http://www.sinarharapan.co.id/berita/content/read/presiden-dikhawatirkan-intervensi-calon-ketua-kpk/
Jumat 17. of September 2010 15:11
Presiden Dikhawatirkan Intervensi Calon Ketua KPK
OLEH: NINUK CUCU SUWANTI
Jakarta - Pertemuan antara calon pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Bambang Widjojanto dan Busyro Muqqodas dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
menuai kritik.
Pertemuan yang dinilai tidak lazim tersebut dikhawatirkan akan memberi
peluang intervensi ke calon pemimpin KPK. Apalagi, akhir-akhir ini terjadi
ketegangan antara DPR dan Presiden terkait penanganan kasus skandal Bank
Century yang merugikan negara Rp 6,7 triliun.
Pengamat Politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Arie Dwipayana, ketika
dihubungi SH, Jumat (17/9), mengatakan, intervensi secara nonverbal terhadap
dua calon pemimpin KPK tersebut telah terjadi sekalipun mereka membantah ada
agenda khusus dalam pertemuan itu. "Ini di luar kelaziman dan tentunya
memunculkan sensitivitas publik atas pemanggilan tersebut. Mungkin komunikasi
secara verbal tidak terjadi adanya intervensi, tapi publik tetap membaca
pertemuan di luar kelaziman itu terjadi intervensi," katanya.
Ketidaklaziman pertemuan itu juga dikemukakan, Ketua Fraksi Partai Keadilan
Sejahtera Mahfudz Sidik. Meski demikian, ia menilai pertemuan itu tidak
menyalahi undang-undang.
"Yang jelas akan jauh lebih baik hasilnya disampaikan ke publik sehingga tak
ada spekulasi macam-macam," tutupnya.
Anggota DPR dari Fraksi Hanura Akbar Faizal sangat menyayangkan dua calon ketua
KPK sudah langsung berkomunikasi dengan Presiden.
"Saya tidak tahu siapa yang mengambil inisiatif pertemuan itu, tapi seharusnya
acara-acara seperti itu tidak perlu ada di saat publik menginginkan lembaga
ini jauh dari intervensi pemerintah," jelasnya.
Dukungan Parpol
Namun, baik Busyro maupun Bambang sama-sama menjanjikan akan memprioritaskan
penanganan kasus bank Century yang hingga kini masih dalam tahap penyelidikan
di KPK. Busyro juga mengajak kerja sama kalangan politikus terkait pengusutan
kasus Bank Century dan Bantuan Likuditas Bank Indonesia (BLBI) jika nantinya
ia dipastikan terpilih.
"Kami kan nonpartisan. Mudah-mudahan ini menjadi modal. Kita juga memerlukan
dukungan parpol karena parpol juga harus memiliki agenda good governance," kata
Busyro kepada SH, Kamis (16/9).
Busyro tak menafikan perlu dukungan parpol dan kader-kadernya untuk menuntaskan
kasus Century. Dukungan itu bisa berupa tak ada agenda politik khusus dan
dendam kepada kelompok tertentu. Kedua hal ini harus dihindarkan dalam
penuntasan kasus Century yang murni berpijak pada hukum.
Sementara itu, Bambang Widjojanto mengatakan, bekalnya sebagai advokat
mungkin akan membantu KPK untuk membongkar kasus Century.
Menurutnya, sepanjang bisa dicari bukti-bukti adanya perbuatan pidana korupsi,
haram hukumnya proses hukum dihentikan. Ia juga berharap sama dengan Busyro.
Agenda politik harus dibuang jauh-jauh dari desakan untuk menuntaskan atau
menghentikan kasus ini. (web warouw/rafael sebayang/rikando somba)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/