Saya pernah baca di salah satu majalah entah itu De groene atau Vrij Nederland [sayang clipping hilang], ditulis sebuah artikel oleh salah seorang anggota delegasi Belanda yang turut dalam perundingan delegasi Indonesia mengenai penyerahan kemerdekaan Indonesia. Dia menulis bahwa mereka ditelepon oleh US State Department dengan intruksi untuk melepaskan Indonesia selekas mungkin. Saya kira hal ini bisa dimengerti karena Belanda sehabis perang dunia II menerima bantuan Marshal Plan dari USA.
Saya kira artikel tentang hal yang disebutkan muncul pada ahir 1970-an. Bagi yang tertarik dan punya waktu untuk menyelidi silahkan cari artikel tsb. Mudah didapat diperpustakaan di Belanda, karena dokumen atau buku-buku yang dikeluarkan PKI antara tahun 1950 - 1965 pun ada microfilmnya. ----- Original Message ----- From: Leo Susanto To: [email protected] Sent: Thursday, September 06, 2007 6:36 PM Subject: Re: [proletar] Jadi nggak ada yang bisa bantah: van Mook menginginkan Indonesia Merdeka.... Saya pikir, Londo kehilangan Indie karena policy Churchill. Waktu itu Inggris melepaskan sebagian besar wilayah empire-nya, dan payahnya (utk Londo) sebagian besar terletak di Asia Selatan dan Tenggara). Dengan dilepasnya sebagian besar wilayah tsb, menyebabkan naiknya dukungan bagi kemerdekaan West Indie. The empires of the future are the empires of the mind. --Winston Churchill On 9/6/07, gsuryana <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > From: "utusan.allah" <[EMAIL PROTECTED]> > > > > Jadi nggak ada yang bisa bantah: van Mook menginginkan Indonesia > > Merdeka... > +++ > Yup...... > > > > Dari tahun 1917. > +++ > Seingatku di jaman itu sudah mulai ada pergerakan putra putra daerah, ada > nyong ini dan nyong itu, belum lagi syarikat ini dan syarikat itu......dan > pergerakan ini bisa dibilang pergerakan diplomasi, karena tidak memakai > kekerasan. > ( entah KNIL dan Gurkha sudah keasyikan di gaji sehingga kelompok ini > malah > tidak ada recordnya untuk pergerakan kemerdekaan ). > > Dan patut di Ingat, para Boemi Poetra bisa dibilang mengalami diskriminasi > > pendidikan yang lumayan parah, sehingga hanya segelintir saja yang bisa > mengenyam pendidikan sehingga masyarakat pada saat itu bisa dibilang buta > dengan istilah merdeka, dan hanya beberapa petinggi kadipaten saja yang > masih berani membangkang perintah gubernur jendral, salah satunya adalah > Aceh yang bisa dibilang sampai Indonesia merdeka sulit di jajah oleh > Belanda..... > > > > > Karena begitulah kenyataan. > +++ > Dijaman 45 sd 50 bisa dibilang Belanda kalah 2 kali, dimana yang satu di > dahulukannya kemerdekaan oleh Jepang, dan yang kedua Indonesia sudah > terlanjur diakui oleh dunia International, dan malah masih kalah lagi di > 65-an, dimana Amerika sebagai pemenang perang malah mendapat durian runtuh > yang memang sudah di incar........................Freeport, dan tambang di > daerah Aceh. > IItulah kenyataan dan bukti sejarah yang tercatat sampai sekarang. > > sur. > ps. > Boleh tahu negara lain bekas jajahan Belanda di tahun berapa saja ?, > selain > Suriname tentunya karena Suriname satu kasus sendiri. > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------------------------------------------------ No virus found in this incoming message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.485 / Virus Database: 269.13.6/991 - Release Date: 9/5/2007 2:55 PM [Non-text portions of this message have been removed] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
