RI akui Abbas (yang Mengakui Kedaulatan Israel) Bukan Hammas !!! Pada akhirnya, RI mempertegas pendiriannya mendukung Abbas dengan mengundangnya sebagai tamu negara. Meskipun selama ini RI berusaha untuk plintat plintut dalam soal dukungan ini agar tidak menyinggung ulama2 ataupun umat Islam yang selama ini mendukung terorist Hammas sebagai solidaritas Islamnya karena Hammas ingin menegakkan Syariah Islam sebaliknya Abbas sudah memproklamirkan pemerintahan yang sekuler.
Konsekuensinya tentu harus dipahami terutama untuk umat yang selama ini mendukung Hammas atas dasar sentiment agama Islamnya. Karena Abbas mengakui kedaulatan Israel dan RI mengakui Abbas sebagai presiden Palestina, maka bisa disimpulkan secara pasti bahwa RI juga mengakui kedaulatan Israel. Memang secara tidak langsung sebenarnya sudah lama RI menerima dan mengakui Israel, namun tidak dalam forum resmi. Tetapi dengan pengakuan resmi kepada Abbas, tentu tak bisa lagi dianggap bahwa RI tidak mengakui kedaulatan Israel dan bisa dianggap secara langsung pengakuan terhadap Abbas itu merupakan pengakuan terhadap kedaulatan Israel. Tentu bagi mereka yang keracunan dogma Islam merasa kecewa dan merasa semakin "in suffer" karena Allah tidak membuktikan dirinya berpihak kepada mereka yang selama ini teguh dalam ajaran2 sesat AlQuran. Namun sebagai sesama umat Islam, saya ingin menasihati mereka agar jangan menyakiti diri sendiri dengan racun dogma ini karena realitas memang tidak mungkin sejalan dengan angan2. Apa artinya pengakuan kedaulatan Israel dalam kehidupan beragama Islam se-hari2 ??? Hal inilah yang paling penting dihayati setiap umat Islam beserta semua ulama2 Islam diseluruh dunia. BAHWA DENGAN MENGAKUI KEDAULATAN ISRAEL, MAKA TIDAK MUNGKIN LAGI BISA RELEVAN MENUDUH ISRAEL SEBAGAI PENJAJAH, TIDAK MUNGKIN LAGI BISA RELEVAN UNTUK MENUDUH ISRAEL SEBAGAI TERORIS, DAN TIDAK MUNGKIN LAGI UMAT ISLAM DI INDONESIA MENCACI MAKI ISRAEL YANG SEBELUMNYA DITUDUH SEBAGAI MERAMPAS TANAH ORANG ARAB ISLAM. RI sebagai satu2nya negara Islam yang paling akhir memberi pengakuan kepada Abbas, padahal seluruh negara2 Islam didunia sudah lebih dulu mengakui Abbas dan menolak Hammas. Akibatnya bisa dibayangkan Hammas terkucil, ekonomi hancur lebur. Rakyat yang menjadi pengikut Hammas jauh lebih besar daripada rakyat yang jadi pengikut dan mendukung Abbas. Wajar saja kalo dalam situasi kelaparan seperti sekarang ini terjadi kekacauan yang sangat parah dikubu Hammas. Saling bunuh, saling curiga mencurigai, saling tuduh menuduh telah menjadi kehidupan se-hari2. Malang bagi Hammas, negara2 Arab tidak satupun yang mendukung mereka, andaikatapun ada yang mau membantu jalannyapun sudah buntu. Wilayah Hammas terkepung rapat dimana bantuan makanan tidak mungkin dipasok karena terkepung di-tengan2 wilayah Israel sendiri. Tetapi, jangan kuatir karena Hammas tidak mungkin mati, secara politik Israel justru lebih mementingkan untuk mempertahankan eksistensi Hammas katimbang Abbas. Organisasi teroris Hammas sudah disusupi MOSAD hingga ketulang sumsum-nya, dengan organisasi Hammas inilah nantinya pemerintahan Abbas yang cuma sedikit pendukungnya ini nanti diteror sehingga tak mungkin bisa berdiri. Inilah yang kita namakan strategi dan strategi adalah halal seperti ibaratnya orang bermain catur. Penyerbuan Hammas dan terrornya terhadap Abbas sudah jelas merupakan langkah blunder, yaitu blunder bagi mereka yang selama ini mendukung teror jihad Islam. Namun blunder ini justru merupakan berkah bagi Israel, bahkan mungkin juga blunder ini disengaja oleh para pemimpin2 Hammas yang merupakan agen2 Mossad yang disusupkan oleh Israel. Secara militer, kalo anda lihat dipeta, maka setiap saat Israel pasti mampu menumpas bersih gerombolan Hammas ini sampai ke-akar2nya. Cobalah anda berpikir bebas dari kebencian, apabila anda jadi Israel, maukah anda keluar dana besar untuk menumpas memusnahkan Hammas? Atau sebaliknya, anda justru secara diam2 menyusupi Hammas untuk menterror Abbas sehingga pemerintahannya tidak langgeng untuk selamanya. Yang bisa berpikir seperti ini tentu saja bukan cuma saya, tetapi juga negara2 Arab maupun negara2 Islam. Mereka semua sadar bahwa Hammas sudah kartu mati tidak bisa dipercaya lagi perjuangannya meskipun tetap mengibarkan bendera Syariah Islam. Semua negara2 Islam bisa membayangkan bahwa kehancuran ekonomi mempermudah penyusupan2 Mossad untuk mengendalikan organisasi ini dari dalam. Rakyat Arab Palestina ini nantinya bisa diperbudak seperti yang dilakukan Taliban untuk kemudian menteror negara2 Arab Islam dengan alasan tidak mau membantu saudaranya sesama Islam. Jadi nantinya dimasa depan Hammas akan menjadi organisasi teroris yang makin besar diwilayah Timur Tengah dan memeras semua orang2 kaya Arab Islam diseluruh dunia dengan thema perjuangan menegakkan Syariah Islam. Akibatnya, umat Islam diseluruh dunia makin membutuhkan perlindungan Amerika, dan Amerika akan memperkuat kubu "War on Teror" dimana tumbalnya adalah umat Islam juga yang terdepat untuk dijadikan sesajen para teroris ini dalam menyembah Allah mereka. Adakah jalan keluarnya bagi umat Islam??? Jelas saja ada, yaitu menerima dan mengakui Israel sebagai pemilik tanah dari negaranya, disamping itu, setiap umat Islam harus mengubah dasar pemahaman agamanya dengan meletakkan HAM dan Demokrasi diatas AlQuran sehingga ajaran2 yang cuma melahirkan prasangka2 buruk terhadap sesama umat islam bisa diharamkan dan barulah hubungan antara agama terhadap yang bukan Islam bisa dibangun dengan keikhlasan dan perdamaian. Umat Islam yang "in suffer" tentunya bisa dikikis habis karena kelompok ini tidak punya pilihan lain selain mengoyak2 hubungan sesama Islam itu sendiri dengan prasangka2 buruk yang dihalalkan untuk dijagal, seperti halnya saling menuduh murtad, saling menuduh anjing Amerika, dlsb yang hanya berakhir kepada saling membunuh, saling menteror, saling memfitnah, dan saling memeras antar sesama Islam itu sendiri yang contohnya semua akan lengkap bisa anda saksikan pada sikap Hammas sekarang dan nantinya. Ny. Muslim binti Muskitawati. Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
