Korea Utara Akhirnya Menyerah Untuk Dipreteli Kalo dulunya Korea Utara dulunya masih dihormati dan dipercaya untuk mempreteli sendiri fasilitas nuklirnya, maka sekarang sudah tidak lagi dihormati dan dipercaya untuk mempretelinya tapi satu team langsung datang dari Amerika untuk melucutinya.
Gertakan Angkatan Perang Amerika yang sudah bergerak di Jepang dan bergeraknya seluruh Armada Angkatan Laut Amerika mendekati Korea pada akhirnya benar2 menakutkan Korea. Pertemuan demi pertemuan dengan China sebelumnya mengalami kegagalan, namun kalo sudah senjata yang mau berbicara tentu lain lagi ceritanya. Korea Utara belajar dari kejadian di Afghanistant, juga belajar dari kejadian di Iraq dimana dari kedua negara yang hancur lebur ini tidak bisa disimpulkan bahwa kekuatan Amerika bisa dibandingkan dengan zaman perang Korea ataupun zaman perang Vietnam. Menyerah tanpa perang memang bijaksana meskipun memalukan dan kehilangan harga diri bangsanya. Daripada membunuh sebagian besar bangsanya dengan perang yang konyol dimana bisa lebih separuh bangsanya jadi punah yang akhirnya juga kalah tanpa lawannya jatuh banyak korban. Pilihan hanya satu, kalah perang atau menyerah sebelum perang. Ternyata pemimpin Korea memilih menyerah sebelum dipaksa menyerah. Andaikata Sadam Hussein hidup lagi, tentu dia menyesal kenapa terlambat memilih seperti yang dipilih Korea Utara. Israel dan dunia lain yang sering dirongrong terorist sekarang makin aman. Terorist di-mana2 sekarang kehabisan amunisi dan bomb2 yang dulu biasanya disupply dari Iraq dan Korea Utara. Dorongan terjadinya terorist sebenarnya hanya disebabkan dua hal, yaitu adanya supply bomb dan amunisi nya, dan kepercayaan Islam. Namun dengan keberhasilan Amerika dan seluruh dunia untuk menghentikan supply bomb dan amunisinya, maka hanya dengan bermodal kepercayaan teror Islam maka teror2 itu bisa dilokalisir tak bisa lagi di eksport keluar negera2 Islam. Sekarang negara2 Islam harus mampu menjaga persenjataan dan bomb2 mereka agar tidak terjatuh ataupun dicuri oleh kelompok terorist karena apabila mereka lengah maka teror Islam ini hanya akan saling membunuh sesama Islam seperti hal yang terjadi di Irak sekarang ini. Yang patut kita syukuri adalah makin stabilnya kondisi keamanan di Israel, semua group terorist boleh dikatakan berhasil diberangus, dan kalopun masih bisa menggigit mereka hanya saling menggigit sesama Islam saja. Hesbollah yang meskipun belum punah tapi sudah ketendang keluar kabinet dan dinyatakan ilegal di Libanon, Hammas yang meskipun tidak dimusnahkan, namun akan siap saling memusnahkan dengan Abbas yang hasilnya akan menjadikan Palestina menjadi negara yang ilegal karena memang tidak mungkin dan tidak masuk akal untuk mendirikan negara Palestina dengan rakyatnya yang sama sekali tidak ada orang Palestina-nya bahkan tdd hanya orang2 Arab Islam yang justru dulunya memusnahkan kerajaan2 Palestina yang menyembah berhala dewa Filistine. Sementara itu di Internet masih saja ada pembaca dan penulis yang getol ber-teriak2 berkampanye akan kebesaran Allah sambil mengutuk, menyalahkan, dan bersumpah serapah tentang kejahatan2 Amerika dan dunia lainnya tanpa dia tahu bahwa kejahatannya sendiri itulah yang sekarang sudah mencapai titik akhirnya melalui tindakan2 Amerika dan dunia yang dituduhnya sebagai jahat itu. Kembali doa umat Islam pendukung terorist tidak dikabulkan Allah, dengan kata lain, Allah tidak terbukti mendukung, bahkan terbukti Allah tidak ada !!! Semoga umat Islam mau menerima bukti2 yang tidak mampu disangkalnya ini. Ny. Muslim binti Muskitawati. http://www.guardian.co.uk/worldlatest/story/0,,-7046613,00.html North Korea Disablement to Begin Monday Saturday November 3, 2007 3:31 AM By HIROKO TABUCHI Associated Press Writer TOKYO (AP) - A team of U.S. experts will begin disabling North Korea's nuclear facilities on Monday, the U.S. envoy said Saturday, marking a major concrete step by the communist country in scaling back its atomic program. Top U.S. envoy Christopher Hill said in an interview that aired by public broadcaster NHK that the team would travel Sunday to North Korea's main nuclear complex at Yongbyon, north of the capital, Pyongyang. Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
