Sesuatu yang bikin pilu hati, pilu, marah, malu bercampur jadi satu.
 
Setelah rakyat di gelontor oleh lumpur oleh si iblis (bukan aku yang bilang 
lho),, 
sekarang saking ngak ada pilihan lain, ber-jibun rakyat yang kehilangan
semuanya, termasuk keadilan yang di-injak2, sekarang per- gi ber-bondong2
mendatangi Kedubes Belanda untuk minta suaka.
 
Hopu tumon iki.,rakyat yang di-injak2 oleh kolonialis selama 350 tahunan, karena
opsi lain sudah ngak punya ya apa boleh buat minta suaka saja ke majikan lama.
Abis bangsa dewek ngak ambil peduli, Malahan kelihatannya pemerintah 
memihak si 666.
 
Belum lagi krisis global saat ini, sempat di eksploit oleh 666 untuk seberapa 
bisa tidak melu-nasi hutangnya kepada rakyat. Sampai saat ini si 666 baru 
sempat ngelunasi 20% dari
kesediaan-nya untuk membayar hutang kepada rakyat , yang sudah di masukkan ke 
kubangan neraka lumpur di Sidoarjo. Apa tuh 20 juta rupiah dan 5 juta bagi 
penyewa runah 
yang dialami oleh rakyat yang kena musibah? Rp 20 juta,5 juta rupiah 
adalah...peanut!
Lagian pula si 666 sudah ambil semacam manuver, yakni dia 666 telah menyerahkan 
semua kegiaatan Bumi Resources kepada adiknya. Ceritanya dia si 666 itu mau
meluangkan waktunya bagi kesejahteraan pamilinya, atau mau cuci tangan dan 
tidak mau bertanggung jawab atas donasi lumpur yang tidak dikehendaki rakyat?
 
Eeenak banget tuh. Dari itu aku bisa bilang bagi pelanggar hukum ber-klas teri, 
jangan
main2 di tanah air. Kalau mau selamat ya jadi ikan kakap, tambah gede kakap 
tambah selamat. 
Contohnya si jaksa yang malang yang nyengkelit duit 600 ribu US$ kena 20 tahun, 
tapi bagi mentri agama yang nyengkelit jutaan US$ cuma dapat ganjaran 7 tahun. 
Kayaknya 20 tahunan bagi jaksa penuntut umum Amrozi cs itu adalah suatu
paket....pay back...agar para Isfun tidak tambah mengganas!
 
Ya ada2 saja cerita dari tanah air. Semoga ditahun 2009 ada cerita yang lebih
membahagiakan rakyat, asal nanti rakyat jangan salah pilih dalam Pemilu aja.
Tapi siapa yang patut kita pilih ya? Suatu pertanyaan yang jawabannya sukar2, 
gampang2.
Mau dapat birokrat yang bebas no 666 adalah suatu impian ditengah hari bolong.
 
Harry Adinegara


http://www.poskota. co.id/news_ baca.asp? id=48118&ik=3
 
 Aburizal Bakrie: Angka
666 Lambang Iblis
 
Jumat 28 November 2008, Jam: 20:11:00

JAKARTA (Pos Kota) – Konglomerat Aburizal Bakrie
yang juga Menko Kesra merasa tersinggung dengan pemuatan gambar
dirinya pada
sampul Majalah Tempo, terbitan 17-23 November 2008. Apalagi pada
pelipis
gambarnya ada angka 666.

"Angka 666 merupakan lambang iblis. Saya tahu,
pers mengkritik melalui karikatur tapi penggunaan suatu simbol iblis
terutama di
sampul bukanlah karikatur tapi sebuah praduga jahat untuk sengaja
menghina dan
merendahkan seseorang," kata Aburizal alias Ical didampingi kuasa
hukumnya Denny
Kailimang ketika mengadu ke Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakpus, Jumat
(28/11.)


Menko Kesra tersebut mengaku tidak nyaman dengan isi pemberitaan
Tempo.
"Saya masih dikaitkan dengan pengelolaan perusahaan. Padahal
seluruhnya sudah
saya serahkan kepada adik saya. Saya tidak terlibat lagi dengan
pengelolaan
perusahaan." (john/sir/t)

--- End forwarded message ---





      Start your day with Yahoo!7 and win a Sony Bravia TV. Enter now 
http://au.docs.yahoo.com/homepageset/?p1=other&p2=au&p3=tagline

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke