Refleksi: Bagaimana dengan tikus-tikus penguasa tukang catut bin koruptor di 
pusat kekuasaan dan periferi, apakah sudah dimasukkan ke perangkap atau 
dibiarkan berkeliaran  memupuk generasi penerus?

http://www.suarapembaruan.com/News/2007/09/07/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY 
Rusia Sarankan BPK Tuangkan Ide Pembaruan
[JAKARTA] Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Rusia (The Accounts Chamber of The 
Russian Federation), Sergey V.Stephasin, menyarankan agar Badan Pemeriksa 
Keuangan (BPK) Indonesia mengaktifkan dialog dan menuangkan ide pembaruan serta 
metode audit publik dalam bekerja. 

Ia juga mengharapkan, BPK Rusia dan BPK Indonesia saling berbagi pengalaman 
yang telah didapatkan. Pasalnya, ia menilai Indonesia-Rusia sama-sama memiliki 
permasalahan umum dan masa depan yang cerah. 

Demikian Stephasin dalam pertemuan BPK Rusia dengan BPK Indonesia bertemakan 
Pemeriksa Eksternal di Federasi Rusia : Keadaan Saat Ini dan Perspektif ke 
Depan (External State Audit in The Russian Federation : Current Situation and 
Perspectives), di Jakarta, Jumat (7/9). 

Ia juga mengakui sampai saat ini permasalahan akuntansi dan pengawasan sebagai 
suatu proses atau hasil dari pengembangan dan implementasi strategis, tidak 
dibahas di Rusia. 

Namun, pada beberapa tahun belakangan, tugas ini menjadi semakin penting. 
Bagaimanapun juga, ujarnya, perpindahan praktek-praktek strategi audit yang 
sudah ada di tingkat atas ke area manajemen sosial, menghadapi kemalasan 
pegawai negeri, keengganan mereka untuk berfikir dan bersikap strategis dan 
menganggap tanggung jawab sebagai kerja yang berorientasi kepada hasil. 

"Wewenang pemeriksa publik di Rusia mencakup permasalahan ekonomi utama negara 
yang secara langsung berkaitan dengan efisiensi manajemen sumber daya nasional, 
anggaran negara, aset, kekayaan mineral, modal intelektual dan isu global 
lainnya," tutur Stephasin. 

Lebih lanjut ia menjelaskan, tujuan kebijakan internal dan hubungan 
internasional Rusia adalah untuk menciptakan suatu lingkungan yang memungkinkan 
masyarakat luas berhubungan dengan suatu negara. 

Dimana masyarakatnya bebrbagi nilai-nilai nasional yang umum dan mendukung 
penguasa publik atas kebijakan yang ditetapkan. 

"Kami menjaga transparansi ekonomi dan informasi, mendorong pelaku bisnis dan 
warga negara untuk berpartisipasi dalam proses ekonomi dunia," katanya. 


Konsisten 

Di Rusia, sambung Stephasin, situasi politik dan ekonomi yang baru dibangun 
sejak delapan tahun terakhir ini. Keadaan ini mencakup pengumpulan seluruh 
sumber daya negara untuk melaksanakan strategi pembangunan negara yang seragam. 

Tugas itu, sambungnya, dapat dipenuhi secara konsisten. Tingkat perkembangan 
ekonomi negara naik menjadi 6,5 persen setahun yang berarti 1,7 kali lebih 
tinggi dibandingkan dengan perkiraan pertumbuhan ekonomi jangka menengah yang 
digunakan sebagai dasar pada 2002. 

"Rasa percaya diri masyarakat terhadap tren pembangunan Rusia menjadi lebih 
tinggi," katanya. 

Sekarang, ujarnya, Rusia mencanangkan kebijakan aktif dalam hal reformasi 
ekonomi, mendirikan lembaga pengembangan yang diberikan kewenangan dan anggaran 
yang diperlukan, mengkonsolidasikan aset-aset penting di sektor rill dengan 
membangun perusahaan publik. 

Ekonomi Rusia harus secara cepat mengatasi permasalahan struktural yang terjadi 
di masa lalu termasuk mendukung permintaan penanaman modal sebesar ratusan 
miliar dollar. 

Selain itu, mengatasi konsekuensi sosial dan ekonomi dari perubahan demografi 
negatif, membuka akses segmen yang menguntungkan dari pasaran global untuk 
kebutuhan pokok, membuka diri terhadap kelas ekonomi nasional yang tidak 
berpikir atas terjadinya konsekuensi negatif dari perbedaan sosial. 

Permasalahan lain, menjamin pembangunan wilayah Siberia dan Rusia Timur Jauh 
yang dihuni oleh sedikit penduduk akan tetapi kaya akan sumber lain. 

Dibutuhkan waktu lebih dari satu tahun dengan usaha yang tidak kenal lelah 
untuk membangun sebuah subsistem audit dalam sistem manajemen strategis negara. 

Ia menjelaskan ke Federal Assembly pada 2007, Presiden Putin mengajukan 
proposal untuk menggunakan dana Stabilization Funds sebagai National Well-Being 
Funds, sebelumnya merupakan anggaran untuk generasi masa depan, untuk 
kapitalisasi pembangunan lembaga. 

Selain itu 300 miliar rubel atau US$ 12 miliar diusulkan untuk dialokasikan 
pada awal tahun ini dan akan menjadi lebih besar di tahun mendatang. [L-10] 



--------------------------------------------------------------------------------
Last modified: 7/9/07 

[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke