Saya punya saksi...

--- In [email protected], PAREWA PAREWA <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Memaki-maki dan memfitnah saya tidak akan mengalihkan perhatian
orang atas kebohongan yang sudah anda buat berkaitan dengan klaim anda
bahwa andalah yang mengusulkan pada Sartre agar mengirimkan mesin tik
pada Pram. 
>    
>   Pernahkah ada yang mengatakan bahwa kepengecutan anda untuk
mengakui bahwa anda telah berbohong setara dengan suharto? Nah
sekarang saya katakan anda jauh lebih pengecut dari suharto. 
>    
>   Berkali-kali anda mengulang mengajukan kesaksian Umar Said sebagai
bukti atas klaim anda itu. Saya katakan, sekali lagi, kesaksian Umar
Said itu tidak akan cukup untuk mendukung kebenaran atas klaim anda
itu.  Umar Said cuma orang yang anda katakan “memberikan nomor
tilpon Sartre yang mana nomor tilpon itu tidak boleh diberikan kepada
orang lain”.  Tidak lebih. Taroklah fakta itu benar, dalam
pengertian Umar Said memang memberikan nomor tilpon Sartre pada anda
lengkap dengan saratnya.  Tetapi itu tidak berarti apapun dikaitkan
dengan kebenaran klaim anda.  Ada ruang yang telah anda manipulasi di
antara fakta Umar Said memberikan nomor tilpon dan fakta anda
mengusulkan pada sartre untuk memberi mesin tik pada Pram.  Biar jelas
dan agar panas sedikit dengkul anda tu maka saya ulang kenapa saksi
yang anda ajukan tidak dapat diterima:
>    
>   a. Tau dari mana saksi bahwa setelah diberikan nomor tilpon itu
anda benar menilpon sartre?
>    
>   b. Kalau benar anda menilpon, apakah benar sartre yang menjawab
telpon anda, dan bukannya orang lain di rumah sartre misalnya tukang
kebonnya atawa babunya yang mungkin saja saat itu sedang anda rayu
karena saya dengar anda hobi pula melirik babu? Saksi ngga akan bisa
memastikan mana diantara kemungkinan2 itu yang benar.
>    
>   c. Taroklah diasumsikan benar anda telah menilpon, dan benar pula
sartre yang telah menjawab tilpon anda itu, lalu apakah saksi bisa
memastikan bahwa dalam pembicaraan dengan sartre itu anda mengusulkan
padanya agar mengirim mesin tik pada pram, dan bukannya memanfaatkan
pembicaraan dengan Sartre itu untuk mengemis padanya agar mengirimi
anda duit?
>    
>   Semua pertanyaan itu tidak akan bisa dijawab oleh saksi yang anda
ajukan, karena saksi hanya mengetahui informasi (diasumsikan benar)
dalam memberikan nomor tilpon sartre pada anda, seperti yang
terus-terusan anda katakan di milis ini. 
>    
>   Orang idiot lagi korengan pun akan bisa dengan mudah menarik
kesimpulan bahwa anda telah berbohong dengan klaim anda itu.  Tidak
ada bukti, artinya anda telah menceritakan sebuah kejadian FIKTIF.
Saksi anda terbatas pengetahuannya untuk bisa membenarkan klaim anda
bahwa anda yg mengusulkan kepada sartre untuk mengirim mesin tik pada
Pram. Anda tidak pula punya bukti-bukti lain yang dapat mendukung
klaim anda, misalnya: catatan rekaman pembicaraan anda dengan sartre,
atawa pengakuan resmi sartre bahwa benar andalah yang  telah
mengusulkan padanya perihal masalah mesin tik itu yang kemudian usul
itu diturutkan pula oleh sartre. 
>    
>   Nah sekarang mulailah mengantuk-antukkan dengkul anda yang selama
ini selalu anda pakai buat mikir itu kedinding agar tidak
terus-terusan bikin malu dan jadi bahan tertawaan orang di milis-milis. 
> 
> 
> "utusan.allah" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:           
> 
> Nggak ada bukti kata PAREWA PAREWA yang sakit jiwa dan yang otaknya
> sarat dengn fikiran busuk..
> 
> Saya punya saksi...
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED], PAREWA PAREWA <parewa70@> wrote:
> >
> > Jelaslah gaek jusfiq hadjar ini sudah ilang akal ngga mampu
> membantah argumen bahwa ia sudah berbohong, ngibul dan berdusta dengan
> klaimnya bahwa ia lah yang mengusulkan pada sartre agar mengirim mesin
> tik pada pram. Dengan kata lain, orang ini ngga lebih dari seorang
> cecunguk pengecut lantaran ngga berani mengakui bahwa ia telah
> berbohong dan berdusta kendati terbukti begitu. 
> > 
> > Tak ada bukti yang dapat dipegang bahwa memang ia lah yang telah
> mengusulkan pada sartre agar mengirim mesin tik pada pram, seperti
> yang dibangga-banggakannya di milis. Saksi yang diajukannya sebagai
> bukti kebenaran klaimnya ternyata hanya berperan “memberikan nomor
> tiplon sartre padanya”. Dengan saksi demikian ia berani-beraninya
> memerintah saya untuk bertanya pada saksi dan membenarkan klaimnya.
> Mana lah saksi itu tahu bahwa benar kemudian ia telah menilpon,
> berbicara dan mengusulkan, serta diterima usulannya itu oleh sartre. 
> > 
> > Benar-benar udah sinting orang ini. 
> > 
> > Usai mengetahui kedok bohong atawa ngibulnya kebongkar, karena
> mengajukan fakta fiktif, lantas bak cacing kepanasan â€"seperti
> biasa-- ia mulai memaki-maki dan memfitnah orang, dan berupaya
> mengaburkan substansi perdebatan dengan mengatakan “berhari-hari
> bicarakan urusan begini”. 
> > 
> > “Urusan begini” katanya!! 
> > 
> > Urusan berbohong dan berdusta kepada publik dia rendahkan sebagai
> “urusan begini”? 
> > 
> > Lalu untuk tujuan mengaburkan subtansi perdebatan, menutupi aib
> karena bohongnya terbongkar, serta mengalihkan perhatian peserta milis
> berhari-hari ia sibuk memposting surat-surat yang dia katakan dari
> saya dan kemudian dikomentarinya sendiri. 
> > 
> > Sial buat dia â€"dan memang kenyataannya dia adalah orang
> sialanâ€"semua upaya itu tetap saja ngga bisa menutupi fakta bahwa ia
> telah berbohong dan berdusta soal klaimnya bahwa ia yang mengusulkan
> pada sartre mengirim mesin tik pada pram. 
> > 
> > Dengan menyesal terpaksa saya katakan…. 
> > 
> > orang ini sunguh-sungguh tidak punya harga diri dari jenisnya yang
> paling menyebalkan dan â€"yang lebih memuakkan-- ternyata lebih
> pengecut dari Soeharto. 
> > 
> > Akhirnya saya cuma bisa bertanya-tanya dalam hati (soalnya kalau
> bertanya benaran ngga akan sanggup pula dijawabnya lantaran rendah
> pendidikannya)……
> > 
> > Entah apa dosa yang telah diperbuat emaknya sampai-sampai bisa
> melahirkan manusia kareh angok (baca: pembual) lagi bermental gadang
> sarawa (baca: pengecut yang licik) kayak si jusfiq ngibul hadjar ini..
> > 
> > 
> > ---------------------------------
> > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di
> Yahoo! Answers
> >
> 
> 
> 
>                          
> 
>        
> ---------------------------------
> Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di
Yahoo! Answers
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke