> > saya hendak menanggapi tulisan padang ekspress tentang penolakan sekelompok > orang (FORMIS) dan dukungan dari KAJATI SUMBAR yang baru atas pelarangan > Ahmadiyah di SUMBAR. ( > http://www.padangekspres.co.id/content/view/23345/105/) saya kira langkah > saudara kajati ini adalah preseden buruk bagi korps adhiyaksa. bagaimana > mungkin seorang yang mengerti hukum bisa sok mengerti masalah agama? apakah > KAJATI ini ulama? bagaimana dia mengawasi ahmadiyah padahal dia sendiri > belum tentu mengetahui masalahnya. apakah kajati padang juga seorang ahli > fiqh dan ahli tafsir sehingga bisa mengatakan ahmadiyah sebagai organisasi > terlarang dan merusak? saya kira sebagai penegak hukum seharusnya saudara > kajati membeberkan dulu kejahatan/pelanggaran hukum apa yang pernah/telah > dilakukan oleh organisasi ahmadiyah? apakah ahmadiyah melanggar SKB yang > baru dibuat kemarin? ini satu lagi contoh dimana pejabat tinggi setingkat > KAJATI di negri tidak bisa membedakan mana ranah hukum dan mana ranah > sosial....jikalah Ahmadiyah di jadikan organisasi sesat di padang....dia > seharusnya juga menyesatkan ratusan aliran dan tarekat2 Islam di sumatra > barat yang bahkan salah satunya bisa bersalawat dengan hanya berteriak tanpa > menyebutkan ucapan2 shalawat sama sekali....(tulisan ini saya kirim > keredaksi padangekspress.co.id) > > Bakorpakem Rapatkan Barisan Tindak Ahmadiyah Rabu, 19 November 2008 > > http://www.padangek spres.co. id/content/ view/23345/ > 105/<http://www.padangekspres.co.id/content/view/23345/105/> > > *Padang, Padek*—Meski baru menjabat sebagai Kajati Sumbar yang juga Ketua > Bakorpakem Sumbar, namun Sution Usman Adji sudah geram dengan keberadaan > Ahmadiyah. Ia pun berharap agar pemprov mampu bersikap tegas menyikapi aksi > penolakan keberadaan jemaat Ahmadiyah di Sumbar. > > Tak hanya itu, mantan Wakajati Jabar tersebut memuji gebrakan yang > dilakukan pemprov Sumsel yang melakukan kebijakan pelarangan Ahmadiyah. > Sution berharap pemprov Sumbar bisa mengikutinya. > > "Memang pusat yang punya peranan. Namun pemerintah daerah yang menentukan. > Gubernur Sumsel sudah dahulu mengeluarkan SK pelarangan jemaat Ahmadiyah di > wilayahnya," ungkap Sution. > > Terhadap gencarnya aksi dan harapan masyarakat agar Bakorpakem bisa > bertindak tegas, pria asli Madura itu mengaku sudah dilakukan, Di sana > Bakorpakem berfungsi sebagai lembaga yang mengawasi aliran-aliran > kepercayaan masyarakat. > > "Di satu sisi, harus ada yang digarisbawahi, bahwa kejaksaan bukan pihak > yang melarang. Kami hanya mengawasi. Dan saya yakin kejaksaan telah > menganjurkan agar Ahmadiyah dilarang, keputusannya tetap berada di tangan > pemerintah," ujar Sution. > > Menurutnya, jika Ahmadiyah mau jadi agama sendiri, tidak ada masalah, > silakan usul ke pemerintah. > > "Mungkin namanya Ahmadiyah dengan rasulnya Mirza Gulam Ahmad. Tapi, jangan > pakai nama Islam," pungkas Sution. > > *Rekomendasi Tegas* > > Seperti gayung bersambut, Formis (Forum Massa Islam) yang merupakan > gabungan organisasi Islam yang intens terhadap pelarangan jemaat Ahmadiyah, > kemarin mendatangi redaksi Padang Ekspres. > > Mereka berharap agar Bakorpakem mengeluarkan dan menghasilkan rekomendasi > yang tegas. "Kami mendengar adanya rapat Bakorpakem yang dilaksanakan besok > (hari ini, red). Diharapkan ada penindakan tegas terhadap Ahmadiyah yang > jelas-jelas menodai umat Islam. Organisasi ini harus segera dibubarkan," > ungkap H Amri Mansyur didampingi H Maat Atcin dan anggota Formis lainnya. > > Amri juga membeberkan, bahwa selama ini Formis telah memberikan tahap > konsolidasi dan koordinasi dengan aparat hukum termasuk kepada pemerintah. > "Tahap itu sudah selesai. Sekarang kami menginginkan adanya tindakan yang > nyata dari pemerintah dan aparat. Namun, kalau tidak ada, jangan salahkan > akan ada aksi dari umat Islam untuk menegakkan kebenaran," tambah Maat > Atchin. > > *Kondusif* > > Sementara itu suasana di Sekretariat Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) > Cabang Padang, Jalan Agus Salim, masih beraktivitas seperti biasanya. > > Saat kedatangan koran ini ke sana sekitar pukul 12.00 WIB tidak terlihat > pengamanan dari pihak kepolisian. Salah seorang pemuda Ahmadiyah, Firdaus > yang sedang duduk di sekreatariat menyatakan bahwa Mubaligh JAI, saat ini > sedang sakit sehingga tidak dapat diwawancarai. > > "Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian, sehingga tidak > ada hal yang perlu dikhawatirkan. Di samping itu, kita tetap bertahan tidak > akan mencabut plang Ahmadiyah, sebab ini identitas kami," ujarnya. (vin/nia) > > > > ------------------------------ > Dapatkan alamat Email baru Anda! > <http://sg.rd.yahoo.com/id/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/> > Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain! >
-- regard, Mirza www.mumcentre.co.id www.whiteshirt.co.cc kankerpayudara.wordpress.com www.friendster.com/wsstudio [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
