Kelas teri yang jumlahnya banyak sekali, mudah terpecah belah dan mudah 
ditaklukkan oleh kelas kakap.

Kelas teri binasa oleh sesama kelas teri, karena ketidakmampuan kelas teri 
melawan kelas kakap, alih-alih menyadari ke-teri-annya, mereka malah menyerap 
"keperkasaan" kelas kakap untuk menghabisi sesama teri.



--- In [email protected], "sunny" <am...@...> wrote:
>
> Refleksi : Mencuri bukan saja perbuatan tidak baik, tetapi juga bisa dihajar 
> masa yang kadang-kadang membuat jiwa pencuri melayang sebelum hayat dipanggil 
> Alloh yang dipuja puji. 
> 
> Sangat menarik dengan mereka yang sering menghajar pencuri ialah mereka hanya 
> berani kepada pencuri kelas teri, tetapi pencuri-pencuri kelas kakap yang 
> sering menyikat dalam nilai jutaan, miliar dan malah triliun rupiah tidak 
> berani disentuh, malah pura-pura tidak mau tahu sekali pun pencurian semacam 
> ini disikat harta kekayaan masyarakat.
> 
> Jadi memang payah menjadi manusia berkelas teri mudah disambar menjadi peot 
> oleh kumpulan teri pula.
> 
> Bagusnya sekali-sekali kelas jago tukang pukul babak belur kelas teri ini, 
> ramai-ramai berani hajar para koruptor, tak perduli apakah banyak bintang 
> mengkilat di pundak dan di dadanya atau duduk dikursi tinngi dan tertinggi 
> dalam aparutur kekuasaan negara. Lihat pada almarhum Soeharto enak saja harta 
> milik rakyat sebesar US$ 50,--miliar  dia sikat, orang masih saja sembah 
> sambil puja puji kepadanya , termasuk mereka yang sekarang pegang kemudi 
> kekuasaan, bukan  saja  mau mengutik-mengutik masalah meneruskan politk sang 
> almarhum dengan dibumbui  propaganda cerewetan basmi korupsi.  
> 
> 
> http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2010/07/15/59770/Mahasiswa-PTN-Mencuri-di-Studio-TV-KU
> 
> 15 Juli 2010 | 15:01 wib | Daerah
> Mahasiswa PTN Mencuri di Studio TV-KU
>   a.. Babak Belur Dihajar Massa
>  
> Semarang, CyberNews. Seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) ternama 
> di Kota Semarang babak belur dihajar massa karena diduga mencuri sejumlah 
> onderdil komputer di Studio TV-KU, Jl Nakula, Semarang Tengah, Kamis (15/7). 
> Dia diketahui bernama Beny Triyogantoro (25), warga Karangsawo, Semarang 
> Barat.
> 
> Dari tangan mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan semester 10 yang juga nyambi 
> sebagai loper koran ini, polisi menyita beberapa barang bukti. Di antaranya 
> sebuah hard disk merek Seagate dan motherboard merek Asus.
> 
> Salah seorang saksi, Iwan Prasetyo (27) menuturkan, kejadian bermula ketika 
> sejumlah pegawai merasa penasaran karena beberapa kali kehilangan 
> barang-barang berharga.
> 
> Mereka lantas menjebak dengan cara memasang kamera perekam di ruangan teknik 
> yang berlokasi di lantai II. Beberapa pegawai pun melakukan pengintaian di 
> ruangan tersebut.
> 
> ''Tak lama kemudian, pelaku mengantarkan koran ke meja penerima di bagian 
> depan. Setelah itu dia terlihat masuk ke ruangan teknik,'' kata Iwan, yang 
> juga kepala bagian teknik itu.
> 
> Beny mengambil hard disk kemudian dimasukkan ke dalam tas sementara 
> motherboard dibawa dengan cara ditutupi koran. Sejumlah pegawai yang 
> mengetahui kejadian itu lantas mengejar dan meneriaki ''maling'' kepada 
> tersangka.
> 
> Beny yang berusaha kabur, akhirnya dapat ditangkap di depan Studio TV-KU. 
> Sebelum dibawa ke kantor polisi, ia sempat dihajar sejumlah orang yang merasa 
> kesal dengan ulahnya. Di hadapan polisi, Beny mengakui telah mencuri sebanyak 
> lima kali di lokasi tersebut.
> 
> Perbuatan nekat itu dia lakukan semenjak menjadi loper koran, akhir Februari 
> 2010. Dia berhasil mencuri sebuah komputer jinjing merek HP, kamera, ponsel 
> dan barang-barang elektronik lain.
> 
> ''Barang-barang hasil curian itu saya jual, uangnya untuk membeli dan upgrade 
> komputer. Saya kecanduan bermain game online,'' ujar Beny.
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke