Juga bukan konflik negara vs negara, karena sejak awal Palestina memang
diposisikan sebagai 'bukan negara'. Setelah Perang Arab-Israel 1973 (tepatnya
usai perjanjian Camp David) negara-negara Arab peserta perang mengubah strategi
dengan jalan memberi bantuan kemanusiaan (dan senjata) kepada kelompok-kelompok
dalam Organisasi Palestina Merdeka (PLO).
Di sisi lain, Israel sebagai negara juga terus mendapat bantuan senjata (dan
politis) dari pemerintahan Barat, terutama negara-negara yang sempat merasakan
pukulan telak akibat embargo minyak 1973.
Perang 1973 adalah perang terakhir yang melibatkan negara vs negara. Semenjak
itu yang terjadi di Palestina hanyalah kekerasan negara (Israel) terhadap
penduduk Palestina. Di satu sisi Israel enggan memakai istilah 'perang' - dan
berargumen seolah mereka hanya ambil peran sebagai Satpol-PP dan Palestina
adalah pemukim liar - tapi di sisi lain Israel mengeluarkan juga
pernyataan-pernyataan yang memancing keterlibatan militer negara-negara
tetangga.
Untunglah para tetangga tidak lagi terpancing mengerahkan tentara nasional
masing-masing. Sebaliknya, justru Israel & sekutunya yang terus terjebak dalam
permainan sendiri: menghadapi kelompok-kelompok yang mereka sebut "teroris"
dengan segenap kekuatan tentara nasionalnya. Kenapa para tetangga /
negara-negara Arab (tidak semuanya Islam) luput dari pancingan? Karena mereka
mengimbangi cara pikir Israel yang "meneroriskan" lawan-lawannya.
Maka, dengan senang hati pula para tetangga menempatkan kembali Israel sebagai
kelompok teroris yang menjelma sebagai negara (ingat sejarah PD II & berdirinya
negara Israel). Di samping itu, negara-negara Arab menyadari kerepotan &
beratnya mengerahkan armada tentara nasional untuk memerangi teroris. Jadi,
cukup saja Israel diladeni dengan kelompok-kelompok bukan negara yang bisa
bergerak lebih lincah.
Toh, kalau betul, sampai sekarang pun keanggotaan Palestina di PBB masih
dimasukkan ke dalam golongan organisasi etnik / observer seperti Kurdi, Gypsy
dll (juga Vatikan?), dan bukan di kelompok 'negara'.
ajeg=
--- abdul rohim <ar_arr...@...> wrote:
>
> Betul memang bukan konflik agama, tapi sudah berapa wilayah
> Palestina yang diduduki Zionis israel(yahudi)? kemana PBB?
> Kenapa giliran Palestina PBB tidak turun tangan? Apakah PBB takut
> dengan Amerika, Kenapa Amerika mendukung kekejaman Israel?
> Lebih baik bubarkan saja PBB, yang tidak berani menghukum israel.
>
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[email protected]
mailto:[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/