Ada yang merasa heran dengan berita ini?

Saya garis bawahi: 

"Pemerintah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), akan menggelar
pawai keliling kota pada malam takbiran, Jumat malam."

Pawai takbiran diselenggarakan oleh pemerintah...

Ini adalah penyalahgunaan kekuasaan.

Dan orang Islam tidak merasa aneh dengan penyalah gunaan kekuasaan
pemerintan kebupaten Poso ini.

Dan orang Nasrani yang bermetna cacing juga tidak berkutik...

Ketika mesjid dibikin di halam Istana Negara juga nggak banyak orang
Nasrani yang protes..

Sabar...

Sabaar..

Indonesia yang memang bukan negara sekuler itu sedang menjadi negara
syariah...

Pelan-pelan.

-------------

 Republika Online | http://www.republika.co.id          

Kamis, 11 Oktober 2007
Pawai Takbiran di Poso Tetap Digelar
Palu-RoL--Pemerintah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), akan
menggelar pawai keliling kota pada malam takbiran, Jumat malam.

"Pawai takbiran ini akan diikuti seluruh organisasi Islam, remaja
masjid dan masyarakat umum lainnya," kata Kepala Bagian Informasi dan
Komunikasi Poso, Amir Kiat, yang dihubungi per telepon dari Palu, Kamis.

Ia mengatakan kegiatan yang terlaksana atas kerjasama Pemkab Poso dan
Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) setempat ini, akan
mengambil tempat start di lapangan Sintuwu Maroso dan dilepas secara
resmi oleh Bupati Poso, Piet Inkiriwang.

Tahun 2006 lalu, pawai takbiran yang sudah terjadwal dibatalkan oleh
PHBI, karena adanya peristiwa penggrebekan aparat keamanan ke kawasan
Tanah Runtuh, Poso Kota.

Dalam pantauan Antara,  meski dibatalkan, ribuan warga kota Poso
dengan sepeda motor dan puluhan mobil tetap melaksanakan pawai takbir
tanpa pengawalan aparat keamanan.

"Kami berharap pawai takbir kali berlangsung sesuai perencanaan," kata
Amir Kiat berharap.

Sementara itu, Pemprov Sulteng dan Pemkot Palu sepakat meniadakan
pawai takbir pada lebaran kali ini. Gema takbir hanya akan berlangsung
di sejumlah masjid dan dipusatkan di Masjid Raya Lolu, Palu Timur,
yang diberi nama "Gema Takbir 2007".

Kepala Kantor Departemen Agama Kota Palu, Abdullah Latopada,
mengatakan Gubernur Bandjela Paliudju dijadwalkan memulai pembukaan
takbir itu pada Jumat malam sekitar pukul 19.00 Wita.

Sejak meletusnya kerusuhan Poso tahun 1998 silam, sejak itu pula pawai
takbiran di Kota Palu mulai ditiadakan. Alasannya menghindari
kemungkinan terburuk seperti ledakan bom atau teror lainnya, termasuk
kecelakaan lalu lintas.

Tapi, lanjut Latopada, alasan tidak diadakannya pawai takbiran pada
tahun ini untuk memakmurkan masjid dengan gema takbir dan menghindari
terjadinya kecelakaan lalu lintas.

"Sangat disayangkan jika mau ramai-ramai pawai takbir, lantas terjadi
kecelakaan," uajrnya.

Lebih lanjut, Latopada mengatakan, lokasi salat Idul Fitri di Kota
Palu dipusatkan pada 10 lokasi, antara lain Lapangan Vatulemo Palu
Timur, halaman Markas Korem 132/Tadulako di Palu Timur, halaman Markas
Polda Sulteng di Palu Timur, Halaman Markas Polresta Palu di Palu
Timur, Halaman Markas Batalyon 711/Raksatama di Palu Selatan, dan
lapangan sepak bola Kelurahan Mpanau di Palu Utara.

"Selain di lokasi tersebut, shalat ied juga dilaksanakan
dimesjid-mesjid yang dikoordinir pengurus mesjid setempat," demikian
Latopada. pur
()




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke