Saya belum banyak mendengar ada TKW Malaysia yang jadi babu di Indonesia...
Ada sesuatu yang mengesankan saya di Malaysia: ada disiplin. Entah berapa belas tahun yang lalu, kami pakansi ke Malaysia, antara lain ke pulau Tioman... Kami menginap di penginapan kecil yang beum rampung betul. Masaalah kecil, saya lihat kabel listriknya belum disambungkan. Saya tanya: "Kenapa tidak disambungkan"? Menunggu inspeksi dari Mersing..... Mereka taati aturan. --- In [email protected], "gsuryana" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Setelah memenangkan kasus sipadan ligitan, pelecehan ambalat, penembakan > kapal patroli Indonesia, paten batik.......eniwe Malaysia memang negara > cupet, bisa dilihat dari perkembangan keseniannya, dimana mandeg masih di > tahun 60-an, baik lagu, puisi, novel, sinetron, film.......semua mandeg. > > Dan merasa bangga bisa melecehkan Indonesia karena peralatan di laut lebih > canggih. > > sur > ----- Original Message ----- > From: "Leo Susanto" <[EMAIL PROTECTED]> > > > > Saya lagi mikir2 - darimana tahunya kang sur Malaysia lagi berjaya. > > > > Setahu saya negeri secupat Malaysia masih sibuk mengkais2 remah2 > > kejayaan indonesial ... ck ck ck > > > > Habeh memang bener, > Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
