--- In [email protected], "Leo Susanto" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >> > The empires of the future are the empires of the mind. > --Winston Churchill > >>>
Ide ini yang rupanya secara konsisten terus dipegang dan dikembangkan British. Salah satunya adalah Commonwealth. sekalipun konon awalnya karena Cromwell. Tapi, quote Churchill ini hanya redefinisi dari kesadaran umum British yang sebelumnya telah mereka yakini.... menguasai dunia dengan cara menguasai ide.... dan ide menyebar melalui bahasa. pada saat bangsa-bangsa Eropah berlomba menjajah dunia melulu dengan teror pedang dan bedil.... Malah British mencetak buku banyak-banyak, bikin perpustakaan disetiap penjuru dunia. Bikin kursus English gratis pula. Pada saat semua orang sadar bahwa penjajahan harus dihapus. Maka, semua orang sudah dengan sendirinya memilih English, merasa tidak terjajah...tapi setia memilih ngEnglish... Kekagagalan atau penyimpangan pakem penjajah British baru satu yang diakui.....saat Tonni Blair ngirim tentara ke Iraq. kali ini....Perancis lebih cerdas karena ikut pakem Churchill... memilih jadi "penjaga warung saja", kata Bonaparte. DjayaWikarta > > On 9/6/07, gsuryana <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > From: "utusan.allah" <[EMAIL PROTECTED]> > > > > > > Jadi nggak ada yang bisa bantah: van Mook menginginkan Indonesia > > > Merdeka... > > +++ > > Yup...... > > > > > > Dari tahun 1917. > > +++ > > Seingatku di jaman itu sudah mulai ada pergerakan putra putra daerah, ada > > nyong ini dan nyong itu, belum lagi syarikat ini dan syarikat itu......dan > > pergerakan ini bisa dibilang pergerakan diplomasi, karena tidak memakai > > kekerasan. > > ( entah KNIL dan Gurkha sudah keasyikan di gaji sehingga kelompok ini > > malah > > tidak ada recordnya untuk pergerakan kemerdekaan ). > > > > Dan patut di Ingat, para Boemi Poetra bisa dibilang mengalami diskriminasi > > > > pendidikan yang lumayan parah, sehingga hanya segelintir saja yang bisa > > mengenyam pendidikan sehingga masyarakat pada saat itu bisa dibilang buta > > dengan istilah merdeka, dan hanya beberapa petinggi kadipaten saja yang > > masih berani membangkang perintah gubernur jendral, salah satunya adalah > > Aceh yang bisa dibilang sampai Indonesia merdeka sulit di jajah oleh > > Belanda..... > > > > > > > > Karena begitulah kenyataan. > > +++ > > Dijaman 45 sd 50 bisa dibilang Belanda kalah 2 kali, dimana yang satu di > > dahulukannya kemerdekaan oleh Jepang, dan yang kedua Indonesia sudah > > terlanjur diakui oleh dunia International, dan malah masih kalah lagi di > > 65-an, dimana Amerika sebagai pemenang perang malah mendapat durian runtuh > > yang memang sudah di incar........................Freeport, dan tambang di > > daerah Aceh. > > IItulah kenyataan dan bukti sejarah yang tercatat sampai sekarang. > > > > sur. > > ps. > > Boleh tahu negara lain bekas jajahan Belanda di tahun berapa saja ?, > > selain > > Suriname tentunya karena Suriname satu kasus sendiri. > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
