Pertanyaana begini tidak timbul di otak kerbau Tawang...

Kenapa tu omong kosong baru beredar setelah ada kabar bahwa mesjid banyak yang 
kiblatnya salah arah?

 
--- In [email protected], "great.pretender2000" 
<great.pretender2...@...> wrote:
>
> Koq tiangnya baru muter sekarang, emang sejak kapan salah arah kiblatnya? :D
> 
> gp
> 
> On 10/3/10, sunny <am...@...> wrote:
> > Tawang,
> >
> > Mungkin  Iblis Bin Seythan  berkuasa di Tasyikmalaya dan suara adzan keras
> > dari loudspeaker mesjid mengganggu mereka sehingga mereka memberi
> > peringgatan dan memutar  arah mesjid ke arah Tokyo dengan Sinjukunya  atau
> > Houston dimana terdapat Caligula University penuh dengan malaekat-malaekat
> > cantik nan sexy. Bagaimana pendapatmu?
> >
> > Wassalam,
> >
> >
> >   ----- Original Message -----
> >   From: Tawangalun
> >   To: [email protected]
> >   Sent: Sunday, October 03, 2010 12:01 PM
> >   Subject: [proletar] Masjid berputar 30 Derajad Kearah Kiblat
> >
> >
> >
> >   Subhanallah! Empat Tiang Masjid Berputar 30 Derajat Menuju Arah Kiblat
> > yang Benar
> >   TASIKMALAYA (voa-islam.com) - Empat tiang beton di dalam Masjid Al Falah,
> > Kampung Tunagan, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota
> > Tasikmalaya, mendadak berputar ke arah kanan sekitar 30 derajat tanpa
> > merusak konstruksi, Rabu (22/9/2010) sore hingga malam. Fenomena yang sulit
> > dinalar akal sehat itu, tak pelak membuat geger warga.
> >
> >   Keempat tiang bergerak berputar ke arah kanan selepas ashar dan kembali ke
> > posisi semula selepas isya. Keempat tiang beton berbalut keramik itu
> > berfungsi menyangga lantai dua. Perputaran tiang terjadi seusai puluhan
> > warga menunaikan shalat ashar. Mereka terkejut saat menyadari keempat tiang
> > yang masing-masing berjarak sekitar dua meter membentuk segi empat itu,
> > telah berubah arah sekitar 30 derajat ke arah kanan (utara).
> >
> >   "Tidak ada bunyi derak tembok. Tiba-tiba saja kami menyaksikan keempat
> > tiang sudah berubah arah," tutur H Syariful Gaos, seorang tokoh warga
> > sekaligus orang yang memimpin pembangunan masjid pada tahun 1989 lalu. Para
> > jamaah sempat panik karena mengira masjid akan roboh.
> >
> >   Namun setelah diteliti lebih seksama, tidak ada bekas-bekas perputaran.
> > Keramik lantai tampak masih utuh. Hanya saja sudutnya berubah seiring dengan
> > perubahan tiang. Fenomena diluar akal sehat itu membuat jamaah langsung
> > menyebut asma Allah. Bahkan ada yang menitikkan air mata.
> >
> >   .Keempat tiang masjid bergerak berputar ke arah kanan selepas ashar dan
> > kembali ke posisi semula selepas isya. Anehnya, tidak ada bekas-bekas
> > perputaran. Keramik lantai tampak masih utuh. Hanya saja sudutnya berubah
> > seiring dengan perubahan tiang. .
> >
> >   Fenomena itu tidak berhenti sampai di situ. Selepas jamaah melaksanakan
> > shalat isya berjamaah, secara tiba-tiba keempat tiang beton berkeramik putih
> > yang tepiannya ditempeli keramik hitam, berputar lagi ke arah semula dan
> > kembali berada pada posisi awal. Kejadian kedua ini makin menghebohkan
> > jamaah. Ada yang bertakbir ada pula yang melakukan sujud atau membaca ayat
> > suci.
> >
> >   "Sejak itu masjid dipenuhi warga yang ingin menyaksikan kejadian itu dari
> > dekat," ujar Syariful, yang mengaku terus pulang seusai shalat ashar.
> > Semalam ratusan warga terus berdatangan. Bahkan hingga Kamis (23/9) sore,
> > puluhan warga masih berkumpul di masjid yang terletak di tepi jalan kampung
> > itu.
> >
> >   Hilman, seorang warga, memperlihatkan kepada wartawan hasil rekaman hidup
> > kamera fotonya. Namun baik tiang dan lantai yang disebut Hilman tengah
> > bergerak tidak tampak jelas. Kemungkinan gambar diambil setelah fenomena itu
> > terjadi. Namun, puluhan warga berebut ingin menyaksikan hasil rekaman itu.
> >
> >   Menurut Syariful, masjid tersebut mengalami renovasi menjadi dua lantai
> > pada tahun 1989 dan selesai Oktober. Lantai pertama berukuran 9x21 meter dan
> > lantai dua 9x12 meter. "Semula itu hanya masjid biasa dengan lahan bekas
> > kebun. Saya yang waktu itu berprofesi sebagai pemborong lantas mengusulkan
> > dilakukan renovasi dan disambut warga," ujarnya, sambil menyebutkan,
> > renovasi juga mendapat sumbangan dari Presiden Soeharto sebesar Rp 50 juta
> > melalui koleganya di Jakarta.
> >
> >   Sejak berdiri, lanjut Syariful, tidak ada hal yang aneh. Hanya saja
> > setelah ada imbauan MUI Pusat untuk menghitung kembali arah kiblat masjid
> > pasca gempa 2 September 2009 lalu, jajaran DKM Masjid Al Falah melakukan
> > penghitungan ulang dipimpin H Rofik, ahli ilmu falak warga setempat. Saat
> > itu diketahui arah masjid mesti diputar ke kiri sekitar 30 derajat agar
> > tepat menghadap kiblat.
> >
> >   .pasca gempa 2 September 2009, DKM Masjid Al Falah melakukan penghitungan
> > ulang dipimpin oleh seorang ahli ilmu falak. Saat itu diketahui arah masjid
> > mesti diputar ke kiri sekitar 30 derajat agar tepat menghadap kiblat.
> >
> >   "Kalau tidak salah, perubahan arah kiblat itu dilakukan Juli lalu. Karena
> > akan sulit jika harus membongkar masjid, maka warga sepakat hanya memutar
> > hamparan sajadah saja ke arah kiri," jelas Syariful.
> >
> >   Menurut Syafirul, fenomena itu saat ini tengah dikaji oleh para tokoh.
> > Bukan mengkaji secara ilmiah, tapi membaca ada hikmah apa dibalik peristiwa
> > tersebut. Ketua RW, Dudung, juga menyatakan hal serupa.
> >
> >   "Para tokoh tengah menelaah secara saksama, untuk menemukan hikmah dari
> > peristiwa itu," jelasnya.
> >
> >   Namun bagi Syariful, kejadian ajaib itu bisa saja menjadi petunjuk bahwa
> > arah kiblat yang sebenarnya, sesuai dengan arah masjid sekarang ini.
> > "Logikanya, kami memutar arah kiblat ke kiri dan keempat tiang berputar ke
> > arah kanan, dengan sudut perputaran yang sama. Karenanya saya akan
> > mengungkapkan hal ini kepada warga untuk menjadi bahan pertimbangan,"
> > imbuhnya. [silum/tribun]
> >
> >   Shalom,
> >   Tawangalun.
> >
> >
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke