Su-27 Cocok Untuk Korupsi, Tragedi Fatal Untuk Perang !!!
                     
Jangan percaya kata2 saya ini, tetapi saksikanlah airshow promosi Su-27 di 
Ukraina dalam filem dibawah ini, kalo udah nonton, barulah komentar karena 
filem inilah menjadikan tidak satupun ada negara Arab yang tertarik membelinya. 
 Memang murah harganya, dan bisa dipasang di kwitansi menjadi mahal beberapa 
puluh kali lipat yang biasa kita kerjakan di Indonesia.  Selamat Su-27 
melengkapi dirgantara RI.

Enggak benar kalo ada yang bilang Su-27 merupakan jet-fighter yang handal, 
ahli2 pesawat Soviet sudah mengakui kegagalan desigh Su-27 ini dan hingga detik 
ini belum mampu memperbaiki designnya karena memang designnya sudah dari 
dasarnya salah yaitu mau menciptakan pesawat yang unggul dalam manuver tapi 
mengorbankan kekuatan mesinnya, mengorbankan daya angkut perlengkapan senjata 
roket2nya, dan yang paling fatal dalam Su-27 ini adalah mengorbankan radar 
computerisasi modern yang sama sekali ketinggalan jaman.

http://www.youtube.com/watch?v=aTI5etjTniU

Pesawat Sy-27 ini bisa di-ibaratkan cuma pesawat kertas, bisa terbang melayang 
meskipun tanpa mesin.  Tapi jangan digunakan untuk berperang, akan fatal 
jadinya.

Ini memang jenis pesawat yang harganya murah bisa dipasang mahal, jadi cocok 
untuk Korupsi, bukan untuk menang perang.  Ini memang jenis pesawat orang mabok 
dan cocok sekali untuk SBY yang menjelang lengser keprabon.


> On 9/14/10, Teddy S. <ted...@...> wrote:
> Fihak AS sendiri sudah mengakui kehebatan
> manuver pesawat Sukhoi Flanker dengan
> pagutan kobra Pugachev yang legendaris
> lewat air show di Le Bourget Paris
> tahun 1989.

Tunjukkin referensi pengakuan AS akan kehebatan manuver pesawat Sukhoi???  
enggak pernah ada !!!  Karena manuver pesawat itu bukan disebabkan kecanggihan 
design pesawat itu, melainkan karena pesawatnya kecil, ringan, dengan mesin 
yang juga ringan, sehingga manuvernya lebih lincah dibandingkan pesawat umumnya 
yang lebih berat.

Tapi ternyata pesawat yang ringan hanya untuk memenangkan kelincahan manuver 
saja ternyata sama sekali tidak menguntungkan karena mengorbankan hal2 lain 
yang sangat dibutuhkan oleh sebuah pesawat tempur yang bukan saja cuma 
manuvernya, tapi juga mampu membawa perlengkapan roket se-banyak2 mungkin 
sehingga jadi berat.  Akibatnya Sukhoi bukan cuma mengorbankan perlengkapan 
persenjataannya saja tapi juga mengorbankan kemampuan mesinnya sehingga dalam 
kecepatan tinggi pesawat bergetar dan meledak diudara.  Bukan cuma itu saja, 
sewaktu mau mendarat juga banyak problemnya sehingga crash karena tidak mampu 
menahan kecepatan pesawat yang terlalu tinggi.

http://www.youtube.com/watch?v=aTI5etjTniU

Secara umum, Sukhoi SU-27 sudah diakui Soviet merupakan kegagalan design, dan 
semua mengara2 Arab menolak tawaran Soviet untuk membelinya.  Memang murah 
karena bahan2nya terlalu murah.

Sukhoi SU-27 ini tidak mungkin bisa menandingi pesawat2 tempur dari Israel, 
Perancis atau negara2 Eropah maju lainnya.  Sukhoi SU-27 belum pernah diuji 
dalam pertempuran didunia ini karena belum bertempurpun sudah crash dengan 
sendirinya.

Tapi Sukhoi SU-27 ini cocok untuk Indonesia yang memang bukan membeli pesawat 
tempur untuk berperang tapi untuk Komisi, untuk KORUPSI.

Selamat deh untuk SBY, ini pemenangan finansial namanya, dan tetap belum mampu 
untuk menantang Malaysia.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke