Kwkwkwkwk ........

--- In [email protected], "sunny" <am...@...> wrote:
>
> Nyonya Mus nan cantik, montok lagi sexy.
> 
> Orang beragama itu harus percaya dan taat kepada doktrin agama yang dianut, 
> begitu pun terhadap  jampi-jampinya, kalau tidak demikian itu bukan agama. 
> 
> 
> 
>   ----- Original Message ----- 
>   From: muskitawati 
>   To: [email protected] 
>   Sent: Monday, July 19, 2010 8:01 PM
>   Subject: [proletar] Beragama Tak Harus Percaya
> 
> 
>     
>   Beragama Tak Harus Percaya
> 
>   Banyak umat beragama terperosok kepada ajarannya se-olah2 untuk beragama 
> kita harus percaya Tuhannya yang begini dan begitu.
> 
>   Beragama itu intinya adalah bersosialisi dalam tradisi yang unik, sama 
> sekali tidak ada kewajiban mempercayainya.
> 
>   Memang ajaran agama masing2 maunya kita dipaksa percaya, tapi namanya 
> manusia yang berotak mana bisa dipaksa mempercayai sesuatu yang dia tahu 
> memang enggak ada ????
> 
>   Apalagi, kepercayaan seseorang itu pun mustahil bisa dibuktikan, darimana 
> anda tahu bahwa seseorang itu mempercayai sesuatu kalo bukan cuma 
> pengakuannya saja ???
> 
>   Hanya dalam lingkungan agama Islam saja anda bisa menemukan kata2 takabur 
> ini, mereka suka mengatakan "kalo enggak percaya, jangan ngaku2 Islam dong". 
> Mereka pikir ngaku Islam itu merupakan copyright mereka sendiri yang berhak 
> menentukannya.
> 
>   > "ndeboost" <rambitesemak@> wrote:
>   > Katanya ente beragama Islam.
>   > Gimana sih kok beragama ga percaya
>   > kepada yang ga ada?
>   > 
> 
>   Akibat diracuni kepercayaan, otak anda jadi gobloknya luar biasa. Beragama 
> itu bukan berarti percaya, tapi berarti berbudaya atau bertradisi.
> 
>   Kalo saya hobby nonton Superman jangan diartikan saya percaya adanya 
> Superman, karena meskipun saya senang sekali dengan filem ini tapi saya 
> enggak percaya ada manusia bisa terbang seperti Superman, biarpun bukti2 
> filemnya jelas ada.
> 
>   Lalu apa bedanya, saya beragama Islam juga sama dengan ber-pesta2 diwaktu 
> lebaran, makan banyak waktu buka puasa, sama sekali jangan dihubungkan bahwa 
> saya harus percaya adanya Allah.
> 
>   Anda tetap beragama Islam meskipun tidak percaya adanya Allah, tidak 
> melakukan shalat 5 waktu, bahkan tidak bisa berbahasa Arab.
> 
>   Begitulah, aturan2 yang kebanyakan diajarin oleh ulama sama sekali salah, 
> sama sekali tidak benar. Mereka mengatakan bahwa sebagai muslimin harus 
> begini dan begitu, padahal juga harus berbahasa Arab yang oleh mereka sengaja 
> disembunyikan.
> 
>   Menjadi muslimin kalo enggak bisa bahasa Arab janganlah mengaku muslimin, 
> dan itulah ajaran Islam yang sebenarnya, karena setiap muslimin harus bisa 
> membaca dan mengerti AlQuran, dan harus dari AlQuran yang berbahasa Arab. 
> Artinya kalo enggak bisa bahasa Arab sama saja bukan muslimin enggak ada 
> excuse.
> 
>   Lalu kalo bahasa Arab anda anggap enggak wajib, apa bedanya shalat 5 waktu 
> juga boleh dianggap enggak wajib, percaya Allah juga enggak wajib, 
> mempersekutukan Allah juga boleh tapi enggak wajib.
> 
>   Makanya, mikirlah, berpikirlah dengan akal yang sehat, bukan akal2an yang 
> penuh tipu daya seperti yang diajarkan AlQuran dalam AlTaqya.
> 
>   Ny. Muslim binti Muskitawati.
> 
> 
> 
>   
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke