Tulisan Terakhir                Apakah Benar Taurat dan Injil 
Yang Sekarang Tidak Murni?Kisah Sesungguhnya Tentang Ka’abahRAMADHAN: BULAN 
PENUH KEMUNAFIKANBUKU BARU: SIAPA BILANG KRISTEN TIDAK BISA MENJAWABMENGAPA 
MENYELIDIKI KEBANGKITAN YESUSOrang-Orang yang MENINGGALKAN ISLAMKETIKA ARAH 
SHOLAT SAJA KACAUHARAM MANA: Kopi Luwak atau Air Kencing Unta?What is ISLAM ? 
Dr. Robert Morey – LectureLOGIKA TUDUHAN PENODAAN AGAMAPERAWAN MARIA, SEBUAH 
TANDA DARI ALLAH (AYATOLLAH SEJATI)Pekerja Seks Bangladesh Gemuk karena 
disuntik Steroid sapi
                

Muslim Purwakarta Tuntut Patung Bima Dicopot

http://www.buktisaksi.com/blogs

Muslim Purwakarta Tuntut Patung Bima Dicopot
                                jump to comments
                                                        
                                                                
Purwakarta, Jawa Barat.
 Para ulama Islam dari Forum Ulama Indonesia melakukan demonstrasi di 
luar kantor administrasi lokal pada hari Jumat lalu, menuntut agar 
patung Bima yang merupakan figur pewayangan Jawa, dicopot.
Dalam
 sebuah percakapan, KH Abdullah Joban, ketua forum cabang Purwakarta, 
mendesak pihak administrasi untuk menghancurkan patung itu, dengan 
mengklaim bahwa “patung itu bertentangan dengan identitas islamik kota 
itu.” 
Patung
 raksasa Bima itu berdiri di Jalan Baru di Nagri Kaler yang merupakan 
sub distrik Purwakarta. Dalam pernyataan resminya kepada pihak 
administrasi, Forum Ulama mengklaim bahwa patung Bima itu memberikan 
dampak negatif terhadap publik karena itu adalah sebuah imej dari figur 
yang hanya eksis dalam “keyakinan tahayul” masyarakat. 
“Ini
 adalah sebuah cara untuk menghilangkan patung itu dari keyakinan 
tahayul. Dari sudut pandang ekonomi, patung ini hanya buang-buang uang 
dan dari sudut pandang hukum, patung ini menyebabkan ketidaknyamanan 
bagi masyarakat umum,” kata Abdullah. Ia kemudian menambahkan bahwa 
patung itu harus diganti dengan sebuah figur Islamik. Kepala distrik 
Purwakarta, Dedi Mulyadi tampaknya masih memiliki 2 lagi patung yang 
merupakan patung bernuansa pewayangan Jawa, yang didirikan di daerah 
itu.
Demonstrasi
 ini tiba kurang dari 2 bulan setelah pihak administrasi Bekasi di Jawa 
Barat mencopot patung setinggi 17 meter “Tiga Mojang” (“Tiga Gadis”), 
yang membutuhkan waktu setahun untuk membangunnya dengan sekurangnya 
dikerjakan oleh 50 orang pekerja, dengan pengeluaran sekitar 2,4 milyar 
rupiah ($268,800).
Setelah
 mendapatkan tentangan dari kelompok-kelompok garis keras, termasuk para
 pemrotes yang menyemprotkan cat dan menutup patung itu dengan kain 
putih, walikota Bekasi, Mochtar Muhammad, memerintahkan pihak pengembang
 dari komplek itu, dimana patung itu berdiri, agar mencopot patung itu. 
Pada pertengahan Mei, lebih dari 1000 massa organisasi-organisasi garis 
keras Islam melakukan unjuk rasa di luar kantor administrasi Bekasi 
untuk memprotes patung itu.
Pemimpin
 Front Pembela Islam Bekasi (FPI), Murhali Barda, mengatakan bahwa 
patung Tiga Mojang, meskipun sudah mendapatkan ijin pendiriannya, 
dianggap sebagai patung yang tidak islamik.
 “Ketiga
 wanita itu mengenakan pakaian yang ketat”, kata Murhali. “Dan di atas 
semuanya, Islam melarang patung dan lukisan yang coba untuk mengkopi 
mahluk hidup yang nyata.
Disainer
 Tiga Mojang, Nyoman Nuarta mengatakan bahwa patung yang ia buat 
biasanya menggambarkan mahluk hidup karena biasanya orang Indonesia 
tidak tertarik dengan seni abstrak. Ia juga mengatakan bahwa orang-orang
 Indonesia cenderung melupakan akar budaya mereka dan selalu siap untuk 
mengadopsi segala sesuatu dari luar, apakah baik atau buruk. “Kita 
mengambil budaya Amerika atau Arab seolah-olah kita sendiri tidak merasa
 bangga dengan budaya kita sendiri,” katanya. 

Antara




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke