Apakah gereja itu gereja katolik?

--- In [email protected], "petersambo" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
> Di AS, Eropa, Australia dan negara2 Kristen lainnya memberikan
> kebebasan beragama terutama pada agama Islam,  baik beribadah,
> mendirikan mesjid maupun melakukan kegiatan2  Keislaman dll,  
walaupun
> dinegara-negara tersebut Mayoritas rakyatnya beragama Kristen, dan 
> tidak pernah kita dengar adanya perbuatan2 umat Kristiani yg keji
> terhadap kaum Muslim.
> 
> Tapi kenapa rakyat Indonesia yang katanya ramah dan familier itu
> berbuat sekejam itu, kucing aja kalau kedinginan, akan kita 
hangatkan
> supaya ia tidak kedinginan, tapi terhadap manusia kok bangsa Kita 
ini
> yg katanya beradab kok sudah berubah menjadi BIADAB !!!
> 
> Awlloh who Akbar.............
> 
> 
> 
> "Stephanus K. Wibowo" <kenjeran236@>
> 
> Paroki Damai Kristus ditutup
> 
> Hmm..hmm..hmm.. *Ikutan gayanya Pak Leonardo Rimba, kayaknya keren..
> Cerita lama kali yaa..Bakalan terus terjadi. maklum Bos, kita 
tinggal
> di Indonesia.
> Aku jadi ingat, postingan agak lama dulu dari tokoh Muhammadiyah di
> milis mayapadaprana, soal bagaimana kalo Saudara-saudari Muslim kita
> lebih bebas menjalankan ibadah dan membangun tempat ibadah di
> negara-negara barat, sehingga Islam mampu berkembang dengan pesat.
> 
> Kalo benar memang informasi itu, kayaknya kita yang minoritas jadi
> merasa iri gitu ya.. Tapi, mau gimana lagi, masalahnya kita engga
> tinggal di negara barat.
> Kita tinggal di Indonesia yang kondang sebagai negara korup, negara
> yang punya motto "bhineka tunggal ika' tapi hobinya kelahi satu sama
> lain, yg hobinya curiga satu sama lain.
> 
> Kalo kita ga curigaan, kalo kita bener2 menghargai bahwa agama 
adalah
> hal yang sangat pribadi, tentunya soal pendirian rumah ibadah ga 
perlu
> diatur-atur.
> Akibatnya?? mendirikan rumah bordil berkedok salon plus-plus, cafe,
> night club, jauh lebih gampang daripada mendirikan tempat ibadah.
> 
> So, Bung Marcell begitulah faktanya kalo tinggal di Indonesia. Kalau
> Anda meyakini kebenaran agama Anda, tentunya apapun yang terjadi 
tidak
> akan menggoyahkan iman Anda bukan? Lagipula banyak cara kok 
sebenarnya
> untuk menyikapi hal tersebut, namun, sangat membutuhkan komitmen dan
> soliditas orang-2 kalangan minoritas sendiri.
> 
> Mulailah hidup berkelompok dalam jumlah besar di satu wilayah. 
Contoh
> aja Saudara-saudari muslim kita yang tinggal di Amerika, atau ga 
usah
> yang jauh-jauh, Saudara-saudari muslim yang tinggal di Bali. Mereka
> mampu membuat sebuah perkampungan muslim. Nah, kita lum pernah khan
> denger adanya perkampungan Kristen?
> 
> Hal yg terberat memang adalah membangun komitmen orang-orang 
minoritas
> untuk bersama-sama pindah meninggali satu wilayah yang sama. Dengan
> demikian kuota untuk pendirian tempat ibadah terpenuhi. Biar 
langsung
> dapet wilayah yang luas, bikin perusahaan pengembang, sapa tau 
kawasan
> beribu-ribu hektar bisa dibeli dan jadi tempat tinggal orang-orang
> minoritas. Cari dana keluar negeri
> 
> Itu jangka panjang, jangka pendeknya? manfaatkan aja gereja-gereja
> yang ada.
> Memang terlalu sedikit, tapi kenapa ya? Gereja hanya padat waktu 
natal
> & paskah aja?
> 
> Aku membayangkan, kalo setiap orang Kristen bener2 rutin ke Gereja
> dalam waktu yang bersamaan. Gereja-gereja pasti ga mampu lagi
> menampung.
> Akibatnya, umatnya meluap hingga halaman bahkan jalan-jalan.
> Akibatnya, jalanan macet. Masyarakat sekitar ngomel-ngomel, protes 
ke
> pemda (masa protes ke gereja? salahnya sendiri, ga dikasih ijin 
bangun
> gereja. Hehehehe.).
> 
> Akhirnya Pemda ngupayain lahan baru untuk gereja, biar konsentrasi
> umat bisa terpecah. Begitu dan begitulah seterusnya terjadi atas
> kehendak Allah Tuhan.
> Ato kalo engga, rutin bikin doa bersama tapi selalu berpindah-pindah
> dari rumah satu umat ke umat yang lain. Jadikan setiap momen untuk
> melaksanakan ibadah bersama. Ulang Tahun, Pernikahan, Kenaikan
> jabatan, kelulusan, peringatan kematian, pindahan, hari Ibu, HUT
> Proklamasi, Hari Pahlawan, Hari ABRI, Hari Kesehatan dan lain-lain.
> 
> Cuma ingat! Selalu pindah-pindah tiap harinya atau tiap minggunya.
> Pengalaman menunjukkan ada beberapa kasus meski baru sekali aja 
bikin
> misa di rumah dah langsung digrebek dan dibubarkan.
> Jadi jangan terlalu sering mengadakan misa di satu rumah. Selalu
> pindah-pindah. Anggap saja kita sedang perang gerilya. Huehuehue..
> Seharusnya umat agama lain juga mesti prihatin dengan kondisi kita.
> Mau berdoa aja mesti kucing-kucingan. Astaga.. ampuni dosa kami Ya 
Tuhan.
> 
> Ok Bung Marcel? banyak cara kan? ga usah patah semangat, tetap teguh
> dalam iman dan senantiasa bersyukur bahwa dengan segala 
kekurangannya,
> kita masih tetap dapat menjalankan ibadah. Kalopun ga bisa 
menjalankan
> ibadah, harusnya kita masih tetap bisa beriman khan?
> 
> Salam damai,
> Stephanus K. Wibowo
> 
> 
> 
> 
> On 11/24/07, Marsel Ryucell <ryucellmarsel@> wrote:
> > FYI
> >
> >
> > ----- Pesan Diteruskan ----
> > Dari: gabriel jefri <akolitbhk@>
> > Kepada: [EMAIL PROTECTED]
> > Terkirim: Jumat, 23 November, 2007 4:27:29
> > Topik: [:::J A K A L I:::] Paroki Damai Kristus ditutup
> >
> > Pagi tadi beberapa buah pesan singkat saya dapat dari beberapa 
teman di
> > forum kepemudaan dekenat barat 1.
> >
> >
> > Inti dari pesannya adalah :
> > Diinformasikan oleh Mudika Paroki Damai bahwa seusai sholat Jumat
> sejumlah
> > massa akan berkumpul di sekitar gereja untuk berdemonstrasi 
sehubungan
> > dengan pembangunan gereja. Massa meminta agar gereja ditutup.
> >
> >
> > Siang harinya saat udara sedang panas2nya, sebuah pesan singkat 
saya
> terima
> > lagi, kali ini tentang perkembangan dari demonstrasi yang tadi
> dilakukan.
> >
> >
> > Inti dari pesannya :
> > " mulai hari ini Gereja Damai ditutup untuk segala kegiatan atas
> kesepakatan
> > FKUB dan Kecamatan. "
> >
> >
> > Menurut isu yang saya dapatkan ( informasi masih belum akurat dan
> tepat )
> > penutupan dilakukan karena tidak adanya izin pembangunan gedung 
gereja.
> > Kasus yang terjadi hampir persis seperti yang terjadi di Paroki
> ciledug (
> > sang timur ). Padahal umat Paroki Damai Kristus sudah puluhan 
tahun
> > mengadakan kegiatan ibadah di sana.
> >
> >
> >
> > IRONIS DAN TIDAK BERADAB!! Itu yang dapat saya ungkapkan, dimasa
> kemerdekaan
> > sekarang ini masih ada saja penjajahan. Sungguh tidak etis untuk
> menjajah
> > dan memenjarakan kebebasan orang untuk beribadah. Tindakan yang
> dilakukan
> > sama saja dengan melukai ideologi Negara kita yang tertuang dalam
> UUD 1945
> > pasal 29.
> >
> >
> > Apakah hanya karena dalih tidak adanya izin, lantas hak asasi 
untuk
> > beribadah boleh ditodong dan dirampas?
> > Jawabannya ada pada kita semua yang peduli.
> > Mari sebagai orang muda, berikan dukungan kita terhadap umat 
Paroki
> Damai.
> > Tunjukan kepedulian terhadap sesama kita, bisa kita mulai dengan 
angkat
> > wacana ini ke permukaan.
> >
> >
> > Atau teman – teman ada yang punya ide lain yang lebih cemerlang?
> > AYO! Kita lakukan bersama – sama.
> > Belum terlambat untuk tunjukin kepedulian kita.
> > Tunjukin bahwa kita bukan orang muda yang biasa – biasa aja.
> >
> >
> > Semoga banyak dari teman – teman kita yang mau peduli dan 
membantu.
> >
> >
> > Semoga ada orang lintas agama yang mau baca dan mau membantu.
> >
> >
> > Semoga Bapak uskup kita yang super sibuk baca email ini dan bisa
> luangkan
> > sedikit waktunya untuk membantu.
> >
> >
> > Semoga Bapak Menteri Agama kita yang super ekstra sibuk baca email
> ini dan
> > bisa luangkan sedikit waktunya untuk membantu.
> >
> > Regards
> > Jefri
> > Humas Paroki Kemakmuran
> > Forum Komunikasi Kepemudaan Dekenat Barat 1
>




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke