croooooottttttttttttttttt................kehabisan kata ya?
apa lu yang FRUSTASI???????

haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa



----- Original Message ----
From: great pretender <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, October 21, 2008 9:52:43
Subject: Re: [proletar] Pemilu dan Massa Pemilih ( 2 )


creet..

2008/10/21 Anti Bullshit <anti.bulshit@ yahoo.com>

>   frustasi?
> kalo orang yang tahu ciri-ciri orang fustasi cuman orang frustasi Goblok!
> hiaaa....haiaiaaa. ...
> makanya keluarin dulu tahi dari otak lu! tahi!
> hiaaa.....hiaaa. ...hiaaaa
> mau ngecap di ini milis?
> ngapain musti belajar dulu, cuman ngadepin orang-orang begok kok harus
> belajar dulu, hahaha.....huahauhau hah
>
> ayo sini mendingan lu bales lagi aja postingan gw ini, OK!
> biar lu tambah begok!
> huaaa....huaa. ...huaaaaaaaaaaa aaaaaaaaaaaaaaaa aaaaaaaaaaaaaaaa aaaaaaaaaaa
>
> ----- Original Message ----
> From: great pretender <great.pretender2000 @gmail.com<great.pretender200 
> 0%40gmail. com>
> >
> To: [EMAIL PROTECTED] s.com <proletar%40yahoogr oups.com>
> Sent: Sunday, October 19, 2008 20:08:24
> Subject: Re: [proletar] Pemilu dan Massa Pemilih ( 2 )
>
> Anti Bullshit Frustasi ya..? hehehe
> Makanya belajar dulu....
>
> GP
>
> 2008/10/19 Anti Bullshit <anti.bulshit@ yahoo.com>
>
> > wah rupanya lo bisa juga mikir bener Sur?
> > begini dong jangan kayak yang lain di otaknya cuman ada tahi dan tahi
> > doang, akhirnya tahinya diubah jadi Tuhan...hahaha. .....haha. ...
> > bener kaum proletar harus lo sadarin menjelang pemilu ini..
> >
> > awas jangan ikut0ikutan lagi ngebahas TAHI ANJING kayak member proletar
> > lainnya
> >
> > n.b
> > jangan merasa dipuji lo, gw gak muji lo!, gw cuman secara logis ngeliat
> lo
> > di postingan lu, lu udah bertindak lebih mencerahkan, daripada postingan
> lu
> > sebelumnya
> >
> >
> > ----- Original Message ----
>  > From: gsuryana <[EMAIL PROTECTED] net.id <gsuryana%40indo. net.id>>
> > To: [EMAIL PROTECTED] s.com <proletar%40yahoogr oups.com> ;
> > PersIndonesia@ yahoogroups. com <PersIndonesia% 40yahoogroups. com>
> > Sent: Saturday, October 18, 2008 18:19:01
> > Subject: [proletar] Pemilu dan Massa Pemilih ( 2 )
> >
> > Massa Pemilih saat ini bisa dibilang hanya dibutuhkan dukungan suara
> > didalam
> > bilik pemilihan suara, setelah pesta pemilihan usai kehidupan berjalan
> > kembali seperti sedia kala.
> > Hal ini terlihat dari dua kali pemilu Legislatif ( 1999 dan 2004 ) dan
> > pemilu yang akan datang ( 2009 ), dimana masyarakat masih diberi pilihan
> > banyak partai yang sebenarnya malah membuat pening kepala, terutama
> setelah
> >
> > masuk kamar bilik pemilih, dimana harus memberi 1 pilihan pada masing
> > masing
> > lembar dari 3 lembar kertas pilihan dengan isi yang hanya dikenal lambang
> > partai semata.
> > ( Untuk daerah khusus seperti Jakarta hanya memilih 2 lembar, untuk DPR
> > Pusat dan DPRD ).
> >
> > Dengan situasi dan kondisi seperti ini, penjelasan mengenai pengetahuan
> > politik menjadi bukan lagi prioritas, sedang untuk jangka panjang hal
> > seperti ini tentunya kurang baik untuk pembelajaran politik.
> >
> > Sayangnya hal hal yang berhubungan dengan politik justru sering kali
> > diabaikan, sehingga massa pemilih pada akhirnya lebih memilih kepentingan
> > jangka pendek, dimana seperti pepatah habis manis sepah dibuang, tak
> > berbeda
> > banyak dengan yang dialami oleh masyarakat awam politik.
> >
> > Dengan sistim pemilihan yang ada saat ini dimana seorang pemilih dalam
> > kurun
> > waktu 5 tahun harus memberikan suaranya minimal 5 kali mengakibatkan
> > kebosanan dan kerancuan berfikir, semisal untuk memilih Walikota/Bupati
> > seorang pemilih akan diberi pilihan mencoblos seorang calon yang didukung
> > koalisi beberapa partai politik, sedang disaat lain harus memilih satu
> > partai saja, tanpa penjelasan mengenai koalisi dan tidak memahami apa itu
> > koalisi mengakibatkan kebingungan dan pada akhirnya menimbulkan apatisme
> > untuk memilih dan mengakibatkan meningkatnya golput.
> >
> > Untuk yang sudah memahami politik, memang tidak menjadi masalah, dan bagi
> > yang tidak memahami politik terutama dari kader partai akan mengakibatkan
> > kinerja partai menjadi tidak maksimal.
> >
> > Semisal sebuah partai nasionalis berkoalisi dengan partai agamis, untuk
> > kader partai militan dari kedua kelompok ini akan sulit bersinergi
> terutama
> > di kalangan bawah, karena pada saat pemilu Legislatif setiap kader secara
> > tidak langsung dibekali kelemahan kelemahan dari partai saingannya.
> > Bilamana kader partai militan saja sudah setengah hati bekerja, apalagi
> > dengan masyarakat pemilih yang memang tidak memahami politik.
> >
> > Dengan situasi dan kondisi seperti ini pemilu bisa dibilang memang
> menjadi
> > pesta yang benar benar sebuah pesta semata, sedang pembelajaran
> politiknya
> > sendiri masih berjalan tersendat sendat, dimana setelah usai pemilihan
> > kondisi masyarakat kembali ke kesibukan seperti biasanya.
> > Hal ini juga mengakibatkan massa pemilih bisa berubah ubah dari satu
> partai
> >
> > ke
> > partai lain, karena situasi dan kondisi yang berjalan selain tidak
> > berkesinambungan dan konsisten juga kurangnya program nyata dari peranan
> > partai politik.
> >
> > Tidak sedikit atribut yang dipakai untuk massa kampanye yang nilainya
> tidak
> >
> > sedikit sebagian menjadi mubazir seperti bendera, spanduk, iklan dimedia
> > massa dan baliho, sedang untuk atribut seperti kaus akan tetap dipakai
> bila
> >
> > partainya minimal memiliki suara yang cukup significant sedang bila
> > perolehan suara kurang maksimal akan membuat malu pemakainya.
> >
> > Atribut partai yang diterima masyarakat pemilih tentunya tidak sama di
> > setiap wilayah, karena adanya image wilayah tersebut sudah dikuasai oleh
> > partai tertentu, sedang di dalam kenyataan hal demikian belum tentu
> terjadi
> > di semua wilayah, karena banyaknya partai akan membuat masyarakat pemilih
> > memiliki beberapa pilihan, tinggal kemampuan kader partai di wilayah
> > tersebut dalam mendekati para pimpinan dimasyarakat sekitarnya..
> >
> > Memiliki kemampuan mendekati tokoh nasional yang memiliki basis massa
> besar
> > bukan menjadi jaminan sebuah pemilu menjadi menang, semisal ditahun 2004
> > lalu dimana pada pemilihan Presiden Megawati berpasangan dengan Hasyim
> > Muzadi tidak memperoleh suara sesuai dengan jumlah massa NU yang
> merupakan
> > suara terbanyak didalam sebuah pemilu, hal ini terjadi karena peranan
> > Toga/Tokoh Agama setempat tidak dirangkul dengan baik oleh kader partai
> > dibawahnya, sedang didalam proses pemilu Toga tidak tergantung dengan
> > pimpinan hierarki agama yang sudah mendukung Mega & Hasyim.
> > Sayangnya pendekatan ditingkat atas kurang dibarengi dengan di tingkat
> > bawah, sehingga terjadi miss komunikasi dan adanya pikiran kurang
> dihargai
> > di tingkat yang lebih bawah.
> >
> > Pemilihan umum baik Pilkada, Legislatif maupun Presiden saat ini memang
> > lebih banyak menjadi pesta semata, tak heran angka golput menjadi pilihan
> > dari beberapa kelompok masyarakat, dan sekali seorang Tomas memilih
> golput,
> > secara tidak langsung akan membawa masyarakat di sekitarnya akan menjadi
> > golput.
> >
> > Sedang golput biarpun menjadi pilihan yang tidak melanggar hukum, pada
> > akhirnya akan membuat masyarakat banyak sadar bahwa golput sebagai salah
> > satu keputusan karena apatisme dengan situasi politik secara umum yang
> > berjalan tanpa arah yang jelas.
> >
> > Khusus untuk masyarakat yang memilih golput pada dasarnya berwawasan
> > Nasionalis, karena dari masyarakat agamis pada umumnya sudah mempunyai
> > pilihan partai politik yang berbasis agama, sehingga partisipan untuk
> > memilih menjadi tinggi.
> >
> > Akhir kata pemilu akbar Legislatif dan Presiden akan berlangsung di tahun
> > 2009, semoga partai partai yang sedemikian banyaknya menjadi peserta
> pemilu
> > mampu meneruskan visi dan misi partai nya kepada masyarakat pemilih
> dengan
> > bahasa awam yang mudah dimengerti oleh masyarakat pemilih, sehingga
> pemilu
> > sebagai salah satu syarat berdemokrasi bisa dipahami oleh masyarakat
> awam.
> >
> > sur.
> > http://indolobby. blogspot. com..
> >
> > http://indolobby. blogspot. com
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> > Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .
> yahoo.com
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
>
> --
> Salam, Great Pretender
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> 
>

-- 
Salam, Great Pretender

[Non-text portions of this message have been removed]

    


      Get your new Email address!
Grab the Email name you&#39;ve always wanted before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke