--- In [email protected], "blubps" <blu...@...> wrote: ... >barangkali persamaannya adalah perempuan tidak memiliki kemerdekaan >atas >tubuh dan seksualitasnya sendiri. sebagai sama2 manusia, ... > blub!
Nah itu dia blup, agama yang satu ini demeeeeeen banget sama sex. Malahan saking demennya, itu jadi tujuan hidup. Dicerita yg ditulis oleh perempuan itu, dimana dia lagi duduk dengan menaikan satu betis diatas betis yg satunya lagi, ada laki yg bertugas sebage "polisi moral " yg bilang " eh duduknya jangan gitu ! " Si polisi moral yg laki ini gak tahan melihat ada perempuan yg cara duduknya begitu. Bisa jadi karena paha/betis perempuan yang modern ini merangsang anunya si pak polisi. Gitu lho. Nah khan perempuan ini merasa di dikte, ya udah jelas khan perem- puan ini protes, kenapa gitu si tuyul ini sama anunya peempuan itu sepertinya taaaaakut bener. Itu lho spt di film dracula yg kena sinar matahari " argggghhhh ! " Gitu khan ? ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
