LI KEQIANG-XI JINPING, Duet Sempurna Politisi Generasi Baru Sabtu, 27/10/2007 Kehadiran dua anggota baru Politburo Standing Committee (PSC), Li Keqiang dan Xi Jinping, kian memanaskan kancah politik di China. KEDUANYAdinilai berpotensi menjadi calon pemimpin masa depan negeri itu. Di kancah perpolitikan China, keduanya dikenal sebagai keturunan darah biru dari keluarga petinggi Komunis yang berkuasa di China sejak 58 tahun silam. Li dan Xi dikenal sebagai bagian dari kelompok pangeran mudayang memiliki peluang kuat menggantikan Pre- siden Hu Jintao dan Perdana Menteri (PM) Wen Jiabao pada 2012. Li dan Xi merupakan anggota PSC termuda dibanding tujuh yang lain. PSC,badan tertinggi pengambil kebijakan dalam Partai Komunis China (CPC),beranggotakan sembilan orang.Nama-nama mereka diumumkan pada Senin (22/10), setelah kongres lima tahunan CCP ke-17 berlangsung sepekan sebelumnya. Presiden China Hu Jintao mengenalkan sendiri nama sembilan anggota PSC tersebut, termasuk kedua anggota termuda, Xi dan Li. Kami sadar dengan tugas dan tanggung jawab besar yang ada, ungkap Hu. Dalam jajaran anggota PSC yang baru, Hu menempatkan banyak pendukung,termasuk Xi dan Li. Langkah Hu tersebut seperti yang pernah dilakukan Jiang Zemin pada 2004 dalam mengonsolidasikan kekuatan. Sebagai salah satu pangeran muda yang tengah bersinar, Ketua Partai Komunis Shanghai Xi Jinping memang telah menunjukkan kesiapan menggantikan Presiden Hu.Sejarah panjang pergulatan keluarganya dengan perjuangan komunis di China turut memberikan banyak pengalaman pada Xi,54. Ayah Xi, Xi Zhongxun, merupakan seorang veteran revolusi komunis yang menjadi wakil perdana menteri (PM) dan anggota Politburo. Xi Zhongxun memiliki hubungan yang sangat dekat dengan mendiang pemimpin China Deng Xiaoping. Xi Zhongxun pernah diturunkan dari jabatannya, namun direhabilitasi setelah kematian Pemimpin Mao Zedong. Latar belakang keluarga dan pengalaman inilah menjadikan Xi sebagai pemimpin China modern yang autentik. Sementara istri Xi Jinping, Peng Liyuan, 45, merupakan seorang penyanyi di Tentara Pembebasan Rakyat.Peng Liyuan juga mantan anggota Dewan Konsultatif Politik Rakyat China, sebuah badan penasihat untuk pemerintah. Saat keduanya menikah,popularitas Peng Liyuan bahkan melampaui popularitas Xi. Xi mulai populer saat menjadi pemimpin partai di Provinsi Zhejiang. Selama masa kepemimpinannya, Zhejiang menerapkan kebijakan ekonomi liberal dan kemajuan di sektor swasta, ungkap Direktur Jenderal Badan Informasi Provinsi Zhejiang Zhang Baogui. Popularitas pria yang memulai karier politik dari level akar rumput itu semakin meningkat setelah mengabdikan diri di empat provinsi di China, yakni Shaanxi, Hebei, Fujian, and Zhejiang. Saat berkiprah di Zhejiang yang terkenal sangat korup, Xi mengambil sikap tegas terhadap para pejabat korup. Sikap Xi tersebut menarik perhatian para pemimpin China dan membuat popularitasnya meningkat. Dengan politik yang terbuka dan reformasi ekonomi pasar,Xi semakian mendapat banyak dukungan dalam karier politiknya. Xi yang wajahnya selalu dihiasi senyum itu kemudian mendapat kepercayaan sebagai Gubernur Fujian. Xi berhasil membangun perekonomian di Provinsi Fujian. Dia kembali mendapat kepercayaan sebagai pemimpin partai di Provinsi Shanghai. Keberhasilannya di Shanghai, pusat bisnis utama China daratan ditambah dengan darah biru yang dia miliki, menjadikannya kandidat terkuat pengganti Hu di masa depan. Mereka (keturunan pemimpin senior China) memahami konflik di dalam Partai Komunis lebih banyak daripada orang lain. Seluruh orangtua mereka dipengaruhi langsung oleh Mao. Mereka merupakan orang pertama yang mengetahui ketegasan dalam partai, papar Li Datong, pemimpin redaksi surat kabar yang berpengaruh, Freezing Point. Menurut Li Datong, keterkaitan keluarga dalam jajaran pemimpin China memang tak dapat diabaikan. Dari 25 anggota Politburo, ada sedikitnya enam pria dan satu perempuan yang dianggap sebagai pangeran muda. Komite Sentral CPC saat ini memiliki 19 pangeran muda, lebih besar daripada sebelumnya. Namun, Pemerintah China tetap berupaya mengabaikan publikasi media yang menyebut kentalnya keterkaitan keluarga darah biru tersebut. Semua tentang pemimpin itu dirahasiakan, kecuali apa yang mereka ingin Anda tahu. Dengan cara ini mereka dapat terhindar dari orang-orang yang mengaitkan mereka dengan korupsi, papar Li Datong. Berbeda dengan Xi, Li Keqiang yang kini menjadi pemimpin CPC di Provinsi Liaoning merupakan sosok yang mewakili basis massa pendukung Presiden Hu di Liga Pemuda CPC. Li yang lahir di Dingyuan itu meniti karier politiknya dengan aktif di liga pemuda tersebut. Li dengan pasti menjalin kedekatan dengan Presiden Hu melalui lembaga itu. Sosok Li, yang membawa aspirasi generasi muda China, sering tampil sebagai Gorbachev-nya China. Wajar jika kemudian banyak warga di Taiwan, Barat,dan dalam Negeri Tirai Bambu berharap Li benar-benar akan melakukan pembaruan di China. Mereka menginginkan China memiliki pemimpin yang dapat melakukan apa yang pernah dilakukan Mantan Presiden Mikhail Gorbachev di Uni Soviet: membebaskan negara itu dari komunisme dan menciptakan kebebasan serta demokrasi. Li akan menjadi salah satu yang diharapkan untuk itu jika dia menjadi Presiden China. Li merupakan kandidat terbaik untuk (menjadi ) seorang Gorbachev China. Dia berumur 50-an tahun dan dapat menjadi tokoh untuk membebaskan China dari Komunis, ungkap Dan Bloom, pengamat politik China. Sebelum 1998, Li telah menghabiskan waktu 16 tahun di liga pemuda. Li yang dikenal dengan wajah tegas itu kemudian menjadi Gubernur Provinsi Henan pada 1999. Dia adalah gubernur termuda di China, 43 tahun. Di bawah kepemimpinannya, Provinsi Henan yang miskin berubah menjadi wilayah yang menarik investasi dan menggerakkan roda ekonomi di sana. Kesuksesannya di Henan membuat pria yang terkenal dengan perkataan tajam itu dipercaya memimpin Provinsi Liaoning.Di Liaoning,Li mencanangkan proyek Lima Bagian dalam Satu Garis dengan menghubungkan sejumlah pelabuhan ke dalam jaringan kerja sama. Proyek tersebut mencatatkan sejarah keberhasilan Li dalam membangun Henan dan wilayah sekitarnya. Dengan latar belakang tersebut, analis menilai duet kepemimpinan Xi dan Li akan sangat bagus. Xi dan Li merupakan sosok generasi baru China yang tumbuh dengan pendidikan yang baik. Xi merupakan alumnus Tsinghua University di bidang teknik kimia. Xi kemudian mendapatkan gelar doktor di bidang hukum di Beijing University. Sementara Li merupakan sarjana hukum dan menyabet gelar doktor pada bidang ekonomi dari universitas yang sama, Beijing University. Sebagai sarjana hukum, Li merupakan seorang pengacara andal. Keahlian ini sangat bermanfaat untuk memegang tampuk kekuasaan di China.Apalagi, menurut penelitian,tiga perempat dari pemimpin China merupakan pakar di bidang ekonomi, manajemen, ilmu sosial, hukum, atau humaniora. Dengan berbagai kelebihan tersebut, keduanya diharapkan dapat menjaga pertumbuhan ekonomi China tetap cepat. Di sisi lain, mereka dapat pula menangani masalah-masalah yang terjadi di dalam dan luar negeri. (syarifudin/berbagai sumber) http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/berita-utama/li-keqiang-xi-jinping-duet-sempurna-politisi-generasi.html _________________________________________________________________ Peek-a-boo FREE Tricks & Treats for You! http://www.reallivemoms.com?ocid=TXT_TAGHM&loc=us
[Non-text portions of this message have been removed] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
