik," jelas Presiden HKBU Profesor Franklin Luk saat 
jumpa pers bersama March. 

March akan memulai kuliah bulan depan bersama rekan-rekan yang usianya 
rata-rata sepuluh tahun lebih tua darinya. Bila lulus nanti, March akan 
memiliki gelar sarjana sains ilmu matematika sekaligus master filosofi 
matematika. 

Karena keistimewaannya itu, perguruan tinggi tersebut menyusun kurikulum khusus 
untuknya dengan jangka waktu penyelesaian lima tahun. "Dengan niat 
mengembangkan kepintaran akademik, pertumbuhan personal, dan kehidupan kampus, 
kami menyusun peta pembelajaran yang terbaik untuk March. Cara ini bisa 
mendorong March untuk memperkaya kemampuan," sambung Luk. 

Ayah March, Tony Boedihardjo, menjelaskan, sebenarnya mereka sudah melamar ke 
beberapa universitas lain di Hongkong. Di antaranya Universitas of Hongkong, 
Hongkong University of Science and Technology, dan Chinese University of 
Hongkong. "Namun, universitas-universitas itu belum memberikan jawaban," kata 
Boedihardjo. 

Selama jumpa pers, bocah cerdas itu tidak lepas dari perilaku kanak-kanaknya. 
Beberapa kali dia bergurau dengan membuat tampang lucu dan bermain-main dengan 
mikrofon. 

Ketika ditanya tentang cara beradaptasi dengan lingkungan dan orang-orang baru, 
March mengaku tidak pernah cemas berhadapan dengan teman sekelas yang lebih tua 
darinya. "Ketika saya di Oxford, semua rekan sekelas saya berusia di atas 18 
tahun dan kami kerap mendiskusikan tugas-tugas matematika," kisahnya. 

March memang menempuh pendidikan menengah di Inggris. Hebatnya, dia masuk dalam 
kelas akselerasi, sehingga hanya perlu waktu dua tahun menjalani pendidikan 
setingkat SMA itu.

Untuk menentukan kelulusan, dia harus menempuh ujian akhir A-level (advanced 
level). Hasilnya, dia mendapat dua nilai A untuk pelajaran matematika dan B 
untuk statistik.

Tidak cukup di situ. Dia juga berhasil menembus Advanced Extension Awards 
(AEA), ujian yang hanya bisa diikuti sepuluh persen pelajar yang menempati 
peringkat teratas A-level. Dia lulus dengan predikat memuaskan. Dalam sejarah 
AEA, hanya seperempat peserta AEA yang bisa mendapat status tersebut. 

Dalam lima tahun ke depan, March akan melewati hari-harinya untuk mempelajari 
bahasa, pendidikan fisika, komputer, agama, dan filosofi. Selain itu, pihak 
universitas mendorong March untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial 
kemahasiswaan plus aktivitas kesenian yang digelar di kampus. Dengan demikian, 
dirinya mendapat pengalaman penuh sebagai mahasiswa. (xinhuanet/tia)



[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke