Dulu koran paling takut dengan yang namanya "bredel", 
dicabut Surat Izin Terbitnya.

Ente tahu siapa meniadakan aturan ini?

Salam,
nDeboost

--- In [email protected], Kesayangan Allah <kesayangan.al...@...> wrote:
>
> Pers Indonesia sudah berfungsi dengan baik sebagai penyampai berita
> dan opini yang beredar di masyarakat..
> 
> Dan ini sungguh menggembirakan..
> 
> 
> Detail | Back
> ZOOM2010-07-15
> Dana Pusat untuk Foya-foya
> 
> Joanito De Saojoao
> Gedung Kantor Penghubung Pemprov Sumatera Barat tampak menjulang megah
> diapit dua gedung, di Jalan Matraman, Jakarta. Biaya pembangunan
> gedung mewah berlantai 16 tersebut, kabarnya biayanya mencapai Rp 9,2
> miliar. Selain sebagai kantor penghubung, gedung tersebut dilengkapi
> fasilitas ballroom, rumah makan, dan kamar penginapan.
> 
> Ibarat pepatah jauh panggang dari api, kebijakan otonomi daerah (otda)
> yang diharapkan mempercepat peningkatan kesejahteraan rakyat, ternyata
> hanya menyejahterakan elite pejabat di daerah. Dana bagi hasil
> pajak/bukan pajak, hibah dana darurat, dana penyesuaian dan otonomi
> khusus yang dikucurkan pemerintah pusat dalam rangka otda, lebih
> banyak digunakan untuk belanja birokrasi, termasuk untuk DPRD.
> Data APBD 33 provinsi menunjukkan 66 persen anggaran digunakan untuk
> belanja birokrasi dan hanya 34 persen untuk belanja publik. Hal serupa
> juga terjadi di kabupaten/kota, terutama yang baru dimekarkan.
> Kewenangan birokrat daerah yang disokong DPRD untuk mengatur anggaran
> ternyata diselewengkan untuk kepentingan mereka. Sebagian besar dana
> pusat dipakai untuk foya-foya, seperti membeli mobil mewah,
> jalan-jalan ke luar daerah atau ke luar negeri dengan alasan studi
> banding, menambah fasilitas perumahan, serta menaikkan gaji dan
> tunjangan. Ironi ini terjadi di hampir semua provinsi dan
> kabupaten/kota.
> Koordinator Humanika Jakarta, Syaiful Jihad menyebutkan anggaran di
> DPRD DKI Jakarta sama sekali tidak memihak kepentingan rakyat, meski
> nama mata anggarannya memakai embel-embel rakyat. Misalnya, anggaran
> penunjang kegiatan reses pada APBD 2010 naik menjadi Rp 18,5 miliar
> dari sebelumnya Rp 12,19 miliar, penguatan informasi kinerja anggota
> dewan Rp 4 miliar, pemberdayaan masyarakat dalam peran serta
> legislatif Rp 3,7 miliar, dan pengenalan legislatif kepada generasi
> muda Rp 3,2 miliar.
> Sedangkan untuk pengadaan mobil dinas, sampai saat ini memang belum
> dibahas. Namun, muncul keinginan agar anggota DPRD mendapat mobil
> baru, minimal sama dengan harga mobil untuk anggota DPRD 2004-2009.
> Ketika itu, 75 anggota DPRD menggunakan sedan Hyundai dengan estimasi
> harga Rp 150 juta per mobil.
> Sedangkan wakil gubernur dan sekretaris daerah memiliki kendaraan
> operasional Toyota Camry seharga Rp 400 juta, sementara Gubernur DKI
> Jakarta Fauzi Bowo menggunakan mobil dinas Toyota Land Cruiser seharga
> lebih dari Rp 1 miliar.
> Di Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X sempat merasakan protes
> keras dari rakyatnya karena mendapat mobil dinas Toyota Camry seharga
> Rp 527 juta. Mobil berpelat AB-1 itu sekarang terus menemani Sri
> Sultan ketika bertugas sebagai gubernur, namun jika bertugas sebagai
> Raja Ngayogyakarta Hadiningrat, mobil pribadi dipakai.
> Pergantian mobil dinas gubernur pada 2008 itu memang banyak menuai
> protes. Namun dengan alasan mobil dinas sebelumnya, yakni Jeep Mercy
> yang berumur 15 tahun tak layak pakai, maka penggunaan mobil baru itu
> sudah bisa diterima publik.
> Lalu, bagaimana dengan anggota DPRD DI Yogyakarta? Sebanyak 55 anggota
> DPRD menerima gaji Rp 12 juta per bulan. Mereka juga dilengkapi laptop
> yang menelan total anggaran Rp 335 juta. Untuk mobil dinas, Ketua DPRD
> mendapat mobil dinas Honda Accord senilai Rp 400 juta dan Wakil Ketua
> DPRD menerima Honda Civic seharga Rp 300 juta. Namun mobil dinas itu
> jarang digunakan karena boros bahan bakar.
> Sedangkan anggota DPRD tidak menerima mobil dinas, tetapi menggunakan
> secara bergantian Toyota Innova senilai Rp 300 juta yang ada di lima
> komisi.
> Terkait gaji, Sultan mengaku selama menjabat Gubernur DIY lebih dari
> 10 tahun, gajinya belum mengalami kenaikan, yakni sebesar Rp 2,4 juta
> per bulan. Kemudian, ada tunjangan fungsional Rp 6 juta, sehingga
> total pendapatannya Rp 8,4 juta.
> Pengadaan Mobil Dinas
> Dari Surabaya dilaporkan, di tengah-tengah masih banyaknya masyarakat
> miskin di Jawa Timur, DPRD terus melobi pemerintah provinsi untuk
> pengadaan mobil dinas. Mobil tersebut tidak hanya terbatas untuk
> pimpinan, tetapi juga seluruh anggota dewan yang berjumlah 100 orang.
> Para pimpinan DPRD minta diberi fasilitas Toyota Fortuner seharga Rp
> 421 juta atau Toyota Camry Rp 647 juta per unit, sedangkan bagi
> anggota diusulkan Toyota Kijang Innova. Total anggaran yang diperlukan
> Rp 3,12 miliar.
> "Secara pribadi saya mendukung jika pengadaan hanya untuk pimpinan
> dewan, agar mobilitas pimpinan meningkat. Khusus untuk anggota
> rata-rata mereka sudah memiliki mobil sendiri," kata salah satu
> anggota DPRD Jatim, Agus Maimun di Surabaya, Jatim, Kamis (15/7) pagi.
> Terkait hal itu, pakar hukum Universitas Airlangga, I Wayan Titip
> Sulaksana mengatakan fungsi dan tugas anggota dewan, selain legislasi,
> juga mengawasi jalannya roda pemerintahan. Semua fungsi tadi untuk
> kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan dirinya sendiri. "Anggota
> DPRD Jatim, hendaknya jangan memikirkan kepentingannya sendiri, tetapi
> karena masyarakat miskin masih banyak, fokus wakil rakyat hendaknya
> diarahkan untuk mengentas masyarakat miskin, bukan melobi pengadaan
> mobil dinas," katanya.
> [H-14/152/080]
> 
> -- 
> Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke