Asyik.. Katanya pernah disiarkan di BBC..
Tapi nggak jelas kapan.... --- In [email protected], "Sunny" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Utusan Allah yang budiman, > > Sebagai utusan tentu bisa berikan komentar terhadap ini: > > http://youtube.com/watch?v=GuZ5z70JlvU&mode=related&search= > > > ----- Original Message ----- > From: utusan.allah > To: [email protected] > Sent: Saturday, September 22, 2007 11:04 PM > Subject: [proletar] Balasan: [islamkristen] Re: Setelah mesin Tik apalagi kebohongan yg akan dilakuk > > > > Saya punya saksi... > > --- In [email protected], PAREWA PAREWA <parewa70@> wrote: > > > > Memaki-maki dan memfitnah saya tidak akan mengalihkan perhatian > orang atas kebohongan yang sudah anda buat berkaitan dengan klaim anda > bahwa andalah yang mengusulkan pada Sartre agar mengirimkan mesin tik > pada Pram. > > > > Pernahkah ada yang mengatakan bahwa kepengecutan anda untuk > mengakui bahwa anda telah berbohong setara dengan suharto? Nah > sekarang saya katakan anda jauh lebih pengecut dari suharto. > > > > Berkali-kali anda mengulang mengajukan kesaksian Umar Said sebagai > bukti atas klaim anda itu. Saya katakan, sekali lagi, kesaksian Umar > Said itu tidak akan cukup untuk mendukung kebenaran atas klaim anda > itu. Umar Said cuma orang yang anda katakan â?omemberikan nomor > tilpon Sartre yang mana nomor tilpon itu tidak boleh diberikan kepada > orang lainâ?. Tidak lebih. Taroklah fakta itu benar, dalam > pengertian Umar Said memang memberikan nomor tilpon Sartre pada anda > lengkap dengan saratnya. Tetapi itu tidak berarti apapun dikaitkan > dengan kebenaran klaim anda. Ada ruang yang telah anda manipulasi di > antara fakta Umar Said memberikan nomor tilpon dan fakta anda > mengusulkan pada sartre untuk memberi mesin tik pada Pram. Biar jelas > dan agar panas sedikit dengkul anda tu maka saya ulang kenapa saksi > yang anda ajukan tidak dapat diterima: > > > > a. Tau dari mana saksi bahwa setelah diberikan nomor tilpon itu > anda benar menilpon sartre? > > > > b. Kalau benar anda menilpon, apakah benar sartre yang menjawab > telpon anda, dan bukannya orang lain di rumah sartre misalnya tukang > kebonnya atawa babunya yang mungkin saja saat itu sedang anda rayu > karena saya dengar anda hobi pula melirik babu? Saksi ngga akan bisa > memastikan mana diantara kemungkinan2 itu yang benar. > > > > c. Taroklah diasumsikan benar anda telah menilpon, dan benar pula > sartre yang telah menjawab tilpon anda itu, lalu apakah saksi bisa > memastikan bahwa dalam pembicaraan dengan sartre itu anda mengusulkan > padanya agar mengirim mesin tik pada pram, dan bukannya memanfaatkan > pembicaraan dengan Sartre itu untuk mengemis padanya agar mengirimi > anda duit? > > > > Semua pertanyaan itu tidak akan bisa dijawab oleh saksi yang anda > ajukan, karena saksi hanya mengetahui informasi (diasumsikan benar) > dalam memberikan nomor tilpon sartre pada anda, seperti yang > terus-terusan anda katakan di milis ini. > > > > Orang idiot lagi korengan pun akan bisa dengan mudah menarik > kesimpulan bahwa anda telah berbohong dengan klaim anda itu. Tidak > ada bukti, artinya anda telah menceritakan sebuah kejadian FIKTIF. > Saksi anda terbatas pengetahuannya untuk bisa membenarkan klaim anda > bahwa anda yg mengusulkan kepada sartre untuk mengirim mesin tik pada > Pram. Anda tidak pula punya bukti-bukti lain yang dapat mendukung > klaim anda, misalnya: catatan rekaman pembicaraan anda dengan sartre, > atawa pengakuan resmi sartre bahwa benar andalah yang telah > mengusulkan padanya perihal masalah mesin tik itu yang kemudian usul > itu diturutkan pula oleh sartre. > > > > Nah sekarang mulailah mengantuk-antukkan dengkul anda yang selama > ini selalu anda pakai buat mikir itu kedinding agar tidak > terus-terusan bikin malu dan jadi bahan tertawaan orang di milis-milis. > > > > > > "utusan.allah" <utusan.allah@> wrote: > > > > Nggak ada bukti kata PAREWA PAREWA yang sakit jiwa dan yang otaknya > > sarat dengn fikiran busuk.. > > > > Saya punya saksi... > > > > --- In [EMAIL PROTECTED], PAREWA PAREWA <parewa70@> wrote: > > > > > > Jelaslah gaek jusfiq hadjar ini sudah ilang akal ngga mampu > > membantah argumen bahwa ia sudah berbohong, ngibul dan berdusta dengan > > klaimnya bahwa ia lah yang mengusulkan pada sartre agar mengirim mesin > > tik pada pram. Dengan kata lain, orang ini ngga lebih dari seorang > > cecunguk pengecut lantaran ngga berani mengakui bahwa ia telah > > berbohong dan berdusta kendati terbukti begitu. > > > > > > Tak ada bukti yang dapat dipegang bahwa memang ia lah yang telah > > mengusulkan pada sartre agar mengirim mesin tik pada pram, seperti > > yang dibangga-banggakannya di milis. Saksi yang diajukannya sebagai > > bukti kebenaran klaimnya ternyata hanya berperan âÂ?Âomemberikan nomor > > tiplon sartre padanyaâÂ?Â. Dengan saksi demikian ia berani-beraninya > > memerintah saya untuk bertanya pada saksi dan membenarkan klaimnya. > > Mana lah saksi itu tahu bahwa benar kemudian ia telah menilpon, > > berbicara dan mengusulkan, serta diterima usulannya itu oleh sartre. > > > > > > Benar-benar udah sinting orang ini. > > > > > > Usai mengetahui kedok bohong atawa ngibulnya kebongkar, karena > > mengajukan fakta fiktif, lantas bak cacing kepanasan âÂ?"seperti > > biasa-- ia mulai memaki-maki dan memfitnah orang, dan berupaya > > mengaburkan substansi perdebatan dengan mengatakan âÂ?Âoberhari-hari > > bicarakan urusan beginiâÂ?Â. > > > > > > âÂ?ÂoUrusan beginiâÂ? katanya!! > > > > > > Urusan berbohong dan berdusta kepada publik dia rendahkan sebagai > > âÂ?Âourusan beginiâÂ?Â? > > > > > > Lalu untuk tujuan mengaburkan subtansi perdebatan, menutupi aib > > karena bohongnya terbongkar, serta mengalihkan perhatian peserta milis > > berhari-hari ia sibuk memposting surat-surat yang dia katakan dari > > saya dan kemudian dikomentarinya sendiri. > > > > > > Sial buat dia âÂ?"dan memang kenyataannya dia adalah orang > > sialanâÂ?"semua upaya itu tetap saja ngga bisa menutupi fakta bahwa ia > > telah berbohong dan berdusta soal klaimnya bahwa ia yang mengusulkan > > pada sartre mengirim mesin tik pada pram. > > > > > > Dengan menyesal terpaksa saya katakanâÂ?¦. > > > > > > orang ini sunguh-sungguh tidak punya harga diri dari jenisnya yang > > paling menyebalkan dan âÂ?"yang lebih memuakkan-- ternyata lebih > > pengecut dari Soeharto. > > > > > > Akhirnya saya cuma bisa bertanya-tanya dalam hati (soalnya kalau > > bertanya benaran ngga akan sanggup pula dijawabnya lantaran rendah > > pendidikannya)âÂ?¦âÂ?¦ > > > > > > Entah apa dosa yang telah diperbuat emaknya sampai-sampai bisa > > melahirkan manusia kareh angok (baca: pembual) lagi bermental gadang > > sarawa (baca: pengecut yang licik) kayak si jusfiq ngibul hadjar ini.. > > > > > > > > > --------------------------------- > > > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di > > Yahoo! Answers > > > > > > > > > > > > > > > > > --------------------------------- > > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di > Yahoo! Answers > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > ------------------------------------------------------------------------------ > > > No virus found in this incoming message. > Checked by AVG Free Edition. > Version: 7.5.488 / Virus Database: 269.13.28/1021 - Release Date: 9/21/2007 2:02 PM > > > [Non-text portions of this message have been removed] > Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
