Coba baca tulisan ini: 1964 Para pemimpin Arab membentuk PLO (Palestine Liberation Organization). Dengan ini secara resmi, nasib Palestina diserahkan ke pundak bangsa Arab-Palestina sendiri, dan tidak lagi urusan umat Islam. Masalah Palestina direduksi menjadi persoalan nasional bangsa Palestina.
Pemimpin Arab == pemimpin umat Islam. Dan nyang nulis org endo sendiri. sedih. 2009/1/9 gsuryana <[email protected]>: > Menarik untuk disimak bagaimana Israel dibantu sekutu dan mPek Be Bek > membuat masyarakat Palestina semakin habis. > > sur. > ps. > Mohon di koreksi bila informasi dibawah ini ada yang keliru. > ++++++ > > Sejarah Konflik Palestina - Israel dari Masa ke Masa > Jumat, 02-01-2009 06:45:33 oleh: Anwariansyah > Kanal: Opini > Pada tanggal 1 Januari 2009 ini serangan rezim zionis Israel ke Gaza atas > bangsa Palestina sudah berlangsung 5 hari (27 Desember 2008). Ratusan orang > sipil Palestina tewas menggenaskan, sedangkan ratusan lainnya luka-luka. > Kutukan atas serangan tersebut berdatangan dari berbagai negara, namun > sayangnya Amerika Serikat ternyata mem-veto resolusi PBB atas serangan > Israel ke Gaza tersebut > > Konflik Palestina - Israel menurut sejarah sudah 31 tahun ketika pada tahun > 1967 Israel menyerang Mesir, Yordania dan Syria dan berhasil merebut Sinai > dan Jalur Gaza (Mesir), dataran tinggi Golan (Syria), Tepi Barat dan > Yerussalem (Yordania).. Sampai sekarang perdamaian sepertinya jauh dari > harapan. Ditambah lagi terjadi ketidaksepakatan tentang masa depan Palestina > dan hubungannya dengan Israel di antara faksi-faksi di Palestina sendiri. > Tulisan ini dimaksudkan sebagai pengingat sekaligus upaya membuka pemahaman > kita mengenai latar belakang sejarah sebab terjadinya konflik ini. > > 2000 SM - 1500 SM > Istri Nabi Ibrahim A.s., Siti Hajar mempunyai anak Nabi Ismail A.s. > (bapaknya bangsa Arab) dan Siti Sarah mempunyai anak Nabi Ishak A.s. yang > kemudian mempunyai anak Nabi Ya'qub A.s. alias Israel (Israil, Qur'an). Anak > keturunannya disebut Bani Israel sebanyak 7 (tujuh) orang. Salah satunya > bernama Nabi Yusuf A.s. yang ketika kecil dibuang oleh saudara-saudaranya > yang dengki kepadanya. Nasibnya yang baik membawanya ke tanah Mesir dan > kemudian dia menjadi bendahara kerajaan Mesir. Ketika masa paceklik, Nabi > Ya'qub > A.s. beserta saudara-saudara Yusuf bermigrasi ke Mesir. Populasi anak > keturunan Israel (Nabi Ya'qub A.s.) membesar. > > 1550 SM - 1200 SM > Politik di Mesir berubah. Bangsa Israel dianggap sebagai masalah bagi negara > Mesir. Banyak dari bangsa Israel yang lebih pintar dari orang asli Mesir dan > menguasai perekonomian. Oleh pemerintah Firaun bangsa Israel diturunkan > statusnya menjadi budak. > > 1200 SM - 1100 SM > Nabi Musa A.s. memimpin bangsa Israel meninggalkan Mesir, mengembara di > gurun Sinai menuju tanah yang dijanjikan, asalkan mereka taat kepada Allah > Swt - dikenal dengan cerita Nabi Musa A.s. membelah laut ketika bersama > dengan bangsa Israel dikejar-kejar oleh tentara Mesir menyeberangi Laut > Merah. Namun saat mereka diperintah untuk memasuki tanah Filistin > (Palestina), mereka membandel dan berkata: "Hai, Musa, kami sekali-kali > tidak akan memasukinya selama-lamanya, selagi ada orang yang gagah perkasa > di dalamnya, karena itu pergilah kamu bersama Rabbmu (Tuhanmu), dan > berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini > saja." (QS 5:24) > Akibatnya mereka dikutuk oleh Allah Swt dan hanya berputar-putar saja di > sekitar Palestina. Belakangan agama yang dibawa Nabi Musa A.s. disebut > Yahudi - menurut salah satu marga dari bangsa Israel yang paling banyak > keturunannya, yakni Yehuda, dan akhirnya bangsa Israil - tanpa memandang > warga negara atau tanah airnya - disebut juga orang-orang Yahudi. > > 1000 SM - 922 SM > Nabi Daud A.s. (anak Nabi Musa A.s.) mengalahkan Goliath (Jalut, Qur'an) > dari Filistin. Palestina berhasil direbut dan Daud dijadikan raja. Wilayah > kerajaannya membentang dari tepi sungai Nil hingga sungai Efrat di Iraq. > Sekarang ini Yahudi tetap memimpikan kembali kebesaran Israel Raya seperti > yang dipimpin raja Daud. Bendera Israel adalah dua garis biru (sungai Nil > dan Eufrat) dan Bintang Daud. Kepemimpinan Daud A.s. diteruskan oleh anaknya > Nabi Sulaiman A.s. dan Masjidil Aqsa pun dibangun. > > 922 SM - 800 SM > Sepeninggal Sulaiman A.s., Israel dilanda perang saudara yang > berlarut-larut, hingga akhirnya kerajaan itu terbelah menjadi dua, yakni > bagian Utara bernama Israel beribukota Samaria dan Selatan bernama Yehuda > beribukota Yerusalem. > > 800 SM - 600 SM > Karena kerajaan Israel sudah terlalu durhaka kepada Allah Swt maka kerajaan > tersebut dihancurkan oleh Allah Swt melalui penyerangan kerajaan Asyiria. > "Sesungguhnya Kami telah mengambil kembali perjanjian dari Bani Israil, dan > telah Kami utus kepada mereka rasul-rasul. Tetapi setiap datang seorang > rasul kepada mereka dengan membawa apa yang tidak diingini hawa nafsu > mereka, maka sebagian rasul-rasul itu mereka dustakan atau mereka bunuh." > (QS 5:70) > Hal ini juga bisa dibaca di Injil (Bible) pada Kitab Raja-raja ke-1 14:15 > dan Kitab Raja-raja ke-2 17:18. > > 600 SM - 500 SM > Kerajaan Yehuda dihancurkan lewat tangan Nebukadnezar dari Babylonia. Dalam > Injil Kitab Raja-raja ke-2 23:27 dinyatakan bahwa mereka tidak mempunyai hak > lagi atas Yerusalem. Mereka diusir dari Yerusalem dan dipenjara di > Babylonia. > > 500 SM - 400 SM > Cyrus Persia meruntuhkan Babylonia dan mengijinkan bangsa Israel kembali ke > Yerusalem. > > 330 SM - 322 SM > Israel diduduki Alexander Agung dari Macedonia (Yunani). Ia melakukan > hellenisasi terhadap bangsa-bangsa taklukannya. Bahasa Yunani menjadi bahasa > resmi Israel, sehingga nantinya Injil pun ditulis dalam bahasa Yunani dan > bukan dalam bahasa Ibrani. > > 300 SM - 190 SM > Yunani dikalahkan Romawi. Maka Palestina pun dikuasai imperium Romawi. > > 1 - 100 M > Nabi Isa A.s. / Yesus lahir, kemudian menjadi pemimpin gerakan melawan > penguasa Romawi. Namun selain dianggap subversi oleh penguasa Romawi (dengan > ancaman hukuman tertinggi yakni dihukum mati di kayu salib), ajaran Yesus > sendiri ditolak oleh para Rabbi Yahudi. Namun setelah Isa tiada, bangsa > Yahudi memberontak terhadap Romawi. > > 100 - 300 > Pemberontakan berulang. Akibatnya Palestina dihancurkan dan dijadikan area > bebas Yahudi. Mereka dideportasi keluar Palestina dan terdiaspora ke segala > penjuru imperium Romawi. Namun demikian tetap ada sejumlah kecil pemeluk > Yahudi yang tetap bertahan di Palestina. Dengan masuknya Islam kemudian, > serta dipakainya bahasa Arab di dalam kehidupan sehari-hari, mereka lambat > laun terarabisasi atau bahkan masuk Islam. > > 313 > Pusat kerajaan Romawi dipindah ke Konstantinopel dan agama Kristen dijadikan > agama negara. > > 500 - 600 > Nabi Muhammad Saw lahir di tahun 571 M. Bangsa Yahudi merembes ke > semenanjung Arabia (di antaranya di Khaibar dan sekitar Madinah), kemudian > berimigrasi dalam jumlah besar ke daerah tersebut ketika terjadi perang > antara Romawi dengan Persia. > > 621 > Nabi Muhammad Saw melakukan perjalanan ruhani Isra' dari masjidil Haram di > Makkah ke masjidil Aqsa di Palestina dilanjutkan perjalana Mi'raj ke > Sidrathul Muntaha (langit lapis ke-7). Rasulullah menetapkan Yerusalem > sebagai kota suci ke-3 ummat Islam, dimana sholat di masjidil Aqsa dinilai > 500 kali dibanding sholat di masjid lain selain masjidil Haram di Makkah dan > masjid Nabawi di Madinah. Masjidil Aqsa juga menjadi kiblat umat Islam > sebelum dipindah arahnya ke Ka'bah di masjidil Haram, Makkah. > > 622 > Hijrah Nabi Muhammad Saw ke Madinah dan pendirian negara Islam - yang > selanjutnya disebut khilafah. Nabi mengadakan perjanjian dengan bangsa > Yahudi yang menjadi penduduk Madinah dan sekitarnya, yang dikenal dengan > "Piagam Madinah". > > 626 > Pengkhianatan Yahudi dalam perang Ahzab (perang parit) dan berarti melanggar > Perjanjian Madinah. Sesuai dengan aturan di dalam kitab Taurat mereka > sendiri, mereka harus menerima hukuman dibunuh atau diusir. > > 638 > Di bawah pemerintahan Khalifah Umar Ibnu Khattab ra. Seluruh Palestina > dimerdekakan dari penjajah Romawi. Seterusnya seluruh penduduk Palestina, > Muslim maupun Non Muslim, hidup aman di bawah pemerintahan khilafah. > Kebebasan beragama dijamin sepenuhnya. > > 700 - 1000 > Wilayah Islam meluas dari Asia Tengah, Afrika hingga Spanyol. Di dalamnya, > bangsa Yahudi mendapat peluang ekonomi dan intelektual yang sama. Ada > beberapa ilmuwan terkenal di dunia Islam yang sesungguhnya adalah orang > Yahudi. > > 1076 > Yerusalem dikepung oleh tentara salib dari Eropa. Karena pengkhianatan kaum > munafik (sekte Drusiah yang mengaku Islam tetapi ajarannya sesat), pada > tahun 1099 M tentara salib berhasil menguasai Yerusalem dan mengangkat > seorang raja Kristen. Penjajahan ini berlangsung hingga 1187 M sampai > Salahuddin Al-Ayyubi membebaskannya dan setelah itu ummat Islam yang terlena > sufisme yang sesat bisa dibangkitkan kembali. > > 1453 > Setelah melalui proses reunifikasi dan revitalisasi wilayah-wilayah khilafah > yang tercerai berai setelah hancurnya Baghdad oleh tentara Mongol (1258 M), > khilafah Utsmaniah dibawah Muhammad Fatih menaklukan Konstatinopel, dan > mewujudkan nubuwwah Rasulullah. > > 1492 > Andalusia sepenuhnya jatuh ke tangan Kristen Spanyol (reconquista). Karena > cemas suatu saat umat Islam bisa bangkit lagi, maka terjadi pembunuhan, > pengusiran dan pengkristenan massal. Hal ini tidak cuma diarahkan pada > Muslim namun juga pada Yahudi. Mereka lari ke wilayah khilafah Utsmaniyah, > diantaranya ke Bosnia. Pada 1992 Raja Juan Carlos dari Spanyol secara resmi > meminta maaf kepada pemerintah Israel atas holocaust (pemusnahan etnis) 500 > tahun sebelumnya. (Tapi tidak permintaan maaf kepada umat Islam). > > 1500 - 1700 > Kebangkitan pemikiran di Eropa, munculnya sekularisme (pemisahan agama / > gereja dengan negara), nasionalisme dan kapitalisme. Mulainya kemajuan > teknologi moderen di Eropa. Abad penjelajahan samudera dimulai. Mereka > mencari jalur perdagangan alternatif ke India dan Cina, tanpa melalui > daerah-daerah Islam. Tapi akhirnya mereka didorong oleh semangat > kolonialisme dan imperialisme, yakni Gold, Glory dan Gospel. Gold berarti > mencari kekayaan di tanah jajahan, Glory artinya mencari kemasyuran di atas > bangsa lain dan Gospel (Injil) artinya menyebarkan agama Kristen ke penjuru > dunia. > > 1529 > Tentara khilafah berusaha menghentikan arus kolonialisme/imperialisme serta > membalas reconquista langsung ke jantung Eropa dengan mengepung Wina, namun > gagal. Tahun 1683 M kepungan diulang, dan gagal lagi. Kegagalan ini terutama > karena tentara Islam terlalu yakin pada jumlah dan perlengkapannya. > ". yaitu ketika kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlahmu, maka jumlah > yang banyak itu tidak memberi manfaat kepadamu sedikitpun, dan bumi yang > luas itu terasa sempit olehmu, kemudian kamu lari ke belakang dan > bercerai-berai." (QS 9:25). > > 1798 > Napoleon berpendapat bahwa bangsa Yahudi bisa diperalat bagi tujuan-tujuan > Perancis di Timur Tengah. Wilayah itu secara resmi masih di bawah Khilafah. > > 1831 > Untuk mendukung strategi "devide et impera" Perancis mendukung gerakan > nasionalisme Arab, yakni Muhammad Ali di Mesir dan Pasya Basyir di Libanon. > Khilafah mulai lemah dirongrong oleh semangat nasionalisme yang menular > begitu cepat di tanah Arab. > > 1835 > Sekelompok Yahudi membeli tanah di Palestina, dan lalu mendirikan sekolah > Yahudi pertama di sana. Sponsornya adalah milyuder Yahudi di Inggris, Sir > Moshe Monteveury, anggota Free Masonry. Ini adalah pertama kalinya sekolah > berkurikulum asing di wilayah Khilafah. > > 1838 > Inggris membuka konsulat di Yerusalem yang merupakan perwakilan Eropa > pertama di Palestina. > > 1849 > Kampanye mendorong imigrasi orang Yahudi ke Palestina. Pada masa itu jumlah > Yahudi di Palestina baru sekitar 12.000 orang. Pada tahun 1948 jumlahnya > menjadi 716.700 dan pada tahun 1964 sudah hampir 3 juta orang. > > 1882 > Imigrasi besar-besaran orang Yahudi ke Palestina yang berselubung agama, > simpati dan kemanusiaan bagi penderitaan Yahudi di Eropa saat itu. > > 1891 > Para penduduk Palestina mengirim petisi ke Khalifah, menuntut dilarangnya > imigrasi besar-besaran ras Yahudi ke Palestina. Sayang saat itu khilafah > sudah "sakit-sakitan" (dijuluki "the sick man at Bosporus). Dekadensi > pemikiran meluas, walau Sultan Abdul Hamid sempat membuat terobosan dengan > memodernisir infrastruktur, termasuk memasang jalur kereta api dari Damaskus > ke Madinah via Palestina! Sayang, sebelum selesai, Sultan Abdul Hamid > dipecat oleh Syaikhul Islam (Hakim Agung) yang telah dipegaruhi oleh > Inggris. Perang Dunia I meletus, dan jalur kereta tersebut dihancurkan. > > 1897 > Theodore Herzl menggelar kongres Zionis sedunia di Basel Swiss. Peserta > Kongres I Zionis mengeluarkan resolusi, bahwa umat Yahudi tidaklah sekedar > umat beragama, namun adalah bangsa dengan tekad bulat untuk hidup secara > berbangsa dan bernegara. Dalam resolusi itu, kaum zionis menuntut tanah air > bagi umat Yahudi - walaupun secara rahasia - pada "tanah yang bersejarah > bagi mereka". Sebelumnya Inggris hampir menjanjikan tanah protektorat Uganda > atau di Amerika Latin ! Di kongres itu, Herzl menyebut, Zionisme adalah > jawaban bagi "diskriminasi dan penindasan" atas umat Yahudi yang telah > berlangsung ratusan tahun. Pergerakan ini mengenang kembali bahwa nasib umat > Yahudi hanya bisa diselesaikan di tangan umat Yahudi sendiri. Di depan > kongres, Herzl berkata, "Dalam 50 tahun akan ada negara Yahudi !" Apa yang > direncanakan Herzl menjadi kenyataan pada tahun 1948. > > 1916 > Perjanjian rahasia Sykes - Picot oleh sekutu (Inggris, Perancis, Rusia) > dibuat saat meletusnya Perang Dunia (PD) I, untuk mencengkeram > wilayah-wilayah Arab dan Khalifah Utsmaniyah dan membagi-bagi di antara > mereka. PD I berakhir dengan kemenangan sekutu, Inggris mendapat kontrol > atas Palestina. Di PD I ini, Yahudi Jerman berkomplot dengan Sekutu untuk > tujuan mereka sendiri (memiliki pengaruh atau kekuasaan yang lebih besar). > > 1917 > Menlu Inggris keturunan Yahudi, Arthur James Balfour, dalam deklarasi > Balfour memberitahu pemimpin Zionis Inggris, Lord Rothschild, bahwa Inggris > akan memperkokoh pemukiman Yahudi di Palestina dalam membantu pembentukan > tanah air Yahudi. Lima tahun kemudian Liga Bangsa-bangsa (cikal bakal PBB) > memberi mandat kepada Inggris untuk menguasai Palestina. > > 1938 > Nazi Jerman menganggap bahwa pengkhianatan Yahudi Jerman adalah biang keladi > kekalahan mereka pada PD I yang telah menghancurkan ekonomi Jerman. Maka > mereka perlu "penyelesaian terakhir" (endivsung). Ratusan ribu keturunan > Yahudi dikirim ke kamp konsentrasi atau lari ke luar negeri (terutama ke > AS). Sebenarnya ada etnis lain serta kaum intelektual yang berbeda politik > dengan Nazi yang bernasib sama, namun setelah PD II Yahudi lebih berhasil > menjual ceritanya karena menguasai banyak surat kabar atau kantor-kantor > berita di dunia. > > 1944 > Partai buruh Inggris yang sedang berkuasa secara terbuka memaparkan politik > "membiarkan orang-orang Yahudi terus masuk ke Palestina, jika mereka ingin > jadi mayoritas. Masuknya mereka akan mendorong keluarnya pribumi Arab dari > sana." Kondisi Palestina pun memanas. > > 1947 > PBB merekomendasikan pemecahan Palestina menjadi dua negara: Arab dan > Israel. > > 1948, 14 Mei. > Sehari sebelum habisnya perwalian Inggris di Palestina, para pemukim Yahudi > memproklamirkan kemerdekaan negara Israel. Mereka melakukan agresi > bersenjata terhadap rakyat Palestina yang masih lemah, hingga jutaan dari > mereka terpaksa mengungsi ke Libanon, Yordania, Syria, Mesir dan lain-lain. > Palestina Refugees menjadi tema dunia. Namun mereka menolak eksistensi > Palestina dan menganggap mereka telah memajukan areal yang semula kosong dan > terbelakang. Timbullah perang antara Israel dan negara-negara Arab > tetangganya. Namun karena para pemimpin Arab sebenarnya ada di bawah > pengaruh Inggris - lihat Imperialisme Perancis dan Inggris di tanah Arab > sejak tahun 1798 - maka Israel mudah merebut daerah Arab Palestina yang > telah ditetapkan PBB. > > 1948, 2 Desember > Protes keras Liga Arab atas tindakan AS dan sekutunya berupa dorongan dan > fasilitas yang mereka berikan bagi imigrasi zionis ke Palestina. Pada waktu > itu, Ikhwanul Muslimin (IM) di bawah Hasan Al-Banna mengirim 10.000 > mujahidin untuk berjihad melawan Israel. Usaha ini kandas bukan karena > mereka dikalahkan Israel, namun karena Raja Farouk yang korup dari Mesir > takut bahwa di dalam negeri IM bisa melakukan kudeta, akibatnya tokoh-tokoh > IM dipenjara atau dihukum mati. > > 1956, 29 Oktober > Israel dibantu Inggris dan Perancis menyerang Sinai untuk menguasai terusan > Suez. Pada kurun waktu ini, militer di Yordania menawarkan baiat ke Hizbut > Tahrir (salah satu harakah Islam) untuk mendirikan kembali Khilafah. Namun > Hizbut Tahrir menolak, karena melihat rakyat belum siap. > > 1964 > Para pemimpin Arab membentuk PLO (Palestine Liberation Organization). Dengan > ini secara resmi, nasib Palestina diserahkan ke pundak bangsa Arab-Palestina > sendiri, dan tidak lagi urusan umat Islam. Masalah Palestina direduksi > menjadi persoalan nasional bangsa Palestina. > > 1967 > Israel menyerang Mesir, Yordania dan Syria selama 6 hari dengan dalih > pencegahan, Israel berhasil merebut Sinai dan Jalur Gaza (Mesir), dataran > tinggi Golan (Syria), Tepi Barat dan Yerussalem (Yordania). Israel dengan > mudah menghancurkan angkatan udara musuhnya karena dibantu informasi dari > CIA (Central Intelligence Agency = Badan Intelijen Pusat milik USA). > Sementara itu angkatan udara Mesir ragu membalas serangan Israel, karena > Menteri Pertahanan Mesir ikut terbang dan memerintahkan untuk tidak > melakukan tembakan selama dia ada di udara. > > 1967, Nopember > Dewan Keamanan PBB mengeluarkan Resolusi Nomor 242, untuk perintah penarikan > mundur Israel dari wilayah yang direbutnya dalam perang 6 hari, pengakuan > semua negara di kawasan itu, dan penyelesaian secara adil masalah pengungsi > Palestina. > > 1969 > Yasser Arafat dari faksi Al-Fatah terpilih sebagai ketua Komite Eksekutif > PLO dengan markas di Yordania. > > 1970 > Berbagai pembajakan pesawat sebagai publikasi perjuangan rakyat Palestina > membuat PLO dikecam oleh opini dunia, dan Yordania pun dikucilkan. Karena > ekonomi Yordania sangat tergantung dari AS, maka akhirnya Raja Husein > mengusir markas PLO dari Yordania. Dan akhirnya PLO pindah ke Libanon. > > 1973, 6 Oktober > Mesir dan Syria menyerang pasukan Israel di Sinai dan dataran tinggi Golan > pada hari puasanya Yahudi Yom Kippur. Pertempuran ini dikenal dengan Perang > Oktober. Mesir dan Syria hampir menang, kalau Israel tidak tiba-tiba dibantu > oleh AS. Presiden Mesir Anwar Sadat terpaksa berkompromi, karena dia cuma > siap untuk melawan Israel, namun tidak siap berhadapan dengan AS. Arab > membalas kekalahan itu dengan menutup keran minyak. Akibatnya harga minyak > melonjak pesat. > > 1973, 22 Oktober > Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi Nomor 338, untuk gencatan senjata, > pelaksanaan resolusi Nomor 242 dan perundingan damai di Timur Tengah. > > 1977 > Pertimbangan ekonomi (perang telah memboroskan kas negara) membuat Anwar > Sadat pergi ke Israel tanpa konsultasi dengan Liga Arab. Ia menawarkan > perdamaian, jika Israel mengembalikan seluruh Sinai. Negara-negara Arab > merasa dikhianati. Karena langkah politiknya ini, belakangan Anwar Sadat > dibunuh pada tahun 1982. > > 1978, September > Mesir dan Israel menandatangani perjanjian Camp David yang diprakarsai AS. > Perjanjian itu menjanjikan otonomi terbatas kepada rakyat Palestina di > wilayah-wilayah pendudukan Israel. Sadat dan PM Israel Menachem Begin > dianugerahi Nobel Perdamaian 1979. namun Israel tetap menolak perundingan > dengan PLO dan PLO menolak otonomi. Belakangan, otonomi versi Camp David ini > tidak pernah diwujudkan, demikian juga otonomi versi lainnya. Dan AS sebagai > pemrakarsanya juga tidak merasa wajib memberi sanksi, bahkan selalu memveto > resolusi PBB yang tidak menguntungkan pihak Israel. > > 1980 > Israel secara sepihak menyatakan bahwa mulai musim panas 1980 kota > Yerussalem yang didudukinya itu resmi sebagai ibukota. > > 1982 > Israel menyerang Libanon dan membantai ratusan pengungsi Palestina di Sabra > dan Shatila. Pelanggaran terhadap batas-batas internasional ini tidak > berhasil dibawa ke forum PBB karena - lagi-lagi - veto dari AS. Belakangan > Israel juga dengan enaknya melakukan serangkaian pemboman atas instalasi > militer dan sipil di Iraq, Libya dan Tunis. > > 1987 > Intifadhah, perlawanan dengan batu oleh orang-orang Palestina yang tinggal > di daerah pendudukan terhadap tentara Israel mulai meledak. Intifadhah ini > diprakarsai oleh HAMAS, suatu harakah Islam yang memulai aktivitasnya dengan > pendidikan dan sosial. > > 1988, 15 Nopember > Diumumkan berdirinya negara Palestina di Aljiria, ibu kota Aljazair. Dengan > bentuk negara Republik Parlementer. Ditetapkan bahwa Yerussalem Timur > sebagai ibukota negara dengan Presiden pertamanya adalah Yasser Arafat. > Setelah Yasser Arafat mangkat kursi presiden diduduki oleh Mahmud Abbas. > Dewan Nasional Palestina, yang identik dengan Parlemen Palestina > beranggotakan 500 orang. > > 1988, Desember > AS membenarkan pembukaan dialog dengan PLO setelah Arafat secara tidak > langsung mengakui eksistensi Israel dengan menuntut realisasi resolusi PBB > Nomor 242 pada waktu memproklamirkan Republik Palestina di pengasingan di > Tunis. > > 1991, Maret > Yasser Arafat menikahi Suha, seorang wanita Kristen. Sebelumnya Arafat > selalu mengatakan "menikah dengan revolusi Palestina". > > 1993, September > PLO - Israel saling mengakui eksistensi masing-masing dan Israel berjanji > memberikan hak otonomi kepada PLO di daerah pendudukan. Motto Israel adalah > "land for peace" (tanah untuk perdamaian). Pengakuan itu dikecam keras oleh > pihak ultra-kanan Israel maupun kelompok di Palestina yang tidak setuju. > Namun negara-negara Arab (Saudi Arabia, Mesir, Emirat dan Yordania) > menyambut baik perjanjian itu. Mufti Mesir dan Saudi mengeluarkan "fatwa" > untuk mendukung perdamaian. > Setelah kekuasaan di daerah pendudukan dialihkan ke PLO, maka sesuai > perjanjian dengan Israel, PLO harus mengatasi segala aksi-aksi anti Israel. > Dengan ini maka sebenarnya PLO dijadikan perpanjangan tangan Yahudi. > Yasser Arafat, Yitzak Rabin dan Shimon Peres mendapat Nobel Perdamaian atas > usahanya tersebut. > > 1995 > Rabin dibunuh oleh Yigar Amir, seorang Yahudi fanatik. Sebelumnya, di > Hebron, seorang Yahudi fanatik membantai puluhan Muslim yang sedang shalat > subuh. Hampir tiap orang dewasa di Israel, laki-laki maupun wanita, pernah > mendapat latihan dan melakukan wajib militer. Gerakan Palestina yang > menuntut kemerdekaan total menteror ke tengah masyarakat Israel dengan bom > "bunuh diri". Targetnya, menggagalkan usaha perdamaian yang tidak adil itu. > Sebenarnya "land for peace" diartikan Israel sebagai "Israel dapat tanah, > dan Arab Palestina tidak diganggu (bisa hidup damai)." > > 1996 > Pemilu di Israel dimenangkan secara tipis oleh Netanyahu dari partai kanan, > yang berarti kemenangan Yahudi yang anti perdamaian. Netanyahu mengulur-ulur > waktu pelaksanaan perjanjian perdamaian. Ia menolak adanya negara Palestina, > agar Palestina tetap sekedar daerah otonom di dalam Israel. Ia bahkan ingin > menunggu/menciptakan kontelasi baru (pemukiman Yahudi di daerah pendudukan, > bila perlu perluasan hingga ke Syria dan Yordania) untuk sama sekali membuat > perjanjian baru. > AS tidak senang bahwa Israel jalan sendiri di luar garis yang ditetapkannya. > Namun karena lobby Yahudi di AS terlalu kuat, maka Bill Clinton harus > memakai agen-agennya di negara-negara Arab untuk "mengingatkan" si "anak > emasnya" ini. Maka sikap negara-negara Arab tiba-tiba kembali memusuhi > Israel. Mufti Mesir malah kini memfatwakan jihad terhadap Israel. Sementara > itu Uni Eropa (terutama Inggris dan Perancis) juga mencoba "aktif" menjadi > penengah, yang sebenarnya juga hanya untuk kepentingan masing-masing dalam > rangka menanamkan pengaruhnya di wilayah itu. Mereka juga tidak rela kalau > AS "jalan sendiri" tanpa bicara dengan Eropa. > > 2002 - Sampai sekarang > Sebuah usul perdamaian saat ini adalah Peta menuju perdamaian yang diajukan > oleh Empat Serangkai Uni Eropa, Rusia, PBB dan Amerika Serikat pada 17 > September 2002. Israel juga telah menerima peta itu namun dengan 14 > "reservasi". Pada saat ini Israel sedang menerapkan sebuah rencana pemisahan > diri yang kontroversial yang diajukan oleh Perdana Menteri Ariel Sharon. > Menurut rencana yang diajukan kepada AS, Israel menyatakan bahwa ia akan > menyingkirkan seluruh "kehadiran sipil dan militer yang permanen" di Jalur > Gaza (yaitu 21 pemukiman Yahudi di sana, dan 4 pemumikan di Tepi Barat), > namun akan "mengawasi dan mengawal kantong-kantong eksternal di darat, akan > mempertahankan kontrol eksklusif di wilayah udara Gaza, dan akan terus > melakukan kegiatan militer di wilayah laut dari Jalur Gaza." Pemerintah > Israel berpendapat bahwa "akibatnya, tidak akan ada dasar untuk mengklaim > bahwa Jalur Gaza adalah wilayah pendudukan," sementara yang lainnya > berpendapat bahwa, apabila pemisahan diri itu terjadi, akibat satu-satunya > ialah bahwa Israel "akan diizinkan untuk menyelesaikan tembok - artinya, > Penghalang Tepi Barat Israel - dan mempertahankan situasi di Tepi Barat > seperti adanya sekarang ini" > > Di hari kemenangan Partai Kadima pada pemilu tanggal 28 Maret 2006 di > Israel, Ehud Olmert - yang kemudian diangkat sebagai Perdana Menteri Israel > menggantikan Ariel Sharon yang berhalangan tetap karena sakit - berpidato. > Dalam pidato kemenangan partainya, Olmert berjanji untuk menjadikan Israel > negara yang adil, kuat, damai, dan makmur, menghargai hak-hak kaum > minoritas, mementingkan pendidikan, kebudayaan dan ilmu pengetahuan serta > terutama sekali berjuang untuk mencapai perdamaian yang kekal dan pasti > dengan bangsa Palestina. Olmert menyatakan bahwa sebagaimana Israel bersedia > berkompromi untuk perdamaian, ia mengharapkan bangsa Palestina pun harus > fleksibel dengan posisi mereka. Ia menyatakan bahwa bila Otoritas Palestina, > yang kini dipimpin Hamas, menolak mengakui Negara Israel, maka Israel "akan > menentukan nasibnya di tangannya sendiri" dan secara langsung menyiratkan > aksi sepihak. Masa depan pemerintahan koalisi ini sebagian besar tergantung > pada niat baik partai-partai lain untuk bekerja sama dengan perdana menteri > yang baru terpilih. > > Sementara itu sebelum terjadinya serangan habis-habisan Israel ke Gaza > (27/12/2008), sudah terjadi serangan-serangan kecil di antara kedua belah > pihak di sekitar Jalur Gaza, disebabkan Israel menutup tempat-tempat > penyeberangan atau jalur komersial ke Gaza sehingga pasokan bahan bakar > minyak terhenti, yang memaksa satu-satunya pusat pembangkit listrik di Jalur > Gaza tutup. > > Sebagai catatan akhir, Perdana Menteri Israel setelah Benjamin Netanyahu > berutur-turut adalah Ehud Barak, Ariel Sharon, dan yang masih berkuasa di > Israel dalam penyerangan di Gaza sekarang adalah Ehud Olmert. Sedangkan 4 > faksi utama di Palestina adalah PLO, Al-Fatah, Jihad Islam Palestina (JIP), > dan yang berkuasa sekarang di Palestina adalah Hamas dengan Perdana > Menterinya Ismail Haniya. Dan gambar peta (klik di sini) yang menggambarkan > hilangnya tanah Palestina yang dicaplok oleh Israel sejak tahun 1946 sampai > dengan tahun 2000. Lihat posisi Gaza yang terjepit di daerah kekuasaan > Israel. > > > > > ------------------------------------ > > Post message: [email protected] > Subscribe : [email protected] > Unsubscribe : [email protected] > List owner : [email protected] > Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links > > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
