“hemmm katakana aku Ong Gi Leng si Pendekar Kelana, dan ini anak muda adalah 
saudara angkatku Coe Hong ,Si satrawan Rudin; silakan kau menyampaikannya pada 
Looyamu!”
Segera saja Si Kepala urusan Rumah tangga itu berlari kedalam; langsung 
memasuki kamar besar dimana kelihatan si Toa Sian sedang berbaring sakit; 
sedang Dewa kedua serta ketiga lagi merawatnya dengan telaten; melihat 
kedatangan Si Kepala rumah tangga kedua Dewa itu berkerut kening tanda kurang 
senang; dan membentak lirih:”Heh kau mau apa? Kenapa tanpa dipanggil berani 
masuk hah?”
Si Kepala Pelayan yang bernama Tan Kow menjatuhkan diri dan mengatakan ada dua 
tamu yang tempo hari mengacau , kini datang lagi dan minta bertemu serta 
memaksa; dan dia sebutkan juga nama serta gelaran kedua orang itu.
Tidak kepalang kagetnya Si Dua Dewa itu, karena nama Si Pendekar Kelana ada 
hubungan dekat dengan Komandan Gilimkun di kota Raja; ada apa pula dia datang 
kesini, dimana kami sedang susah. Kemudian setelah terdiam beberapa saat, kedua 
orang itupun menyuruh si Pelayan untuk mempersilakan tamunya masuk..
  
Ong Gi Leng dan Coe Hongpun masuk dan dipersilakan menunggu diruang 
tamu,kemudian Phang Jie Kiong Si Cakar Rajawali dan Louw Tie Kin Si Bayangan 
Malaikat keluar menemui kedua tamu yang tak diharapkan itu. Dengan 
menyembunyikan perasaannya kedua Dewa itu dengan seramah mungkin menanyakan 
maksud kedatangan kedua tamu tersebut.
“Mana Toa Sian?” Itulah kata kata petama yang dikeluarkan Ong Gi Leng.
“Oh Toako sedang ketiban apes, maaf dia tak bisa menemui kalian, sekarang dia 
sedang sakit.”
“Tapi ini masalah penting sekali, harus dibicarakan dengan kalian bertiga 
sekaligus; bila perlu kami berdua akan ikut menyambangi dia, kalau memang dia 
sakit.”
Kata kata yang menunjukkan ketidak percayaan ini, tentu saja membuat mengkal 
Dewa Kedua dan Ketiga itu; tapi mereka masih bisa menahan sabar, kemudian Phang 
Jie Kiong berkata:”Kami memang sedang apes kali ini, Toako kena dilukai 
seseorang, dan kamipun tak berdaya, apakah kalian sungguh tak punya sedikit 
rasa, sehingga begitu mendesak pada kami?”


      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke