Barack Obama Tegaskan Bukan Muslim

Pernyataan Obama ini membuktikan bahwa beragama Islam merusak citra
seorang calon pemimpin.

Mungkin saja Obama ini memang muslim, mungkin juga bukan, namun
terlepas daripada itu, tidak seharusnya dia mengeluarkan pernyataan
bahwa dirinya bukan Muslim.  Tetapi karena terpaksa saja Obama
mengeluarkan pernyataan tsb karena seluruh dunia tahu bahwa Islam
disebut sebagai "Religion of Terror" sehingga merugikan kampanye dirinya.

Dengan pernyataan Obama ini, jelas lah, bahwa tidak benar dakwah
ulama2 di Indonesia yang menyatakan bahwa Islam makin populer di
Amerika.  Pernyataan Obama ini justru mendukung apa yang saya tulis
sebelumnya bahwa Islam dipandang sebagai agama yang biadab setelah 911.



> "holyuncle" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> ***Bila agama dan administrasi pisah, Obama tidak perlu tegaskan 
> bukan Muslim. 


Agama di Amerika tidak terkait dalam UU maupun pemerintahan, namun
dalam kampanye pemilu boleh saja seorang candidat menyatakan
kepercayaan agamanya.  Memang tidak perlu bagi yang tidak
berkepentingan, tetapi dalam kondisi "war on Terror" memerangi jihad
Islam, semua kandidat berlomba dalam menghancurkan terror2 Islam ini.
 Itulah sebabnya Obama perlu menyatakan dirinya bukan muslim karena di
Indonesia tempat kelahirannya disebarkan bahwa dirinya Muslim.

Dengan pernyataan Obama ini maka jelaslah siapa yang biasa menyebarkan
berita bohong.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






> 
> ***Sebaliknya, bila capres dan cawapres di RI  tegaskan bukan 
> Muslim, apa akan terjadi ?
> 
> ***Sekularisme cuma nama di bibir.... 
> 
> 
> Barack Obama Tegaskan Bukan Muslim  
> Selasa, 22/01/2008  
> 
> COLUMBIA (SINDO) ¨C Barack Obama tengah berupaya meluruskan persepsi 
> keliru yang berkembang di masyarakat yang menyatakan dirinya seorang 
> muslim. 
> 
> Pelurusan persepsi ini dilakukan sebagai langkah awal Obama membuka 
> kampanye di negara bagian South Carolina. Di sana dan negara-negara 
> bagian di wilayah selatan Amerika Serikat lainnya, isu agama menjadi 
> faktor cukup signifikan. Menjelang primary South Carolina yang akan 
> dilangsungkan Sabtu (26/1) mendatang, Obama mencoba meluruskan 
> serangan yang banyak beredar di internet. 
> 
> Banyak email yang beredar dengan isi mengarah pada prasangka buruk 
> terhadap muslim dan kekhawatiran soal terorisme. ¡±Saya selama ini 
> pergi ke gereja Kristen yang sama hampir 20 tahun belakangan. Ketika 
> disumpah di Senat AS, saya disumpah menggunakan Injil dan di hadapan 
> bendera AS. Jadi jika Anda mendapat email yang isinya keliru, kirim 
> kembali ke siapa pun yang mengirimnya,¡± katanya. 
> 
> Obama merujuk pada email berantai yang beredar luas di internet 
> bahwa dia menyembunyikan akar identitasnya sebagai muslim dan bisa 
> jadi seorang ¡±teroris tersamar¡±. Di email itu juga disebutkan, 
> Obama disumpah di Senat AS dengan Alquran dan membelakangi bendera 
> AS. Ada beberapa kebenaran dalam email berantai tersebut. Nama 
> tengah Obama memang benar Hussein, ayah kandungnya asal Kenya, dan 
> ayah tirinya asal Indoensia; keduanya pemeluk Islam. 
> 
> Obama juga pernah tinggal selama beberapa tahun di Indonesia di masa 
> kecilnya dan duduk di bangku sekolah umum dan Katolik, bukan 
> madrasah. Selama setahun ini, juru kampanye Obama berusaha keras 
> menangkis rumor keliru tersebut. Tim sukses Obama menyangkal laporan 
> berita bahwa Obama dididik di sebuah madrasah muslim dan ada bagian 
> di situs kampanye Obama yang ditujukan untuk meluruskan berita 
> keliru itu. Sekarang ini, juru kampanye Obama terus menggencarkan 
> pelurusan persepsi keliru tersebut. 
> 
> Pasalnya, proses pemilihan calon presiden bergerak ke arah wilayah 
> selatan AS di mana agama begitu penting bagi pemilih. Obama 
> mengatakan, dia akan berjuang lebih keras melawan pembelokan-
> pembelokan karakter mengenai dirinya. Dia mengaku tengah menjadi 
> sasaran dari rival satu partainya, Hillary Rodham Clinton dan 
> suaminya, mantan Presiden Bill Clinton. ¡±Ketika saya melihat 
> Senator Clinton, Presiden Clinton membelokkan kata-kata saya, itu 
> bukan cara berdebat, itu bukan cara membantu rakyat AS,¡± ujar Obama 
> dalam kampanyenya di Columbia Convention Center, South Carolina. 
> 
> Sementara di kubu Hillary, juru kampanyenya mengindikasikan bahwa 
> mereka akan terus menyoroti catatan latar belakang Obama yang tidak 
> konsisten. Di South Carolina, kubu Hillary berusaha menggalang 
> dukungan dari pemilih kulit hitam. Di sini, separuh pemilih Demokrat 
> adalah pemilih kulit hitam (African-American). Obama diyakini akan 
> mendapat banyak dukungan di sini. 
> 
> Bagi Obama yang baru mengantongi satu kemenangan di Iowa, kemenangan 
> di South Carolina merupakan sesuatu yang harus dicapai guna 
> mengimbangi keunggulan Hillary. 
> 
> Mantan ibu negara itu sejauh ini berhasil memenangi dua pemilihan 
> penting di New Hampshire dan Nevada. Berdasarkan survei Mason Dixon, 
> Obama mendapat dukungan 56% dari pemilih Demokrat kulit hitam, 
> sedangkan Hillary 25% dan John Edwards hanya 2%. Di antara pemilih 
> kulit putih, Hillary memperoleh dukungan 39% suara, Edwards 28%, dan 
> Obama 20%. (AFP/AP/tri subhki r) 
> 
>  http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/berita-utama/barack-
> obama-tegaskan-bukan-muslim.html
>




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke