Tawang,

Semua militer yang menjadi observator perdamaian diberi penghargaan oleh PBB. 
Berita penghargaan ini menjadi topik media di Indonesia belakangan ini, karena 
waktu tentara Lebanon dan Israel tembak-menembak, prajurit TNI yang berpos di 
tempat tembak menembak lari tungganglangan, dan beritanya  ini disiarkan oleh 
TV Hisbullah, Lebanon dimana dipertunjukkan  penduduk setempat memberikan 
minuman  kepada dua serdadu TNI dan bantu untuk mendapatkan taxi.

Berita di koran dan media elektronik Indonesia tentang penghargaan ini 
disiarkan untuk mengimbangi berita sebelumnya  yaitu lari tunggang langgang TNI 
dari pos mereka.

Wass, 


  ----- Original Message ----- 
  From: Tawangalun 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, August 12, 2010 4:39 AM
  Subject: [proletar] Genduk Mus Mus perlu merevisi postingnya ttg TNI yg ngabur


    
  Genduk dulu seneng2 peh bisa mencemoh TNI yg disangkanya tinggal glanggang 
ketika Israel dan Lebanon baku tembak.Rupanya malah dapat penghargaan.makane 
Mus kamu jangan terlalu geting dg TNI piye2a itu warna kulitnya podo dg 
kamu.Opo kamu masih dendam peh TNI dulu membasmi PKI? kan kamu sekarang juga 
sudah bukan wong komunis kan.

  Shalom,
  Tawangalun.

  PRAJURIT INDONESIA DAPAT PENGHARGAAN PBB
  Shandi
  Published 08/11/2010 - 5:42 a.m. GMT

  Pasukan Perdamaian Indonesia
  ABOUT THE AUTHOR

  Shandi
  Email:
  Email
  KabariNews.com - Prajurit Indonesia yang tergabung dalam misi perdamaian PBB 
di Lebanon, mendapat penghargaan dari United Nations Interim Force in Lebanon 
(UNIFIL).

  Mereka menerima Surat Penghargaan (Letter of Appreciation) dari Komandan 
Sektor Timur UNIFIL dan Komandan Kontingen Spanyol, Brigadir Jenderal Juan 
Gomez De Salazar Minguez.

  Penghargaan ini terkait tugas prajurit TNI saat terjadinya baku tembak antara 
Lebanon dan Israel di perbatasan Lebanon Selatan pada 3 Agustus 2010 lalu.

  Sebelumnya, sebuah media cetak Al Mannar memberitakan dua prajurit Indonesia 
melarikan diri saat baku tembak antara Israel dan Lebanon.

  Namun hal ini dibantah Komandan Sektor Timur UNFIL, Brigadir Jenderal Juan 
Gomez, yang menyatakan bahwa pemberitaan mengenai adanya prajurit Indonesia 
yang kabur saat terjadi insiden tembak menembak di wilayah Lebanon-Israel 
beberapa waktu lalu ada salah.

  Kedua prajurit Indonesia ini mundur dari zona konflik atas perintah dan 
ketentuan pasukan perdamaian PBB.

  Dalam menjalankan tugasnya, prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas 
Batalyon Infanteri Mekanis TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-D/UNIFIL ini 
harus menjaga situasi perdamaian di wilayah Libanon Selatan dan bertindak tanpa 
memihak siapapun.

  Sehingga saat terjadi insiden baku tembak antara LAF (Lebanese Armed Forces) 
dan IDF (Israeli Defense Forces), prajurit TNI langsung melakukan negoisasi 
dengan pihak-pihak yang bertikai dan melakukan koordinasi dengan Komandan Atas 
PBB.

  Namun karena pasukan LAF dan IDF melakukan aksi saling tembak, akhirnya 
pasukan perdamaian Indonesia tersebut diperintahkan untuk meninggalkan lokasi 
kejadian.

  Sesuai prosedur dalam STIR Nomor 17, yang perlu dilakukan saat terjadi 
konflik tersebut adalah, memonitor situasi tanpa membahayakan pasukan sendiri, 
dan jika terjadi kontak tembak maka pasukan UNIFIL melaksanakan pengunduran 
taktis atau pemutusan pertempuran terhadap unit-unit yang terlibat di daerah 
insiden.



  





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke