Apa yang terjadi bila PKI berkuasa tentu kita tidak tahu secara pasti..

Besar kemungkinan memang Indonesia akan sama dengan Zimbabwe sekarang,
atau Korea Utara...

Tapi semua itu tetap kemungkinan besar dan bukan kepastian.

Yang jelas, kita tahu apa yang TELAH dilakukan PKI sebelum tahun 1965: 

mereka telah ikut membunuh demokrasi, mereka telah ikut menegakkan
diktatur Demokrasi Terpimpin, mereka telah ikut menghancurkan ekonomi
Indonesia dengan mendukung perampokan perusahan Belanda, inflasi
hingga 650%, "aksi sepihak" BTI yang penuh darah (terutama di Jawa
Timur), pengusiran PENDUDUK INDONESIA yang berkulit putih (Belanda,
Indo..) yang lahir dan besar di Indonesia, pelarangan lagu ngak-ngik
ngok (The Beatles), pelarangan bagi anak muda buat pakai celana jengki
(jean) persekusi pendukung Manikebu dan entah apa lagi...

Yang mereka lakukan adalah kebiadaban dan pelanggaran HAM.

Dan mereka tidak bicara soal ini.

Mereka tidak pernah mengakui kesalahan dan kejahatan mereka ini.

Tapi bukan itu yang memuakkan saya betul membaca tulisan Cipto
Munandar ini.

Dia mengutip omongan Nababan yang berbunyi: 

KERJAKAN SEGALA YANG DAPAT DIKERJAKAN, LANJUTKAN APA YANG HARUS
DIKERJAKAN ! (doing the most possible, continue to do what has to be
done). 

Dan selama puluhan tahun Munandar dan pendukung diktatur Demokrasi
Terpimpin di negeri Belanda apa saja yang telah mereka kerjakan?

Terutama bikin upacara seperti yang mereka lakukan di Diemen itu...

Atau rame-rame menyambut tamu dari Indonesia..

Selain itu boleh dibilang tidak ada inisiatif politik, tidak ada usaha
untuk membawa masalahnya ke PBB misalnya, pada hal Jenewa tidak jauh
dari Amsterdam.

(Hanya sekali Hersri bersedia saya ajak menghadiri sidang Sub-Komisi
HAM PBB buat membawa masaalah eks-tahanan politik..Itupun duh susahnya.)

Ada kecualinya: Umar Said.

Dia banyak membuat inisiatif di Perancis. Dan saya mendengar sendiri
dari Louis Joinet, expert Perancis di Sub-Komisi HAM PBB yang
menyatakan penghargaannya terhadap usaha Umar Said di Perancis. Dan
Nyonya Mitterand memang suka datang ke restorannnya.
 
Satu lagi: 

saya sudah entah berapa kali menuntut kepada mereka untuk melakukan
analisa masa lalu PKI (atau PNI atau Partindo), mengakui kesalahan dan
kejahatan yang mereka dukung atau yang mereka lakukan tapi tidak ada
diantara mereka yang berusaha untuk melakukan.

(Di salah satu diskusi dengan Sitor Situmorang yang diterbitkan oleh
majallah "Tanah Air" saya tuntut dia untuk mengakui kesalahan LKN yang
telah mempersekusi Manikebu.. Sitor Mencal-mencle..).

Juga Umar Said yang saya tuntut untuk mengakui kesalahan PKI - saya
sampaikan tuntutan itu ketika saya membawa Buyung Nasution untuk
menemui Mitterand - tapi hanya ketemu Régis Debray - hingga sekarang
belum mengakui kesalahan PKI yang saya sebutkan diatas..

--- In [EMAIL PROTECTED], "apakabar" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Dongengnya Cipto Munadar panjang bener ... tetapi BAYANGKAN  apa yang
terjadi kalau pihak komunis dan kaum kiri  yang menang 42 tahun yang lalu.

Apa akan cerita Cipto dari Republik Rakyat Indonesia yang tentu lebih
berupa seperti Kor-Ut atau Cuba, jika komunis yang menang? 

Pokoknya  BK terang  menghendakkan  PKI jadi juru warisnya, sebab dia
 kan selalu mengaku dia seorang "marhaen" (nama samaran bagi orang
komunis). Dia juga dalam pidato Gestok-nya terus terang mengatakan
bahwa revolusi sering akan makan korban dan makn anak2 sendiri. Jang
berarti general2 nasionalis ( yg tentu akan melawan) harus disinkirkan
untuk membuka  jalan untuk para komunis.  Bayangkan beberapa lagi
korban akan di matikan  kalau komunis menang dan tidak di double cross
oleh Suharto. 

Itulah yang ditanigisi Cipto Munandar  ... bukan kekurangan HAM atau
kekejaman penghapusan para komunis dan orang kiri, tetapi karena
coupnya di-coup. Padahal sehandai komunis dan kaum kiri yang menang 42
tahun lalu,  maka tentu ada puluhan juta korbanya dan tapol juga. 

Yo opo ora?

------------------------
aku ora wedi ... bapak nduwe senter ...




-------------------- m2f --------------------
dikirim lewat  http://forums.apakabar.ws - tanpa moderasi
http://forums.apakabar.ws/viewtopic.php?p=96162#96162
-------------------- m2f --------------------

--- End forwarded message ---




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke