Neq!! hueek..

"utusan.allah" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:          Ngiler?

Ngiri?

--- In [email protected], PAREWA PAREWA <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Pak bual lagi membual tentang makanan yang dia makan. 
> Begini ini kelakuan bedinde sekali dilepas ke restoran 
> udah cerita kemana-mana. Susah betul hidup di leiden 
> itu rupanya.
> 
> "utusan.allah" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Allahu Akbar.
> 
> Dulu pangsit yang enak di Amsterdam itu di restoran Nam Kee.
> 
> Yang bikin pangsitnya istri pemilik restoran sendiri.
> 
> Sekarang nggak seenak dulu.
> 
> Juga kuah supnya dulu enak betul, sekarang lebih tawar rasanya.
> 
> Bebek Peking à la cantonaise yang paling enak itu di Den Haag, di
> restorant Cheung Ching (? - lupa saya gimana nulisnya, tapi nggak jauh
> dari De Bijeenkorf).
> 
> --- In [email protected], "Sunny" <ambon@> wrote:
> >
> > Berita dari Bajermasin Pos. Mungkin saja ada benarnya. Tetapi, 
> untuk lebih membenarkan beritanya silahkan undang M untuk makan
> pangsit nanti wangsitnya datang dengan sendirinya.
> > 
> > Proost!
> > 
> > ----- Original Message ----- 
> > From: utusan.allah 
> > To: [email protected] 
> > Sent: Monday, September 10, 2007 10:44 AM
> > Subject: [proletar] Re: Mega Tunggu Wangsit
> > 
> > 
> > Apakah berita ini benar?
> > 
> > Megawati menunggu wangsit?
> > 
> > Segitu gobloknya?
> > 
> > Masih percaya wangsit?
> > 
> > Tapi yang goblok juga sih yang masih mau mendukungnya.
> > 
> > --- In [email protected], "Sunny" <ambon@> wrote:
> > >
> > >
> > 
>
http://www.banjarmasinpost.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=1790&Itemid=72
> > > 
> > > Mega Tunggu Wangsit 
> > > Senin, 10-09-2007 03:42:27 
> > > a.. Hari Ini Umumkan Sikapnya 
> > > JAKARTA, BPOST - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
> > memastikan mengusung Megawati Soekarnoputri maju dalam Pilpres 2009.
> > Namun, Mega menyatakan akan menunggu wangsit dari Bung Karno.
> > > 
> > > "Saya mau tanya dulu sama pemimpin besar saya itu (Soekarno).
> > Boleh atau tidak," kata Mega saat membacakan pidato penutupan Rakernas
> > PDIP di PRJ Kemayoran, Jakarta, Minggu (9/9).
> > > 
> > > Putri sulung Bung Karno ini menepis anggapan bahwa upayanya
> > meminta wasit sebagai perbuatan klenik. Dia beralasan bahwa meminta
> > wangsit kepada bapaknya sendiri bukan sesuatu hal yang salah.
> > > 
> > > "nggak apa-apa. Itu kan bapak saya sendiri," cetus mantan
> > presiden ke-4 RI itu yang disambut geerrr peserta Rakernas.
> > > 
> > > Mega menyebut, suatu ketika dirinya pernah diberi petuah oleh
> > almarhum Kiai As'ad Syamsul Arifin, salah satu kiai sepuh asal
> > Asembagus Situbondo, Jawa Timur.
> > > 
> > > "Kiai As'ad bilang ke saya, kalau kamu punya kesedihan atau
> > kebahagiaan, bicara saja sama orangtuamu," ujarnya.
> > > 
> > > Mega memang belum secara tegas menyatakan kesiapannya untuk
> > maju sebagai capres 2009. Namun, katanya, "Kalau ditanya apakah saya
> > bersedia mencalonkan diri, jawaban saya seperti yang ada di benak
> > saudara-saudara." 
> > > 
> > > Karenanya dia meminta para kader dan simpatisan benar-benar
> > serius mendukung dirinya maju sebagai calon presiden. Yang jelas, ya
> > atau tidaknya Mega bersedia maju baru diketahui Senin ini dalam
> > Rakernas II PDIP.
> > > 
> > > "Bu Mega akan menyampaikan langsung di hadapan 15 ribu
> > pengurus PAC se-Indonesia," kata Taufik Kiemas di sela-sela acara. 
> > > 
> > > Alasannya, Mega masih akan melihat kesolidan partai dalam
> > mendukungnya. Pengalaman 2004 lalu, ungkap dia, mesin politik PDIP
> > tidak berjalan sebagaimana mestinya. Alhasil, PDIP yang mengusung
> > Megawati-Hasyim Muzadi kalah.
> > > 
> > > PDIP hingga kini belum membentuk Badan Pemenangan Pemilu
> > (Bappilu) di tingkat daerah untuk pilpres 2009. Pasalnya, partai
> > berikon banteng si moncong putih ini masih menunggu kesediaan Mega
> > berkata 'ya'.
> > > 
> > > "Kita masih menunggu keputusan Bu Mega. Apakah bersedia maju
> > atau tidak. Jika, ya, kita segera bentuk di daerah," jelas Sekjen PDIP
> > Pramono Anung.
> > > 
> > > Kemungkinan besar Mega bakal kembali masuk bursa Pilres 2009.
> > Hal itu, menurut KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Wiranto sebagai
> > sesuatu yang biasa dan wajar.
> > > 
> > > "Ya, itu biasa saja. Ya, wajar-wajar saja. Dia kan ketuanya,"
> > cetus Gus Dur usai acara perayaan ulang tahun Wahid Institute di
> > Jakarta, kemarin.
> > > 
> > > Senada diungkapkan Wiranto. "Ya biarin saja itu kan urusan
> > partai. Ya biarin urusan mereka," ucapnya.
> > > 
> > > Wiranto yang ikut kontes dalam pilpres 2004 setelah diusung
> > Partai Golkar juga bakal maju pada pilpres 2009 melalui Partai Hanura.
> > > 
> > > "Tentu saja, lazimnya partai politik mencalonkan ketuanya,"
> > kata ketua umum Partai Hanura itu. 
> > > 
> > > Lantas bagaimana dengan Partai Demokrat? Partai biru muda ini
> > menargetkan mampu meraup 15 persen suara pada pemilu 2009. "Kami
> > optimistis target dari 7,5% pada pemilu 2004 lalu menjadi 15% pada
> > pemilu 2009 tercapai," kata Ketua Umum Partai Demokrat Hadi Utomo usai
> > perayaan HUT Ke-6 Partai Demokrat di Jakarta, kemarin.
> > > 
> > > Menurut Hadi, berdasarkan data yang dimiliki sejumlah lembaga
> > survei menunjukkan popularitas Susilo Bambang Yudhoyono masih lebih
> > baik dibanding tokoh politik lain di tanah air. Citra Yudhoyono
> > sebagai tokoh sentral Partai Demokrat masih dapat menarik dukungan
> > masyarakat pemilih. 
> > > 
> > > Sejauh ini, belum ada nama-nama pasti yang bakal diusung
> > partai-partai besar sebagai calon presiden pada pilpres 2009. Partai
> > Amanat Nasional, misalnya, baru me-list sejumlah nama di antaranya
> > Soetrisno Bachir, Dien Syamsuddin dan Amien Rais.
> > > 
> > > Sedangkan Partai Golkar yang banyak memiliki tokoh masih harus
> > melalui proses konvensi. Namun, Jusuf Kalla, sang ketua umum,
> > disebut-sebut bakal maju. Dia akan bersaing dengan Akbar Tandjung,
> > mantan ketua umum DPP Golkar.
> > > 
> > > Terlalu Dini
> > > Di Banjarmasin, Ketua Dewan Pembina Pusat Partai Demokrat,
> > Taufiq Effendi juga mengisyaratkan untuk Pemilu 2009, partainya tetap
> > mengusung Yudhoyono.
> > > 
> > > Namun, terkait sikap Partai Golkar yang kemungkinan
> > menceraikan Partai Demokrat, Taufiq yang juga menteri negara
> > pemberdayaan aparatur negara ini menanggapinya denghan dingin.
> > > 
> > > "Terlalu pagi untuk memikirkan prediksi dan bersikap terhadap
> > hal yang semacam itu. Politik adalah sebuah hal yang dinamis dan
> > berkembang dari hari ke hari. Pada waktunya nanti kita akan mengambil
> > sikap," ungkapnya.
> > > 
> > > Dikatakan Taufiq, adalah sangat bijaksana untuk dapat belajar
> > dari pengalaman, tetapi lebih bijaksana lagi apabila belajar dari
> > pengalaman orang lain. 
> > > 
> > > "Pejuang dahulu, berjuang murni karena niat yang tulus untuk
> > mengubah nasib bangsa untuk diwariskan kepada anak cucunya, Tetapi
> > pejuang saat ini belum apa-apa sudah minta apa untungnya, atau bisa
> > tidak saya jadi gubernur atau bupati," ujarnya. Persda
> Network/mur/why/
> > > 
> > > 
> > > 
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > >
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> >
> ----------------------------------------------------------
> > 
> > 
> > No virus found in this incoming message.
> > Checked by AVG Free Edition. 
> > Version: 7.5.485 / Virus Database: 269.13.12/997 - Release Date:
> 9/9/2007 10:17 AM
> > 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> ---------------------------------
> Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>



                         

       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers

[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke