Genduk dulu seneng2 peh bisa mencemoh TNI yg disangkanya tinggal glanggang 
ketika Israel dan Lebanon baku tembak.Rupanya malah dapat penghargaan.makane 
Mus kamu jangan terlalu geting dg TNI piye2a itu warna kulitnya podo dg 
kamu.Opo kamu masih dendam peh TNI dulu membasmi PKI? kan kamu sekarang juga 
sudah bukan wong komunis kan.

Shalom,
Tawangalun.

PRAJURIT INDONESIA DAPAT PENGHARGAAN PBB
Shandi
Published 08/11/2010 - 5:42 a.m. GMT


Pasukan Perdamaian Indonesia
ABOUT THE AUTHOR

Shandi
Email:
Email
KabariNews.com - Prajurit Indonesia yang tergabung dalam misi perdamaian PBB di 
Lebanon, mendapat penghargaan dari United Nations Interim Force in Lebanon 
(UNIFIL).

Mereka menerima Surat Penghargaan (Letter of Appreciation) dari Komandan Sektor 
Timur UNIFIL dan Komandan Kontingen Spanyol, Brigadir Jenderal Juan Gomez De 
Salazar Minguez.

Penghargaan ini terkait tugas prajurit TNI saat terjadinya baku tembak antara 
Lebanon dan Israel di perbatasan Lebanon Selatan pada 3 Agustus 2010 lalu.

Sebelumnya, sebuah media cetak Al Mannar memberitakan dua prajurit Indonesia 
melarikan diri saat baku tembak antara Israel dan Lebanon.

Namun hal ini dibantah Komandan Sektor Timur UNFIL, Brigadir Jenderal Juan 
Gomez, yang menyatakan bahwa pemberitaan mengenai adanya prajurit Indonesia 
yang kabur saat terjadi insiden tembak menembak di wilayah Lebanon-Israel 
beberapa waktu lalu ada salah.

Kedua prajurit Indonesia ini mundur dari zona konflik atas perintah dan 
ketentuan pasukan perdamaian PBB.

Dalam menjalankan tugasnya, prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas 
Batalyon Infanteri Mekanis TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-D/UNIFIL ini 
harus menjaga situasi perdamaian di wilayah Libanon Selatan dan bertindak tanpa 
memihak siapapun.

Sehingga saat terjadi insiden baku tembak antara LAF (Lebanese Armed Forces) 
dan IDF (Israeli Defense Forces), prajurit TNI langsung melakukan negoisasi 
dengan pihak-pihak yang bertikai dan melakukan koordinasi dengan Komandan Atas 
PBB.

Namun karena pasukan LAF dan IDF melakukan aksi saling tembak, akhirnya pasukan 
perdamaian Indonesia tersebut diperintahkan untuk meninggalkan lokasi kejadian.

Sesuai prosedur  dalam STIR Nomor 17,  yang perlu dilakukan saat terjadi 
konflik tersebut adalah, memonitor situasi tanpa membahayakan pasukan sendiri, 
dan jika terjadi kontak tembak maka pasukan UNIFIL melaksanakan pengunduran 
taktis atau pemutusan pertempuran terhadap unit-unit yang terlibat di daerah 
insiden.




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke