Justru adanya ChinaTown itu bukti bahwa Amerika dulu mendiskriminasi 
China,mereka dikumpulkan disatu daerah hanya boleh jualan disitu.Si China 
frustasi juga dibuatnya.Saya ada temen China sealumni yg berhasil migrasi ke 
Toronto,dia bilang si Bule ini pada dasarnya ingin jadi tuan dinegeri 
sendiri,dg kata lain diskriminasi bule itu ada.
Coba si Habe Proletar suruh buka suara ,katanya waktu habis kawin dulu sampai 
dimuat dikoran yg intinya bule itu cemburu kalau ada wong kulit sawo matang 
bisa dapat bini Supermodel Caucasian.Info ini saya dapat waktu di milis 
Apakabar.Jadi diskriminasi itu tetep ada.

Shalom,
Tawangalun.

--- In [email protected], "muskitawati" <muskitaw...@...> wrote:
>
> 
> 
> > "Tawangalun" <tawangalun@> wrote:
> >
> > Coba dieling eling Mus,Singapore itu
> > dulunya mirip ChinaTown yg ada di
> > Amerika itu,satu wilayah yg isinya
> > gur Ras China tok.lalu wong Singapore
> > yg gak seneng dibawah Malaysia yg
> > Melayu itu lantas memisahkan diri.
> 
> Iya, itu juga betul, jadi Singapore itu memisahkan diri karena enggak suka 
> diskriminasi ala Islam oleh Melayu yang merasa bumi putera.  Tapi pendapat 
> ini juga belum tentu betul, karena memang Malaysia dan Singapore itu adalah 
> jajahan Inggris.  Jadi belum tentu juga karena kemauan rakyatnya, tetapi 
> memang akal2an penjajah Inggris yang berniat atau bertujuan tertentu juga 
> bisa.  Mungkin juga maksud Inggris itu untuk tujuan managerial.
> 
> Jadi saya enggak bisa nuduh apapun juga karena kemungkinan2 nya terlalu 
> banyak.
> 
> Tapi kalo anda mau samakan dengan Chinatown di Amerika jelas jauh sekali 
> bedanya, karena Chinatown di Amerika ini bukanlah jajahan melainkan wilayah 
> syah Amerika, dan orang2 Cina di Chinatown juga lebih membanggakan kewargaan 
> negaranya sebagai orang Amerika, sedangkan ciri2 Cina itu saja sebagai 
> tradisi yang dipertahankan untuk tujuan2 komersial, turisme, dlsb.
> 
> > Tadinya negara tsb 100% wilayah malaysia.
> > Nah nanti tunggu saja kalau China sudah
> > tiba saatnya ChinaTown yg di Amerika
> > itu juga bakal ngikuti jejaknya Singapore.
> 
> Sejak purbakala belum pernah ada negara Malaysia, jadi wilayah Malaysia itu 
> enggak ada, baru diciptakan setelah lahirnya negara Malaysia yang dulu mau 
> diganyang Sukarno.  Negara Malaysia itu baru lahir setelah diciptakan oleh 
> Inggris.  Memang dulunya ada banyak kerajaan2 kecil di Malaysia, tapi 
> kerajaan2 kecil itu sekarang tidak berubah jadi negara !!!  Singapore itu 
> dulunya juga pulo kosong tempat bajak laut, baru setelah diduduki Inggris, 
> barulah jadi pusat perdagangan Asia ke Eropah.
> 
> Sekarangpun, Singapore itu bukan wilayah Cina tapi negara terpisah dan 
> rakyatnya juga bukan semuanya keturunan Cina, ada juga India, Arab, Melayu, 
> Inggris dll.  Negara Singapore tadinya belum pernah ada, dulu cuma pulo 
> kosong milik Inggris.
> 
> Tapi sekarang beda, sudah ada UN, maka setiap negara anggauta memiliki 
> kedaulatan yang dilindungi.
> 
> Dengan adanya kedaulatan inilah tidak mungkin Chinatown di Amerika jadi 
> nantinya negara terpisah.  Dan kalopun kemungkinan itu mau dipertimbangkan, 
> tetap proses dan prosedurnya bukan perang, tapi melalui persetujuan.  
> Contohnya, Hongkon disewa Inggris, dan pelabuhan Long Beach di Los Angeles 
> sekarang disewa China.
> 
> Lalu gimana prosesnya Chinatown di Amerika bisa nantinya terpisah jadi negara 
> tersendiri ???  Itu pikiran orang sakit, ini contoh kalo otak anda udah 
> diracuni syariah jadi pikiran2 enggak betul selalu merasuk anda.
> 
> Cina juga sekarang ini sudah menjadi anggauta keamanan yang punya hak veto 
> sehingga enggak bisa main seenaknya, karena semua itu udah ada aturannya.
> 
> Sama aturannya bahwa Israel itu memang negara milik orang Yahudi yang 
> dikembalikan oleh penjajah Inggris.
> 
> Cina, Taiwan, dan Amerika enggak main pentung2an ala Syariah Islam yang main 
> rampas aja tanah air milik orang Yahudi.  Anda bukan orang Arab, bukan orang 
> Yahudi, kenapa harus membela Arab hanya karena beragama Islam ????  Kalo Arab 
> itu dipihak yang benar, tentu saya bisa mengerti, tentu saya setuju, tapi 
> ternyata jelas2 Arab itu dipihak yang salah, dipihak perampok, dipihak 
> penjajah, tapi tetap ngotot ngebelain....  ini yang disebut rusak !!!
> 
> Kalo saya enggak bisa anda tuduh ngebelain Amerika, Saya itu jelas berpikir 
> rasional, kalo memang Amerika benar, enggak akan saya meng-ada2 agar 
> membenarkan menuduh Salah.  Juga kalo Amerika salah, tidak akan saya mengotot 
> membenarkannya.  Semua itu harus jelas alasannya, harus kuat argumentasinya 
> bukan asal keimanan, bukan asal kepercayaan, yang begitu udah jelas salah.
> 
> Silahkan anda baca semua tulisan saya, tidak satupun pendirian saya itu cuma 
> asal2an, cuma kepercayaan, semua ada landasan yang kuat sekali yang tidak 
> bisa dibantah.
> 
> Memang, kenyataannya system pedidikan di Amerika itu menekankan setiap siswa 
> untuk berpendirian diatas argumentasi yang valid bukan asal2 berpihak aja 
> karena percaya, karena iman dlsb.  Hal2 begini dilatih sejak tk.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke