Aneh berita ini wong SPG sudah gelem kehotel dg non muhrim kok bisa2nya bilang 
diperkosa.Kan pasti dah tahu bahwa wedok yg duaan dihotel yo tujuannya pasti 
ngesex.

Shalom,
Tawanagalun.

--- In [email protected], "sunny" <am...@...> wrote:
>
> Reflekis : Harap dimaklumi bahwa aggota DPR banyak pekerjaan untuk 
> kepentingan rakyat,  jadi stress, perlu melepaskan lelah otot tegang. Hehehhe
> 
> http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=5078af285f318f3b73b6dafbd83c6052&jenis=c4ca4238a0b923820dcc509a6f75849b
> 
> 
> Oknum Anggota DPR Perkosa SPG 
> Senin, 9 Agustus 2010 | 11:55 WIB 
> Jakarta- Partai Demokrat langsung bereaksi begitu dugaan pemerkosaan yang 
> dilakukan salah satu kadernya mencuat ke permukaan. Dari hasil pemeriksaan 
> internal diketahui, pemerkosa Sales Promotion Girl (SPG) berinisial D di 
> hotel A di Bandung itu dilakukan oleh salah satu peserta kongres.
> 
> Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin membenarkan DPP 
> Partai Demokrat pernah menerima laporan pemerkosaan SPG di Bandung.
> 
> Amir menuturkan, ketika partainya tengah menggelar acara Kongres di Bandung 
> pada tanggal 21-24 Mei 2010 tiba-tiba dirinya mendapat laporan ada perbuatan 
> asusila pemerkosaan terhadap seorang SPG oleh kader partainya.
> 
> "Waktu itu laporannya pelaku adalah delegasi kongres dari luar Jawa, saya 
> tidak tahu siapa persisnya," ujar Amir, Minggu (8/8) malam.
> 
> Menurut Amir, kasus dugaan pemerkosaan terhadap SPG itu sudah pernah 
> diselesaikan secara kekeluargaan. Kala itu saat dirinya masih menjabat 
> sebagai Plt Sekjen Partai Demokrat telah memerintahkan kepada panitia kongres 
> untuk menyelesaikan kasus perkosaan SPG.
> 
> "Waktu itu saya dilapori sudah clear, katanya itu hanya salah pengertian 
> karena ada sesuatu janji saja. Saya kaget kalau sekarang ternyata muncul 
> lagi," katanya.
> 
> Agar masalah tak berlarut-larut, Amir mendesak SPG yang diduga menjadi korban 
> perkosaan segera muncul ke publik. Jika tidak, kabar oknum anggota DPR 
> memperkosa SPG berinisial D hanya sebuah gosip. "Selama keluarga korban atau 
> korban tidak muncul ke publik, maka hanya rumor, bukan peristiwa hukum atau 
> fakta," ujarnya.
> 
> Sumber di kepolisian menyebutkan  SPG D melapor ke polisi karena kader partai 
> tersebut tidak memberikan sesuatu yang telah dijanjikannya.
> 
> "Karena merasa dibohongi akhirnya si SPG ini melapor ke polisi, ketika itu 
> Tim sudah ditugaskan untuk menyelesaikannya termasuk menalangi apa yang belum 
> diberikan si kader kepada SPG itu," ujar sumber yang enggan disebut namanya.
> 
> Oknum Anggota DPR dari Partai Demokrat berinisial N dilaporkan telah 
> memperkosa seorang SPG di Bandung. Laporan atas tuduhan perkosaan itu 
> disampaikan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Polsek Sukasari, Bandung, dengan 
> nomor 595. Laporan disampaikan korban berinisial D pada 24 Mei 2010 pukul 
> 12.35.
> 
> Dalam laporan itu tertulis perkosaan terjadi pada pukul 06.30.Pasal yang 
> dikenakan ialah 289, 53, 285, dan 335 KUHP.
> 
> Keanehan muncul dalam kasus laporan perkosaan Anggota DPR terhadap seorang 
> SPG di Bandung. Keanehan itu terjadi pada saat laporan bernomor 595 itu 
> dimutasikan dari Polsek Sukasari, Bandung, ke Polresta Bandung Barat, Jawa 
> Barat. Karena hilangnya alamat tersebut, polisi pun dikabarkan kesulitan  
> menangkap pelaku.
> 
> Belum dapat dipastikan, apakah hilangnya alamat pelaku dalam laporan 
> perkosaan itu karena kesengajaan atau karena kurang telitinya polisi yang 
> menerima laporan tersebut.
> 
> Indonesia Police Watch (IPW) mendesak kepada Kapolda Jawa Barat untuk 
> mencopot Kapolrestabes Bandung karena lamban menanggapi laporan perkosaan 
> yang diduga dilakukan oknum anggota DPR berinisial N.
> 
> "Kalau masih lamban, IPW mendesak kepada Kapolda Jabar untuk mencopot 
> Kapolres yang menangani kasus ini," kata Ketua Presidium Indonesia Police 
> Watch (IPW) Neta S Pane.
> 
> Menurut Neta, karakter polisi kalau menangani orang yang mempunyai kekuasaan 
> atau uang terkesan tidak mempunyai keberanian. Padahal, kalau memang oknum N 
> anggota DPR harusnya polisi lebih agresif menangani. "Memberi contoh untuk 
> menangani orang tidak diskriminatif. Jadi tidak layak kalau Kapolres nya 
> masih dipertahankan," kata dia.
> 
> Bila perlu, menurut Neta, kasus yang kini ditangani di Polresta Bandung 
> tersebut ditarik ke Polda, supaya lebih profesional. tsa,ins
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke