Dua hari kemudian…………..
Kota kecil Liao Tung kelihatan sepi, tak kelihatan lagi keramaian ; dirumah Si 
Tiga Dewa yang menjadi markas besarnyapun kelihatan lengang sekali seperti tak 
ada penghuninya; hari itu kelihatan masuk dua orang yang satu tua dan satu lagi 
sastrawan muda; itulah dia Si Baju Hijau dulu hari dengan si Sastrawan tampak 
memasuki kota yang lengang itu. Kini Si Baju Hijau sudah tak memakai baju Hijau 
lagi. Mereka berduapun kelihatan sangat heran melihat keadaan kota Liao Tung 
yang sangat sepi itu, mereka langsung menuju ke gedung markas Tiga Dewa, dengan 
hati hati mereka menuju pintu gerbang dan bertemu dengan penjaga pintu yang 
kelihatan sangat ketakutan. Si orang tengah baya mengatakan ingin menemui Si 
Tiga Dewa; si penjaga dengan rasa was was mengatakan Tiga tuan itu tak ingin 
bertemu siapapun hari ini; tapi dua orang itu tetap memaksa ingin masuk; sedang 
kedua orang itu ngotot keluarlah kepala rumah tangga gedung besar itu; tentu 
saja dia salah satu murid
 tiga Dewa. Begitu melihat siapa yang datang lantas saja dia bersoja; yang 
dibalas oleh keduanya; dia sedikit menanya keperluan kedua orang itu dengan 
sangat hormat; dan ketika dia mengetahui maksud kedatangan tua muda ini, maka 
kepala rumah tangga itu berkata:
“Maaf ,Jiwie memang tamu yang diharapkan bisa datang sebagai sahabat oleh tuan 
kami bertiga; akan tetapi kali ini Sam Looya sedang dapat halangan besar, tak 
bisa menerima tamu siapapun juga, maafkan.” Dia bersoja sekali lagi tanda 
secara halus mengusir kedua tamu itu.
“Hehehe, saat ini kami berdua datang ingin membicarakan sesuatu yang sangat 
penting; diterima atau tidak tetap kami akan memaksa masuk; dan itu merupakan 
kepastian.” Begitulah Si Tua berkata dengan sangat keren.
Mendengar kata kata yang setengah memaksa itu Si Kepala Rumah Tangga sedikit 
berobah mukanya, tapi kemudian berkata dengan getir:”Kami sedang mendapat 
kesulitan, bila Jiwie Sianseng memaksa …. Tunggulah sebentar, aku akan tanyakan 
dulu pada Sam Looya, dan sebutkan Nama besar jiwie serta gelarannya sekalian, 
akan kusampaikan pada Sam Looya.”


      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke