Memang ada baiknya istilah "tukang perintah" diganti, dan soal itu sudah pernah
dibahas di sini.
Tapi, tanpa diganti pun sesungguhnya rakyat - lewat majelis / dewan - tetap
berhak menuntut tanggungjawab bahkan mengganti abdi rakyat yang nggak becus.
Masalahnya, menduduki jabatan publik di jaman sekarang masih lekat dengan paham
kekuasaan. Sehingga jelas bahwa jalan yang sekarang ditempuh tidak meletakkan
kekuasaan di tangan rakyat. Dengan kata lain, demokratisasi di Indonesia masih
hangat-hangat tai ayam. Sialnya lagi, tai hangat itu terus-menerus dipanaskan
dengan bahan bakar feodalisme.
Jadi, kegemaran (kemampuan?) bangsa ini sekarang ibarat sebatas memanaskan
makanan jadi. Itulah yang lebih mendesak untuk diganti dengan mengembalikan
ketrampilan membuat masakan sendiri yang lebih segar, sehat, dan kena di lidah.
Jangan lupa juga pakai bahan bakar yang tidak merusak lingkungan.
--- Jaka Santika <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Itulah...! Sebutannya juga Pemerintah jadi kerjaannya juga cuma
> beri perintah saja. Kalau yang memberi perintah nggak becus dan
> yang melaksanakan perintahnya juga ngawur maka beginilah jadinya
> negara kita ini.
>
> Apakah tidak lebih baik sebutan pemerintah diganti dengan
> pengelola negara saja? Jadi kalau negaranya nggak beres artinya
> yang mengelola negara nggak becus. Dan rakyat (sebagai pemilik
> negara ini) berhak untuk menuntut tanggung jawab atau bahkan
> mengganti pengelola negara tersebut.
>
> --- ajegile lu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> > (catatan dibuang sayang)
> >
> > Gerah. Semua orang ............ .....
> (maaf, saya potong supaya tidak terlalu panjang).... ...
> >
> >
> > Ketidakbecusan pemerintah mengelola utang menyebabkan mereka
> > harus putus sekolah untuk menambal kebutuhan hidup sehari-hari.
> > Singkatnya, belum ada pemerintahan yang betul-betul
> > berpandangan bahwa rakyat adalah saudaranya sendiri.
> >
> >
>
>
>
------------------------------------
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/