Dalam soal ini sama saja...

Kepentingkan ekonomi negeri yang bersangkutan yang menentukan
politiknya dan bukan moral atau hak-hak az&si manusia..


--- In [email protected], Aman Sentosa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
> Sebetulnya pertanyaan saya bisa diformulasikan begini:
> 
> * Rezim militer "orba" dan rezim militer Myanmar adalah saudara
sekandung, kedua2nya dg kekerasan senjata menindas rakyat mereka
masing2 untuk bisa mengeruk kekayaan negara/rakyat mereka seenaknya,
tak perduli , walau dg tindakan2 keji thd rakyatnya.
> * Dulu  : rezim militer "orba" didukung oleh kekuatan barat 100%,
tetapi dikutuk oleh RRC.
>  Sekarang : rezim  militer Myanmar dikutuk kek. barat , tetapi
didukung 100% oleh RRC.
> 
> Pertanyaan saya: 
> 
> * apakah kekuatan barat sudah berubah kwalitasnya dari pelanggar HAM
menjadi kekuatan yg betul2 membela dan memperjuangkan HAM (mudah2an
begitu), sementara itu RRC dulu membela rakyat tertindas  sekarang
sudah mendegradasikan dirinya menjadi pelanggar HAM ?(sayang sekali) 
> 
>  atau:
> 
> *  Kedua2nya sama saja, yg penting untung dirinya, jadi kedua2nya
punya motto:"Money has no smell" .....Uang itu tidak berbau , tak
perlu dilihat asalnya dari mana dan bagaimana mendapatkannya.......
> 
> Kalau ini yg benar, manusia memang belum jauh ber-evolusi dari
sifat2 binatang !
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Aman Sentosa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                              
   * Sewaktu Indonesia dikangkangi rezim suharto , dan rezim ini telah
membunuh dan menyiksa  ber juta2 orang2 tak bersalah sembari mencopet
ratusan miliar $ kekayaan negara dan rakyat Indonesia, dunia barat
tenang2 saja, malah memuji2 rezim orba sebagai pahlawan mereka. Kalau
ada yg membongkar kebiadaban dan kekorupan rezim orba langsung dicap
komunis. 
>  Sekarang, rezim militer Myanmar menindas rakyatnya spt orba di
Indonesia, dunia barat gencar mengexpose kebiadaban dan kekorupan
rezim militer ini.
>  
>  Hanya baru2 ini saja ,Bank Dunia dan PBB mau memvonis Suharto sbg
maling perampok kekayaan negara yg terbesar didunia. Mengapa tidak
dulu2, sehingga rakyat Indonesia bisa melek matanya dan bisa berontak
spt rakyat Myanmar sekarang ini ?
>  * Satu2nya negara /pemerintah yg bersahabat dg rezim militer korup
Myanmar ini justru RRC, negeri yg menyatakan diri sbg. sosialis yg
seharusnya memihak rakyat ! Mengapa ?
>  Betul 2 sekarang ini jaman edan , kayanya serat Jongko Joyoboyo
(ramalan Jayabaya) tidak hanya berlaku untuk Tanah Jawa saja, tapi
seluruh dunia !
>  Menangi jaman edan, sopo sing ora melu edan ora kumanan ?
>  Mentang2 RRC butuh hasil2 kekayaan alam Myanmar, siapapun akan
dibela, asal mau kongkalikong dg mereka. Dewan Keamanan PBB mau
mengutuk militer Myanmar gagal karena diveto RRC ! Opo tumon ???
>  Dunia terbalik2 rasanya .
>  Siapa bisa menjelaskan hal2/phenomen2 ini ? 
>  
>  -
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>        
> ---------------------------------
> Boardwalk for $500? In 2007? Ha! 
> Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's economy) at
Yahoo! Games.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke